Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERLAWANAN KULTURAL TERHADAP WACANA HEGEMONIS: KAJIAN WACANA FEMINISME DALAM KARYA SASTRA BERWARNA LOKAL BALI

View through CrossRef
This research explores the cultural resistance of Balinese women in literary works. This research adopts the sociological theory of literature and feminist discourse as an analytical framework for studying literary works. The main aim of this study is to analyze various forms of resistance carried out by Balinese women, as represented in literary works, against patriarchal norms that are deeply rooted in Balinese culture. This research implements a qualitative approach to analyze three literary works. The data analysis method used is descriptive qualitative, which involves operational steps, namely interpretation and classification, data presentation, and drawing conclusions. These three literary works were chosen as primary data sources because they contain ideological content regarding the discourse of Balinese women's resistance to patriarchal ideology. The data collection method in this research was carried out through literature study using reading and note-taking techniques. The findings of this research reveal that literary works contain significant elements of resistance, which depict women's courage and determination in facing discrimination and injustice. Apart from that, this research also reveals how the author uses language and cultural symbols to convey a feminist message, providing new insights into the social and cultural dynamics in Bali. This research has significance for a deeper understanding of the position and role of women in Balinese society, as well as presenting a new perspective in the study of feminism and cultural literature. The findings obtained emphasize the importance of literature as a means of resistance and self-expression for women in traditional cultural contexts. Keywords : Cultural resistance, Balinese women, feminist discourse. ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi perlawanan kultural perempuan Bali dalam karya sastra. Penelitian ini mengadopsi teori sosiologi sastra dan wacana feminisme sebagai kerangka analisis untuk mengkaji karya sastra. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menganalisis berbagai bentuk perlawanan yang dilakukan oleh perempuan Bali, sebagaimana direpresentasikan dalam karya sastra, terhadap norma-norma patriarkal yang telah mengakar dalam budaya Bali. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif untuk menganalisis tiga karya sastra. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan langkah-langkah operasional, yakni interpretasi dan klasifikasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Ketiga karya sastra ini dipilih sebagai sumber data primer karena mengandung muatan ideologis tentang wacana perlawanan perempuan Bali terhadap ideologi patriarki. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dengan teknik membaca dan mencatat. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa karya sastra memuat elemen-elemen perlawanan yang signifikan, yang menggambarkan keberanian dan keteguhan perempuan dalam menghadapi diskriminasi serta ketidakadilan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bagaimana penulis menggunakan bahasa dan simbol-simbol budaya untuk menyampaikan pesan feminis, memberikan wawasan baru tentang dinamika sosial dan kultural di Bali. Penelitian ini memiliki signifikansi terhadap pemahaman yang lebih mendalam mengenai posisi dan peran perempuan dalam masyarakat Bali, serta menyajikan perspektif baru dalam kajian feminisme dan sastra kultural. Temuan yang diperoleh menekankan pentingnya literatur sebagai sarana perlawanan dan ekspresi diri bagi perempuan dalam konteks budaya tradisional.
Title: PERLAWANAN KULTURAL TERHADAP WACANA HEGEMONIS: KAJIAN WACANA FEMINISME DALAM KARYA SASTRA BERWARNA LOKAL BALI
Description:
This research explores the cultural resistance of Balinese women in literary works.
This research adopts the sociological theory of literature and feminist discourse as an analytical framework for studying literary works.
The main aim of this study is to analyze various forms of resistance carried out by Balinese women, as represented in literary works, against patriarchal norms that are deeply rooted in Balinese culture.
This research implements a qualitative approach to analyze three literary works.
The data analysis method used is descriptive qualitative, which involves operational steps, namely interpretation and classification, data presentation, and drawing conclusions.
These three literary works were chosen as primary data sources because they contain ideological content regarding the discourse of Balinese women's resistance to patriarchal ideology.
The data collection method in this research was carried out through literature study using reading and note-taking techniques.
The findings of this research reveal that literary works contain significant elements of resistance, which depict women's courage and determination in facing discrimination and injustice.
Apart from that, this research also reveals how the author uses language and cultural symbols to convey a feminist message, providing new insights into the social and cultural dynamics in Bali.
This research has significance for a deeper understanding of the position and role of women in Balinese society, as well as presenting a new perspective in the study of feminism and cultural literature.
The findings obtained emphasize the importance of literature as a means of resistance and self-expression for women in traditional cultural contexts.
Keywords : Cultural resistance, Balinese women, feminist discourse.
ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi perlawanan kultural perempuan Bali dalam karya sastra.
Penelitian ini mengadopsi teori sosiologi sastra dan wacana feminisme sebagai kerangka analisis untuk mengkaji karya sastra.
Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menganalisis berbagai bentuk perlawanan yang dilakukan oleh perempuan Bali, sebagaimana direpresentasikan dalam karya sastra, terhadap norma-norma patriarkal yang telah mengakar dalam budaya Bali.
Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif untuk menganalisis tiga karya sastra.
Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan langkah-langkah operasional, yakni interpretasi dan klasifikasi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Ketiga karya sastra ini dipilih sebagai sumber data primer karena mengandung muatan ideologis tentang wacana perlawanan perempuan Bali terhadap ideologi patriarki.
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dengan teknik membaca dan mencatat.
Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa karya sastra memuat elemen-elemen perlawanan yang signifikan, yang menggambarkan keberanian dan keteguhan perempuan dalam menghadapi diskriminasi serta ketidakadilan.
Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bagaimana penulis menggunakan bahasa dan simbol-simbol budaya untuk menyampaikan pesan feminis, memberikan wawasan baru tentang dinamika sosial dan kultural di Bali.
Penelitian ini memiliki signifikansi terhadap pemahaman yang lebih mendalam mengenai posisi dan peran perempuan dalam masyarakat Bali, serta menyajikan perspektif baru dalam kajian feminisme dan sastra kultural.
Temuan yang diperoleh menekankan pentingnya literatur sebagai sarana perlawanan dan ekspresi diri bagi perempuan dalam konteks budaya tradisional.

