Javascript must be enabled to continue!
Masyarakat Ideal dalam Al-Mujtama’ Al-Mitsali Kama Tunazhzhimuhu Suratu An-Nisaa’ Karya Syaikh Muhammad Al-Madani
View through CrossRef
Problem objektifikasi pada akhirnya menjadi perdebatan jika membincang prinsip-prinsip masyarakat ideal. Penelitian ini memfokuskan pembahasan terhadap konsepsi masyarakat ideal menurut Syekh Muhammad Al-Madani dalam buku Al-Mujtama’ Al-Mitsali Kama Tunazhzhimuhu Suratu An-Nisaa’ yang telah diterjemahkan menjadi Masyarakat Ideal Dalam Perspektif Surah An-Nisaa’. Untuk menguraikan konsepsi tersebut penulis menggunakan teori objektifikasi ilmu menurut Kuntowijoyo. Objektifikasi merujuk kepada istilah Kuntowijoyo dalam buku Islam Sebagai Ilmu. Bagi Al-Madani, masing-masing surat di dalam al-Qur’an memiliki karakteristik khusus. Al-Qur’an digambarkan Al-Madani sebagai kitab pedoman yang di dalamnya terdapat surat-surat yang memiliki karakteristik yang khas dalam mendorong hati dan jiwa. Al-Qur’an merupakan sumber yang memiliki analogi-analogi, contoh-contoh, prinsip tersendiri dan bersifat independen. dalam perspektif yang ia ambil dalam surat An-Nisa. Surat An-Nisa menjamin bahwa tatanan masyarakat Islam itu bersifat ideal, sebagaimana tercermin pada prinsip-prinsip dan petunjuk-petunjuk yang mendasari pembentukannya, harapan yang berkembang di dalamnya, dan hukum-hukum yang diberlakukannya. Prinsip-prinsip dan asas-asas penting tersebut ialah pertama, persamaan di antara manusia; Kedua, beriman dan taat kepada syari’at Allah Swt.; Ketiga, keadilan dalam hukum, pelaksanaan keputusan pengadilan, dan kesaksian; Keempat, jaminan sosial. Konsepsi masyarakat ideal dalam perspektif surah An-Nisa penawaran Al-Madani yang paling menonjol di antara empat poin di atas adalah persamaan antara laki-laki dan perempuan, yaitu kesamaan fungsi sosial perempuan bersama laki-laki. Argumentasi yang ditawarkan oleh al-Madani adalah An-Nisa (4): 124. Objektifikasi ilmu adalah ilmu dan orang beriman untuk seluruh manusia, tidak hanya untuk orang beriman saja. Adapun konsepsi masyarakat ideal menurut Al-Madani, keempat poin tersebut di atas merupakan objektifikasi ilmu serta berperan sebagai kontrol agama dalam konteks suatu masyarakat.
Institut Agama Islam Khozinatul Ulum Blora
Title: Masyarakat Ideal dalam Al-Mujtama’ Al-Mitsali Kama Tunazhzhimuhu Suratu An-Nisaa’ Karya Syaikh Muhammad Al-Madani
Description:
Problem objektifikasi pada akhirnya menjadi perdebatan jika membincang prinsip-prinsip masyarakat ideal.
Penelitian ini memfokuskan pembahasan terhadap konsepsi masyarakat ideal menurut Syekh Muhammad Al-Madani dalam buku Al-Mujtama’ Al-Mitsali Kama Tunazhzhimuhu Suratu An-Nisaa’ yang telah diterjemahkan menjadi Masyarakat Ideal Dalam Perspektif Surah An-Nisaa’.
Untuk menguraikan konsepsi tersebut penulis menggunakan teori objektifikasi ilmu menurut Kuntowijoyo.
Objektifikasi merujuk kepada istilah Kuntowijoyo dalam buku Islam Sebagai Ilmu.
Bagi Al-Madani, masing-masing surat di dalam al-Qur’an memiliki karakteristik khusus.
Al-Qur’an digambarkan Al-Madani sebagai kitab pedoman yang di dalamnya terdapat surat-surat yang memiliki karakteristik yang khas dalam mendorong hati dan jiwa.
