Javascript must be enabled to continue!
TINGKAT KESEGARAN JASMANI ATLET PANJAT TEBING FPTI KOTA BENGKULU
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi tingkat kesegaran jasmani dari atlet panjat tebing pada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di wilayah Kota Bengkulu
Metode Penelitian dengan judul Tingkat Kesegaran Jasmani Atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Wilayah Kota Bengkulu ini merupakan penelitian yang menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi observasional, hal ini guna memberikan gambaran mengenai penelitian yang dilakukan. Metode penelitian deskriptif kuantitatif adalah suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Populasi penelitian ini sebanyak 21 orang atlet.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani atlet binaan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) cabang Kota Bengkulu pada kategori laki-laki ataupun perempuan dapat diklasifikasikan memiliki tingkat kesegaran jasmani yang cukup baik. Hal inipun juga mengindikasikan dengan cukup baik klasifikasi penilaian kesegaran jasmani pada atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia cabang Kota Bengkulu tentu ditunjang atau didukung dengan adanya suatu sistem dan pola latihan yang tersusun baik.
Budapest International Research and Critics Institute
Title: TINGKAT KESEGARAN JASMANI ATLET PANJAT TEBING FPTI KOTA BENGKULU
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi tingkat kesegaran jasmani dari atlet panjat tebing pada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di wilayah Kota Bengkulu
Metode Penelitian dengan judul Tingkat Kesegaran Jasmani Atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Wilayah Kota Bengkulu ini merupakan penelitian yang menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi observasional, hal ini guna memberikan gambaran mengenai penelitian yang dilakukan.
Metode penelitian deskriptif kuantitatif adalah suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya.
Populasi penelitian ini sebanyak 21 orang atlet.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani atlet binaan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) cabang Kota Bengkulu pada kategori laki-laki ataupun perempuan dapat diklasifikasikan memiliki tingkat kesegaran jasmani yang cukup baik.
Hal inipun juga mengindikasikan dengan cukup baik klasifikasi penilaian kesegaran jasmani pada atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia cabang Kota Bengkulu tentu ditunjang atau didukung dengan adanya suatu sistem dan pola latihan yang tersusun baik.
Related Results
Pengaruh Dorongan Mencari Sensari Terhadap Perilaku Pengambilan Risiko Pada Mahasiswa Pecinta Alam Dalam Bidang Panjat Tebing Di Makassar
Pengaruh Dorongan Mencari Sensari Terhadap Perilaku Pengambilan Risiko Pada Mahasiswa Pecinta Alam Dalam Bidang Panjat Tebing Di Makassar
Indonesia memiliki beberapa tebing yang dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata olahraga panjat tebing. Panjat tebing sebagai salah satu olahraga ekstrim yang membutuhkan tin...
Karakterisasi Material Hanger Panjat Tebing
Karakterisasi Material Hanger Panjat Tebing
Hanger panjat tebing berfungsi sebagai jangkar untuk pengamanan Ketika melakukan pemanjatan dan biasa digunakan untuk permukaan tebing yang sedikit memiliki jangkar natural. Penguj...
HAND GRIP DAN PLYOMETRIC SQUAD JUMP PADA KEKUATAN CENGKERAMAN DAN KECEPATAN ATLET PANJAT TEBING
HAND GRIP DAN PLYOMETRIC SQUAD JUMP PADA KEKUATAN CENGKERAMAN DAN KECEPATAN ATLET PANJAT TEBING
Performa panjat tebing, khususnya pada nomor speed climbing, sangat dipengaruhi oleh kekuatan cengkeraman dan kecepatan gerak. Banyak atlet mengalami keterbatasan performa akibat l...
MODEL PERMAINAN FACE CLIMBING DALAM PANJAT TEBING PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAYA
MODEL PERMAINAN FACE CLIMBING DALAM PANJAT TEBING PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAYA
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model permainan face climbing dalam panjat tebing pada mahasiswa, yaitu di Universitas Negeri Jakarta dan di Universitas Bhayangkara...
RENCANA PENGELOLAAN PARTISIPATIF OBJEK GEOWISATA TEBING KOJA (STUDI KASUS: TEBING KOJA, DESA CIKUYA, KECAMATAN SOLEAR, KABUPATEN TANGERANG)
RENCANA PENGELOLAAN PARTISIPATIF OBJEK GEOWISATA TEBING KOJA (STUDI KASUS: TEBING KOJA, DESA CIKUYA, KECAMATAN SOLEAR, KABUPATEN TANGERANG)
Tebing Koja tourism object has a geotourism attraction that attracts tourists and can give someone's curiosity because it has another designation that is "Cage Godzilla" and is loc...
Pengaruh Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dengan Pendekatan Bermain Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Siswi
Pengaruh Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dengan Pendekatan Bermain Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Siswi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; gambaran tingkat kesegaran jasmani siswi sebelum dan sesudah pelaksanaan model pembelajaran pendidikan jasmani dengan pendekatan bermain,...
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DENGAN PENDEKATAN KTSP DAN K-13 TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA-SISWA MAN MODEL MANADO
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DENGAN PENDEKATAN KTSP DAN K-13 TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA-SISWA MAN MODEL MANADO
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis data empiris mengenai dampak program pembelajaran Penjas menggunakan pendekatan KTSP dan K-13 terhadap tingkat kesegaran ja...
makalah Andriany Putri X MIA 3
makalah Andriany Putri X MIA 3
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangSeseorang yang sehat dinamis tentu sehat statis, namun tidak demikian dengan sebaliknya sehat statis belum tentu sehat dinamis. Jadi kian berat ke...

