Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Toksisitas Akut Koro Benguk (Mucuna Pruriens L.) Pada Mencit Putih Jantan

View through CrossRef
Koro benguk merupakan tanaman pangan yang berpotensi membantu pengobatan. Koro benguk mempunyai aktivitas dapat meningkatkan antioksidan, antidiabetes dan antikanker. Data ilmiah mengenai tingkat keamanannya belum banyak ditemukan, salah satunya dengan uji toksisitas akut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai LD50 dan gejala toksik ekstrak etanol koro benguk yang diberikan pada mencit putih jantan dengan uji toksisitas akut. Metode penelitian hewan uji dibagi dalam 4 perlakuan, kelompok I diberi CMC Na 0,5%, kelompok II, III,dan IV diberi ekstrak etanol koro benguk dosis 2000 mg/kgBB, 2500 mg/KgBB dan 3200 mg/KgBB secara peroral. Pengamatan dilakukan secara intensif 30 menit pertama, 4 jam, dan dilanjutkan 1 hari setelah uji dengan melihat jumlah hewan percobaan yang mati dan gejala toksik yang tampak seperti perubahan berat badan, perubahan warna bulu dan kulit, perubahan tingkah laku, tremor, salivasi, dan feses. Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol koro benguk positif mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, dan triterpenoid. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis 2000, 2500, dan 3200 mg/KgBB ekstrak etanol koro benguk (Mucuna pruriens L.) menimbulkan efek toksik pada hewan uji dengan gejala toksik berupa tremor, pasif, feses berwarna kekuningan dan lembek, sehingga ekstrak etanol koro benguk memiliki potensi menyebabkan toksisitas akut terhadap mencit putih jantan.
Title: Toksisitas Akut Koro Benguk (Mucuna Pruriens L.) Pada Mencit Putih Jantan
Description:
Koro benguk merupakan tanaman pangan yang berpotensi membantu pengobatan.
Koro benguk mempunyai aktivitas dapat meningkatkan antioksidan, antidiabetes dan antikanker.
Data ilmiah mengenai tingkat keamanannya belum banyak ditemukan, salah satunya dengan uji toksisitas akut.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai LD50 dan gejala toksik ekstrak etanol koro benguk yang diberikan pada mencit putih jantan dengan uji toksisitas akut.
Metode penelitian hewan uji dibagi dalam 4 perlakuan, kelompok I diberi CMC Na 0,5%, kelompok II, III,dan IV diberi ekstrak etanol koro benguk dosis 2000 mg/kgBB, 2500 mg/KgBB dan 3200 mg/KgBB secara peroral.
Pengamatan dilakukan secara intensif 30 menit pertama, 4 jam, dan dilanjutkan 1 hari setelah uji dengan melihat jumlah hewan percobaan yang mati dan gejala toksik yang tampak seperti perubahan berat badan, perubahan warna bulu dan kulit, perubahan tingkah laku, tremor, salivasi, dan feses.
Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol koro benguk positif mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, dan triterpenoid.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis 2000, 2500, dan 3200 mg/KgBB ekstrak etanol koro benguk (Mucuna pruriens L.
) menimbulkan efek toksik pada hewan uji dengan gejala toksik berupa tremor, pasif, feses berwarna kekuningan dan lembek, sehingga ekstrak etanol koro benguk memiliki potensi menyebabkan toksisitas akut terhadap mencit putih jantan.

Related Results

In vitro antioxidant activity of Bougainvillea glabra and Mucuna pruriens
In vitro antioxidant activity of Bougainvillea glabra and Mucuna pruriens
The purpose of the contemporary in vitro work implemented was to examine the antioxidant effect of Bougainvillea glabra and Mucuna pruriens methanol extracts. Methanol extracts of ...
Pharmacognostical, Phytochemical and Anti-Parkinson’s profile of Mucuna pruriens
Pharmacognostical, Phytochemical and Anti-Parkinson’s profile of Mucuna pruriens
Mucuna pruriens is a recognized herbal drug which contains numerous pharmacological activities. Mucuna pruriens commonly known as cow-age or cowitch or velvet bean or Alkushi. Mucu...
The Potential of Natural Levodopa in Koro Benguk Seeds (Mucuna pruriens) for Treatment in Parkinson's Disease
The Potential of Natural Levodopa in Koro Benguk Seeds (Mucuna pruriens) for Treatment in Parkinson's Disease
Mucuna pruriens also known as velvet bean (koro benguk) is a plant commonly found in tropical regions, including Indonesia. Mucuna pruriens is known to contain high levels of Levod...
Pendugaan Heritabilitas dan Korelasi Genetik Berat Umur 21 Hari dan Berat Umur 35 Hari pada Mencit
Pendugaan Heritabilitas dan Korelasi Genetik Berat Umur 21 Hari dan Berat Umur 35 Hari pada Mencit
Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui potensi genetik pada mencit melalui pendugaan berat umur 21 hari dan berat umur 35 hari. Mencit merupakan salah satu hewan pengerat ...
Monosodium Glutamat (MSG) dan Gambaran Histologis Otak: Implikasi terhadap Pembentukan Otak Mencit
Monosodium Glutamat (MSG) dan Gambaran Histologis Otak: Implikasi terhadap Pembentukan Otak Mencit
Abstract BACKGROUND The sodium salt of glutamic acid, monosodium glutamate (MSG), is a white crystalline compound (glutamic acid). MSG was first produced in large quantities in ear...
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
Telah dilakukan penelitian tentang uji toksisitas ekstrak tumbuhan Ageratum conyzoides L. dari ekstrak akar dan daun terhadap pertum-buhan dan fisiologi darah mencit. Tujuan peneli...

Back to Top