Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENJADWALAN PRODUKSI BENANG RAYON PADA DIVISI PERSIAPAN PT. SUKUNTEX DENGAN METODE CAMPBELL DUDEK SMITH (CDS)

View through CrossRef
PT. SUKUNTEX adalah perusahan yang bergerak di bidang manufaktur dengan memproduksi kain mori Rayon RBA, kain Greige Blacu ASA 74, Kain Kanjen, supply kain mori AY 94, supply kain Mori Memento AY 23. Pada PT SUKUNTEX terdapat 3 departemen, yaitu departemen spinning, departemen weaving yang terdiri dari divisi persiapan dan divisi pertenunan, dan departemen finishing. Pada divisi persiapan, tipe aliran proses persiapan benang adalah flow shop dengan 2 mesin dan tidak terdapat penjadwalan produksi/ job scheduling yang menyebabakan terjadi keterlambatan dalam proses pengiriman ke proses berikutnya. penjadwalan produksi di PT. SUKUNTEX saat ini menggunakan metode FCFS, melalui perhitungan mendapatkan penjadwalan pada bulan Maret memiliki nilai makespan selama 1440 menit dengan urutan job 1- 2-3-4-5, sehingga sering mengalami keterlambatan. Maka dilakukan penjadwalan dengan metode CDS menggunakan software winQSB. Hasil yang didapatkan dari perhitungan metode CDS adalah nilai makespan 940 menit dengan urutan job 2-3-1-4-5. Selisih waktu antara metode CDS dan metode FCFS mencapai 500 menit. Sehingga metode CDS dapat meminimumkan makespan
Title: PENJADWALAN PRODUKSI BENANG RAYON PADA DIVISI PERSIAPAN PT. SUKUNTEX DENGAN METODE CAMPBELL DUDEK SMITH (CDS)
Description:
PT.
SUKUNTEX adalah perusahan yang bergerak di bidang manufaktur dengan memproduksi kain mori Rayon RBA, kain Greige Blacu ASA 74, Kain Kanjen, supply kain mori AY 94, supply kain Mori Memento AY 23.
Pada PT SUKUNTEX terdapat 3 departemen, yaitu departemen spinning, departemen weaving yang terdiri dari divisi persiapan dan divisi pertenunan, dan departemen finishing.
Pada divisi persiapan, tipe aliran proses persiapan benang adalah flow shop dengan 2 mesin dan tidak terdapat penjadwalan produksi/ job scheduling yang menyebabakan terjadi keterlambatan dalam proses pengiriman ke proses berikutnya.
penjadwalan produksi di PT.
SUKUNTEX saat ini menggunakan metode FCFS, melalui perhitungan mendapatkan penjadwalan pada bulan Maret memiliki nilai makespan selama 1440 menit dengan urutan job 1- 2-3-4-5, sehingga sering mengalami keterlambatan.
Maka dilakukan penjadwalan dengan metode CDS menggunakan software winQSB.
Hasil yang didapatkan dari perhitungan metode CDS adalah nilai makespan 940 menit dengan urutan job 2-3-1-4-5.
Selisih waktu antara metode CDS dan metode FCFS mencapai 500 menit.
Sehingga metode CDS dapat meminimumkan makespan.

Related Results

Analisis Penerapan Metode Pencatatan Terhadap Persediaan Barang Dagang Benang Pada PT. Mitra Bangun Cemerlang (MBC) Tahun 2022
Analisis Penerapan Metode Pencatatan Terhadap Persediaan Barang Dagang Benang Pada PT. Mitra Bangun Cemerlang (MBC) Tahun 2022
Persediaan merupakan bagian dari aset lancar dan juga salah satu sarana untuk melaksanakan aktivitas perusahaan yang dibutuhkan oleh berbagai jenis perusahaan seperti perusahaan da...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS POSTUR KERJA KARYAWAN PEMINDAHAN BEAM BENANG DENGAN METODE REBA PADA DIVISI PERSIAPAN PT SUKUNTEX
ANALISIS POSTUR KERJA KARYAWAN PEMINDAHAN BEAM BENANG DENGAN METODE REBA PADA DIVISI PERSIAPAN PT SUKUNTEX
Postur kerja yang tidak tepat dapat mengakibatkan turun- nya performa kerja dan berpengaruh pada produktivitas kerja. perbaikan postur kerja dapat diupayakan dengan penerapan ...
PERANCANGAN SENSOR PUTUS BENANG PADA MESIN KELOS UNTUK MENURUNKAN LIMBAH
PERANCANGAN SENSOR PUTUS BENANG PADA MESIN KELOS UNTUK MENURUNKAN LIMBAH
Masalah terjadi pada proses perangkapan benang adalah ketika salah satu atau kedua benang yang dirangkap putus. Operator mengalami kesulitan untuk memantau posisi benang yang putus...
Karakterisasi Sifat Mekanik Benang Wol dan Benang Kasur
Karakterisasi Sifat Mekanik Benang Wol dan Benang Kasur
Kajian mengenai karakteristik sifat mekanik benang merupakan hal yang sifatnya sederhana namun penting dilakukan demi berkembangnya penelitian mengenai serat dan benang. Pada penel...
PERBAIKAN PENJADWALAN DENGAN ALGORITMA CAMPBELL DUDEK SMITH (CDS) GUNA MENDAPATKAN NILAI MAKESPAN TERKECIL
PERBAIKAN PENJADWALAN DENGAN ALGORITMA CAMPBELL DUDEK SMITH (CDS) GUNA MENDAPATKAN NILAI MAKESPAN TERKECIL
Penjadwalan merupakan pengalokasian sumber daya dari waktu ke waktu untuk menunjang pelaksanaan dan penyelesaian suatu aktivitas pengerjaan spesifik. CV. Padat Karya Tekhnik merupa...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
This randomized clinical trial explores whether hormone intensification at start of androgen deprivation therapy alters selection of androgen receptor (AR) gene alterations within ...

Back to Top