Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN KARIES GIGI IBU DAN BALITANYA DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN JEMBER
View through CrossRef
Kesehatan dan pengetahuan kesehatan ibu memiliki efek yang besar terhadap kesehatan balita dan keluarganya, begitujuga dengan kesehatan rongga mulut balita sangat dipengaruhi oleh ibunya. Faktor-faktor yang merupakan faktor risikoterjadinya karies balita adalah karies, oral hygiene, pengetahuan dan sikap ibu terhadap perawatan gigi serta gaya hidupibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karies ibu dengan karies balitanya. Metode penelitianadalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada ibu dan balitanya di 3 kecamatan KabupatenJember. Pengambilan sampel 84 ibu dan 84 balitanya usia 4-5 tahun dilakukan secara purposif. Variabel yang ditelitiadalah karies gigi ibu (DMF-T indeks) dan balita (def-t indeks). Untuk melihat hubungan karies gigi ibu dan balitanya ditiga kecamatan Kabupaten Jember dilakukan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata karies gigiibu 3,82 ± 1,59 dan karies gigi balita 4,07 ± 2,07. Terdapat hubungan karies gigi ibu dan balitanya di tiga kecamatanKabupaten Jember (p≤α0,05) dengan koefisien karelasi sebesar +0,6. Sebagai kesimpulan, terdapat hubungan karies gigiibu dengan balitanya, semakin tinggi karies ibu semakin tinggi pula karies balitanya.
Title: HUBUNGAN KARIES GIGI IBU DAN BALITANYA DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN JEMBER
Description:
Kesehatan dan pengetahuan kesehatan ibu memiliki efek yang besar terhadap kesehatan balita dan keluarganya, begitujuga dengan kesehatan rongga mulut balita sangat dipengaruhi oleh ibunya.
Faktor-faktor yang merupakan faktor risikoterjadinya karies balita adalah karies, oral hygiene, pengetahuan dan sikap ibu terhadap perawatan gigi serta gaya hidupibu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karies ibu dengan karies balitanya.
Metode penelitianadalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada ibu dan balitanya di 3 kecamatan KabupatenJember.
Pengambilan sampel 84 ibu dan 84 balitanya usia 4-5 tahun dilakukan secara purposif.
Variabel yang ditelitiadalah karies gigi ibu (DMF-T indeks) dan balita (def-t indeks).
Untuk melihat hubungan karies gigi ibu dan balitanya ditiga kecamatan Kabupaten Jember dilakukan uji korelasi Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata karies gigiibu 3,82 ± 1,59 dan karies gigi balita 4,07 ± 2,07.
Terdapat hubungan karies gigi ibu dan balitanya di tiga kecamatanKabupaten Jember (p≤α0,05) dengan koefisien karelasi sebesar +0,6.
Sebagai kesimpulan, terdapat hubungan karies gigiibu dengan balitanya, semakin tinggi karies ibu semakin tinggi pula karies balitanya.
Related Results
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam Merawat Gigi Selama Kehamilan Dan Cara Merawat Gigi Anak
Peningkatan Pengetahuan Ibu Dalam Merawat Gigi Selama Kehamilan Dan Cara Merawat Gigi Anak
Ibu hamil dan ibu balita adalah kelompok rentan yang terserang karies gigi. Ibu yang memeriksakan diri ke Puskesmas Telaga Biru 100% mengalami karies gigi dan pernah menderita sak...
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Karies adalah penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Kalimantan Selatan sebagian besar wilayahnya adalah area lahan basah. Kandungan air lahan basah me...
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
Latar Belakang: Karies gigi dapat mengganggu aktivitas anak, menyebabkan rasa tidaknyaman, nyeri, infeksi, gangguan makan, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat berujung padaperawa...
Perilaku Ibu Yang Menyebabkan Terjadinya Rampan Karies Pada Anak Pra Sekolah
Perilaku Ibu Yang Menyebabkan Terjadinya Rampan Karies Pada Anak Pra Sekolah
Early Childhood caries is a multifactorial disease in which these factors interact. Factors of dental caries occurrence include factors from food, oral hygiene, and unhealthy habit...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...