Related Results

Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Metamorfosis Gastronomi Dalam Karya Sastra Kuliner
Metamorfosis Gastronomi Dalam Karya Sastra Kuliner
Abstrak. Tulisan ini merupakan hasil kajian pustaka tentang gastronomi sebagai disiplin yang memayungi kajian karya sastra kuliner yang banyak kita temukan dalam berbagai genre sas...
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
INVESTIGASI NATURALISTIK PENGARUH PENDEKATAN SASTRA DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI KARYA SASTRA BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendekatan sastra dalam mengembangkan apresiasi mahasiswa terhadap karya sastra Bahasa Indonesia. Menggunakan pendekatan kual...
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
PEMBELAJARAN BOTANI SASTRA DI ERA MILENIAL
Pembelajaran sastra di era milenial memang diperlukan perspektif terbaru. Di antara perspektif yang mulai berkembang yaitu pembelajaran botani sastra. Botani sastra adalah selukd b...
MODEL KAJIAN SASTRA BANDINGAN BERPERSPEKTIF LINTAS BUDAYA (STUDI KASUS PENELITIAN SASTRA DI ASIA TENGGARA)
MODEL KAJIAN SASTRA BANDINGAN BERPERSPEKTIF LINTAS BUDAYA (STUDI KASUS PENELITIAN SASTRA DI ASIA TENGGARA)
Kajian sastra bandingan pernah menjadi kajian yang sangat berkembang dan memberi sumbangsih pada ilmu pengetahuan sastra. Namun, kini, kajian sastra bandingan berkurang peminat kar...
Naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya sebagai perlawanan budaya tertutup
Naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya sebagai perlawanan budaya tertutup
Penelitian ini bertujuan melihat posisi naskah Bila Malam Bertambah Malam dalam polemik budaya masyarakat Bali. Hal in tidak lepas dari masalah budaya yang didasari atas perbedaan ...
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Pengaruh Konsep Feminisme Liberal Eudoria Terhadap Enola dalam Film Enola Holmes
Banyak kajian sastra feminis yang menempatkan tokoh utama sebagai pusat pembahasannya. Namun beberapa penelitian mengabaikan peran karakter minor. Faktanya, tokoh utama tidak bisa ...

Back to Top