Javascript must be enabled to continue!
Peran Uang Panai dalam Membentuk Ketimpangan Sosial di Masyarakat Bugis
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji peran uang panai dalam membentuk ketimpangan sosial di masyarakat Bugis melalui perspektif Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Tujuan penelitian adalah memahami praktik, faktor-faktor yang memengaruhi, serta dampak sosial uang panai dalam pernikahan adat Bugis secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sampling purposif melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pengantin, dan masyarakat di Sulawesi Selatan. Instrumen berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif, dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan uang panai memiliki makna sosial, budaya, dan ekonomi yang mendalam, namun peningkatan nilai menyebabkan stratifikasi sosial serta ketegangan antar keluarga. Temuan menunjukkan disfungsi terhadap fungsi AGIL Parsons adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola yang menghambat keharmonisan sosial. Kesimpulan menegaskan bahwa nilai uang panai yang berlebihan mengganggu keseimbangan sosial dan memperkuat ketimpangan masyarakat Bugis. Reformasi melalui edukasi budaya, peran aktif tokoh adat dan agama, serta musyawarah keluarga diperlukan untuk mengembalikan fungsi penghormatan uang panai tanpa beban ekonomi atau kompetisi.
Title: Peran Uang Panai dalam Membentuk Ketimpangan Sosial di Masyarakat Bugis
Description:
Penelitian ini mengkaji peran uang panai dalam membentuk ketimpangan sosial di masyarakat Bugis melalui perspektif Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons.
Tujuan penelitian adalah memahami praktik, faktor-faktor yang memengaruhi, serta dampak sosial uang panai dalam pernikahan adat Bugis secara komprehensif.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sampling purposif melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pengantin, dan masyarakat di Sulawesi Selatan.
Instrumen berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif, dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan uang panai memiliki makna sosial, budaya, dan ekonomi yang mendalam, namun peningkatan nilai menyebabkan stratifikasi sosial serta ketegangan antar keluarga.
Temuan menunjukkan disfungsi terhadap fungsi AGIL Parsons adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola yang menghambat keharmonisan sosial.
Kesimpulan menegaskan bahwa nilai uang panai yang berlebihan mengganggu keseimbangan sosial dan memperkuat ketimpangan masyarakat Bugis.
Reformasi melalui edukasi budaya, peran aktif tokoh adat dan agama, serta musyawarah keluarga diperlukan untuk mengembalikan fungsi penghormatan uang panai tanpa beban ekonomi atau kompetisi.
Related Results
ANALISIS UANG PANAI ADAT BUGIS DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF ISLAM
ANALISIS UANG PANAI ADAT BUGIS DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF ISLAM
Praktik uang panai, yang telah menjadi bagian dari tradisi di beberapa masyarakat, mengundang perdebatan yang menarik dalam konteks hukum Islam. Uang panai merupakan pembayaran sej...
Cultural Marginalization of Bride Price (Uang Panai) in Bugis-Makassar Society, Indonesia: A Case Study of MUI Fatwa
Cultural Marginalization of Bride Price (Uang Panai) in Bugis-Makassar Society, Indonesia: A Case Study of MUI Fatwa
Abstract
This article seeks to elucidate the marginalization of uang panai within the Bugis-Makassar culture, as addressed in the islamic ruling (fatwa) issued by the MUI of South ...
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Un...
Dinamika Kesultanan Panai Tahun 1862 – 1946
Dinamika Kesultanan Panai Tahun 1862 – 1946
Cultural history in East Sumatra, close relationship with interactions between residents and immigrants. North Sumatra is one of the well-known migration destination areas in Indon...
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
This study examines the maintenance of Bugis language in the Wara neighborhood, Ambon City. As a language brought by immigrants from South Sulawesi, the Bugis language is a minorit...
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonyms of Bugis Language in Philosophy of Life of The Bugis People ABSTRAKFalsafah Bugis selain sarat dengan unsur etika dan moralitas juga mengandung nilai sastra yang tinggi. P...
Tradisi Uang Panai Dalam Adat Pernikahan Suku Bugis
Tradisi Uang Panai Dalam Adat Pernikahan Suku Bugis
Penelitian ini, menggambarkan Tradisi Uang Panai Dalam Adat Pernikahan Suku Bugis. Penelitian ini menggunakan teori Soerjono Soekanto, penulis menggunakan jenis penelitian kualitat...
Makna Tradisi Uang Panai’ Bagi Masyarakat Bugis Tolitoli
Makna Tradisi Uang Panai’ Bagi Masyarakat Bugis Tolitoli
This study explains the tradition of Uang Panai’ in the Bugis Tolitoli community, located in the Tolitoli Regency. It also explores how the people of Tolitoli perceive the signific...