Al-Qur’an merupakan sumber yang memiliki analogi-analogi, contoh-contoh, prinsip tersendiri dan bersifat independen.
dalam perspektif yang ia ambil dalam surat An-Nisa.
Surat An-Nisa menjamin bahwa tatanan masyarakat Islam itu bersifat ideal, sebagaimana tercermin pada prinsip-prinsip dan petunjuk-petunjuk yang mendasari pembentukannya, harapan yang berkembang di dalamnya, dan hukum-hukum yang diberlakukannya.
Prinsip-prinsip dan asas-asas penting tersebut ialah pertama, persamaan di antara manusia; Kedua, beriman dan taat kepada syari’at Allah Swt.
; Ketiga, keadilan dalam hukum, pelaksanaan keputusan pengadilan, dan kesaksian; Keempat, jaminan sosial.
Konsepsi masyarakat ideal dalam perspektif surah An-Nisa penawaran Al-Madani yang paling menonjol di antara empat poin di atas adalah persamaan antara laki-laki dan perempuan, yaitu kesamaan fungsi sosial perempuan bersama laki-laki.
Argumentasi yang ditawarkan oleh al-Madani adalah An-Nisa (4): 124.
Objektifikasi ilmu adalah ilmu dan orang beriman untuk seluruh manusia, tidak hanya untuk orang beriman saja.
Adapun konsepsi masyarakat ideal menurut Al-Madani, keempat poin tersebut di atas merupakan objektifikasi ilmu serta berperan sebagai kontrol agama dalam konteks suatu masyarakat.
Related Results
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Konsep kompetensi kepribadian guru menurut kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim karya Syaikh Hasyim Asy'ari. (2) Peran guru menurut kit...
Filsafat Dakwah Syaikh Yusuf Al-Makassary
Filsafat Dakwah Syaikh Yusuf Al-Makassary
Penulisan ringkasan ini bertujuan untuk mengetahui biografi singkat Syaikh Yusuf mulai dari kelahiran, pendidikan, hingga kepribadian Syaikh Yusuf dan guru-guru Nya. Penulisan ring...
Studi Penerapan PSAK 102 dalam Pembiayaan Murabahah di BPRS Metro Madani Kota Metro
Studi Penerapan PSAK 102 dalam Pembiayaan Murabahah di BPRS Metro Madani Kota Metro
BPRS Metro Madani merupakan salah satu perbankan syariah yang menyediakan fasilitas pembiayaan murabahah kepada nasabah. Fasilitas pembiayaan murabahah yang disediakan oleh BPRS Me...
Ringkasan Filsafat Dakwah Syeikh Yusuf Al-Makassari
Ringkasan Filsafat Dakwah Syeikh Yusuf Al-Makassari
Penulisan ringkasan ini bertujuan untuk mengetahui biografi singkat Syaikh Yusuf mulai dari kelahiran, pendidikan, hingga kepribadian Syaikh Yusuf dan guru-guru Nya. Penulisan ring...
Masyarakat madani (civil society) dalam perspektif Buddhisme
Masyarakat madani (civil society) dalam perspektif Buddhisme
Di Indonesia membutuhkan tumbuh dan berkembangnya masyarakat madani (civil society), akan tetapi hingga saat ini pembentukan masyarakat madani di Indonesia masih kurang optimal. Be...
Eksistensi Syaikh Ahmad Surkati sebagai Tokoh Pembaharuan Islam di Indonesia 1914-1943
Eksistensi Syaikh Ahmad Surkati sebagai Tokoh Pembaharuan Islam di Indonesia 1914-1943
Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah Pembaharuan Islam yang dibawa Syaikh Ahmad Surkati di Indonesia 1914-1943. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Syaikh Ahma...
PEMIKIRAN FIKIH SYAIKH MUHAMMAD ZAIN BATU BARA: Fidiah Salat dan Puasa
PEMIKIRAN FIKIH SYAIKH MUHAMMAD ZAIN BATU BARA: Fidiah Salat dan Puasa
<strong>Abstrak: </strong>Artikel ini membahas pemikiran Syaikh Muhammad Zain Batu Bara, seorang ulama besar alumni Makkah awal abad 20 dan berasal dari Batu Bara yang ...

