Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk Menentukan Strategi Perawatan Mesin Pencacah Sampah Organik

View through CrossRef
Masalah sampah adalah topik yang tak pernah selesai untuk diperbincangkan. Di Kabupaten Mojokerto, timbunan sampah dalam setahun mencapai 172.728,57 ton. Sayangnya, 57% dari jumlah tersebut tidak terkelola. Jika pengolahan sampah organik tidak efektif, konsekuensinya dapat menimbulkan masalah lain. Oleh karena itu, dibutuhkan alat seperti mesin pencacah sampah organik membantu untuk mempercepat pengomposan. Karena jumlah produksi sampah organik di Kabupaten Mojokerto tergolong tinggi, maka mesin pencacah sampah akan memiliki beban pemakaian yang besar. Diperlukan langkah pencegahan agar mesin dapat beroperasi dengan baik dan memiliki umur pemakaian yang panjang. Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat dijadikan landasan untuk perawatan mesin untuk pengembangan perawatan pencegahan. Metode ini digunakan untuk menentukan tindakan perawatan yang tepat pada mesin dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti penentuan komponen kritis berdasarkan analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), keandalan mesin, tindakan perawatan, dan biaya pemeliharan. Hasil penelitian didapatkan 2 komponen kritis yang ada pada mesin pencacah sampah organik yaitu pisau putar dan saringan. Perhitungan nilai keandalan menunjukkan bahwa interval waktu perawatan untuk komponen pisau putar adalah setiap 852,6743 jam kerja, dan untuk komponen saringan adalah setiap 145,4628 jam kerja.
Title: Penerapan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk Menentukan Strategi Perawatan Mesin Pencacah Sampah Organik
Description:
Masalah sampah adalah topik yang tak pernah selesai untuk diperbincangkan.
Di Kabupaten Mojokerto, timbunan sampah dalam setahun mencapai 172.
728,57 ton.
Sayangnya, 57% dari jumlah tersebut tidak terkelola.
Jika pengolahan sampah organik tidak efektif, konsekuensinya dapat menimbulkan masalah lain.
Oleh karena itu, dibutuhkan alat seperti mesin pencacah sampah organik membantu untuk mempercepat pengomposan.
Karena jumlah produksi sampah organik di Kabupaten Mojokerto tergolong tinggi, maka mesin pencacah sampah akan memiliki beban pemakaian yang besar.
Diperlukan langkah pencegahan agar mesin dapat beroperasi dengan baik dan memiliki umur pemakaian yang panjang.
Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dapat dijadikan landasan untuk perawatan mesin untuk pengembangan perawatan pencegahan.
Metode ini digunakan untuk menentukan tindakan perawatan yang tepat pada mesin dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti penentuan komponen kritis berdasarkan analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), keandalan mesin, tindakan perawatan, dan biaya pemeliharan.
Hasil penelitian didapatkan 2 komponen kritis yang ada pada mesin pencacah sampah organik yaitu pisau putar dan saringan.
Perhitungan nilai keandalan menunjukkan bahwa interval waktu perawatan untuk komponen pisau putar adalah setiap 852,6743 jam kerja, dan untuk komponen saringan adalah setiap 145,4628 jam kerja.

Related Results

Effect Western Medicines Combined With Nao-Xue-Shu in Patients With Hypertensive Intracerebral Hemorrhage: A Network Meta-Analysis
Effect Western Medicines Combined With Nao-Xue-Shu in Patients With Hypertensive Intracerebral Hemorrhage: A Network Meta-Analysis
Purpose: To explore the efficacy of nimodipine, nifedipine, and edaravone (EDA) combined with Nao-Xue-Shu in patients with hypertensive intracerebral hemorrhage (HICH) and to deter...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Perencanaan Pengolah Sampah pada Lokasi Wisata Religi Sa’pak Bayo-bayo Kabupaten Tana Toraja
Perencanaan Pengolah Sampah pada Lokasi Wisata Religi Sa’pak Bayo-bayo Kabupaten Tana Toraja
Pada suatu tujuan wisata, banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum lokasi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat. Seperti ketersediaan fasilitas untuk pengunjung, khususnya fas...
Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Dan Budidaya Maggot (Larva Black Soldier Fly) Di Bank Sampah Tulungagung
Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Dan Budidaya Maggot (Larva Black Soldier Fly) Di Bank Sampah Tulungagung
Sampah menjadi permasalahan yang sangat serius di lingkungan seiring dengan meningkatnya jumlah populasi manusia. Meningkatnya volume sampah menjadikan sampah harus dikelola dengan...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Perlindungan lingkungan hidup adalah suatu sikap dan tindakan yang selalu bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dan mengembangkan upaya perbaikan kerusakan alam yang ...
ANALISA SISTEM TRANSMISI PADA MESIN PENCACAH KERTAS TIPE SHREDDER
ANALISA SISTEM TRANSMISI PADA MESIN PENCACAH KERTAS TIPE SHREDDER
— Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang telah berdiri sejak tahun 2009 hingga sekarang yaitu tahun 2023 serta telah meluluskan lima Angkatan. Dari proses akademik suda...
Usulan Perencanaan Pemeliharaan Mesin Cetak GTO Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II
Usulan Perencanaan Pemeliharaan Mesin Cetak GTO Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II
Abstract. PT.Granesia is a company engaged in printing and publishing. The obstacle experienced by PT.Granesia when carrying out the production process is the number of defective p...

Back to Top