Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FOMO Memediasi Influencer dan Pemasaran Konten Terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z

View through CrossRef
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana Generasi Z di DKI Jakarta dipengaruhi oleh influencer dan pemasaran konten untuk membeli barang blind box dari Pop Mart, dengan fokus pada efek mediasi FOMO. Penelitian ini mengisi kesenjangan pengetahuan empiris tentang proses mental yang menghubungkan taktik pemasaran digital dengan keputusan pembelian pelanggan muda. Metodologi: Penelitian ini menggunakan survei dan teknik kuantitatif. Data dikumpulkan dari 270 anggota Generasi Z yang telah melakukan setidaknya dua pembelian barang Pop Mart menggunakan survei online yang menggunakan skala Likert lima poin. Pendekatan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan bantuan SmartPLS 4, data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Investigasi pengaruh mediasi FOMO dilakukan bersama dengan pengujian validitas, reliabilitas, dan hubungan kausal antar variabel. Temuan: Temuan menunjukkan bahwa pemasaran konten dan pemasaran influencer secara signifikan dan positif memengaruhi perilaku pembelian konsumen. Dalam hal FOMO, pemasaran influencer memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada pemasaran konten. Selain memediasi hubungan antara pemasaran influencer dan pemasaran konten, FOMO memiliki efek positif dan substansial pada pilihan konsumen untuk melakukan pembelian. Temuan ini menunjukkan FOMO sebagai faktor psikologis kunci dalam efektivitas taktik pemasaran digital yang digunakan oleh Generasi Z. Orisinalitas: Penelitian ini mengkaji dampak pemasaran influencer dan konten terhadap pembelian mainan koleksi edisi terbatas melalui lensa FOMO, sebuah mekanisme mediasi psikologis. Selain itu, penelitian ini memperluas cakupan bagaimana Teori Perilaku Terencana dapat digunakan untuk pemasaran digital berbasis media sosial. Implikasi Praktis: Untuk membantu pelanggan membuat purchase decision yang lebih cerdas, temuan ini mengajarkan perusahaan cara mengoptimalkan metode content marketing secara etis yang menyoroti kelangkaan dan urgensi serta cara memilih influencer dengan reputasi dan keselarasan merek.
Title: FOMO Memediasi Influencer dan Pemasaran Konten Terhadap Keputusan Pembelian Generasi Z
Description:
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana Generasi Z di DKI Jakarta dipengaruhi oleh influencer dan pemasaran konten untuk membeli barang blind box dari Pop Mart, dengan fokus pada efek mediasi FOMO.
Penelitian ini mengisi kesenjangan pengetahuan empiris tentang proses mental yang menghubungkan taktik pemasaran digital dengan keputusan pembelian pelanggan muda.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan survei dan teknik kuantitatif.
Data dikumpulkan dari 270 anggota Generasi Z yang telah melakukan setidaknya dua pembelian barang Pop Mart menggunakan survei online yang menggunakan skala Likert lima poin.
Pendekatan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.
Dengan bantuan SmartPLS 4, data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM).
Investigasi pengaruh mediasi FOMO dilakukan bersama dengan pengujian validitas, reliabilitas, dan hubungan kausal antar variabel.
Temuan: Temuan menunjukkan bahwa pemasaran konten dan pemasaran influencer secara signifikan dan positif memengaruhi perilaku pembelian konsumen.
Dalam hal FOMO, pemasaran influencer memiliki dampak yang jauh lebih besar daripada pemasaran konten.
Selain memediasi hubungan antara pemasaran influencer dan pemasaran konten, FOMO memiliki efek positif dan substansial pada pilihan konsumen untuk melakukan pembelian.
Temuan ini menunjukkan FOMO sebagai faktor psikologis kunci dalam efektivitas taktik pemasaran digital yang digunakan oleh Generasi Z.
Orisinalitas: Penelitian ini mengkaji dampak pemasaran influencer dan konten terhadap pembelian mainan koleksi edisi terbatas melalui lensa FOMO, sebuah mekanisme mediasi psikologis.
Selain itu, penelitian ini memperluas cakupan bagaimana Teori Perilaku Terencana dapat digunakan untuk pemasaran digital berbasis media sosial.
Implikasi Praktis: Untuk membantu pelanggan membuat purchase decision yang lebih cerdas, temuan ini mengajarkan perusahaan cara mengoptimalkan metode content marketing secara etis yang menyoroti kelangkaan dan urgensi serta cara memilih influencer dengan reputasi dan keselarasan merek.

Related Results

The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY Andhes Tiani Putri, Meylaty F   12Faculty Of Economic E...
Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Phubbing pada Generasi Z
Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Phubbing pada Generasi Z
Abstract. Technological advancement has brought positive impacts, particularly in terms of easier access to information and communication. However, it has also led to new challenge...
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEMEN PT. SEMEN BATURAJA DI LAMPUNG-INDONESIA
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEMEN PT. SEMEN BATURAJA DI LAMPUNG-INDONESIA
Bauran pemasaran merupakan hal yang utama dalam suatu bisnis. Karena dalam suatu pemasaran, peusahaan harus mampu mengetahui siapa calon pembeli produk tersebut. Sehingga tujuan da...
Fear of missing out among Thai medical students and its correlation with depression and smartphone addiction: Implications for educators
Fear of missing out among Thai medical students and its correlation with depression and smartphone addiction: Implications for educators
Fear of Missing Out (FoMO), the anxiety of being excluded from meaningful experiences, could affect medical students due to their intense academic demands and limited social intera...
PENGARUH BAURAN PEMASARAN, DIGITAL MARKETING DAN DIRECT SELLING DI TOKO CINDY JAYA FURNITURE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
PENGARUH BAURAN PEMASARAN, DIGITAL MARKETING DAN DIRECT SELLING DI TOKO CINDY JAYA FURNITURE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
Toko Cindy Jaya Furniture terkadang memiliki kendala dalam proses pemasaran sehingga penjualan belum maximal. Dibutuhkan strategi yang sesuai, untuk bersiang dalam persaingan pasar...
EKSPLORASI FOMO (FEAR OF MISSING OUT) DAN PERAN INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KULINER DI KOTA BATAM
EKSPLORASI FOMO (FEAR OF MISSING OUT) DAN PERAN INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KULINER DI KOTA BATAM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Peran Influencer terhadap keputusan pembelian produk kuliner di Kota Batam. Latar belakang penel...
Tren FOMO sebagai Perilaku Komunikasi (Studi Kasus pada Akun TikTok @zhafiraiha)
Tren FOMO sebagai Perilaku Komunikasi (Studi Kasus pada Akun TikTok @zhafiraiha)
Abstract. This study explores the unique phenomenon of positive Fear of Missing Out (FOMO) emerging through TikTok content, with a focus on the account @zhafiraiha, a content creat...

Back to Top