Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Resonansi: Suatu Perspektif Dalam Kajian Gerakan Politik-Keagamaan Ikhwanul Muslimin Di Indonesia

View through CrossRef
AbstrakIstilah “Resonansi” biasanya identik dengan ilmu alam (fisika dan kimia).Dalam ilmu sosial dan politik, konsep resonansi berkembang dalam teori gerakan sosial global dan berkelidan wacana radikalisme. Pemikiran Cunningham (2000), Merry (2006) dan Coleman (2014) dapat digunakan untuk menelisik isu gerakan politik-keagamaan di Indonesia seperti Ikhwanul Muslimin (IM). Pen- dekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode integrasi antara offline dan online dalam tulisan ini menjadi pendekatan kritik etnografi dalam antropologi. Dari kajian ini dapat dikatakan bahwa gerakan IM yang bertransformasi menjadi Gerakan Tarbiyah berafiliasi dengan Partai Keadilan Se- jahtera (PKS) merupakan bentuk resonansi yang dipahami lebih luas secara budaya terkait kondisikonteks sosial dan politik.Kata Kunci: Resonansi, Gerakan sosial, Ikhwanul Muslimin, Gerakan Tarbiyah AbstractThe term of Resonance is usually identical to the natural sciences (physics and chemistry). If a tuning fork with a certain frequency is vibrated above the air column, and the air column is moved up and down, then the resulted sound is heard repeatedly and louder than the original sound. The resonance event occurs when there is an additional sound louder than the original sound. In the social and political sciences, the concept of resonance evolved into social movements theory of global eras and radicalism discourse. The concepts analysis of Cunningham (2000), Merry (2006) and Coleman (2014) can be used to examine the political-religious movements issue in Indonesia such as the Muslim Brotherhood (IM). The qualitative approach from the integration method between offline and online in this paper is used as an approach to ethnographic criticism in anthropology. From this study it can be said that the transformed IM movement towards the Tarbiyah Movement affiliated with the Prosperous Justice Party (Partai Keadilan Sejahtera-PKS) is a widely understood cultural resonance in terms of social and political context.Keywords: Resonance, Social Movement, the Muslim Brotherhood (IM), the Tarbiyah Movement
Center for Open Science
Title: Resonansi: Suatu Perspektif Dalam Kajian Gerakan Politik-Keagamaan Ikhwanul Muslimin Di Indonesia
Description:
AbstrakIstilah “Resonansi” biasanya identik dengan ilmu alam (fisika dan kimia).
Dalam ilmu sosial dan politik, konsep resonansi berkembang dalam teori gerakan sosial global dan berkelidan wacana radikalisme.
Pemikiran Cunningham (2000), Merry (2006) dan Coleman (2014) dapat digunakan untuk menelisik isu gerakan politik-keagamaan di Indonesia seperti Ikhwanul Muslimin (IM).
Pen- dekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode integrasi antara offline dan online dalam tulisan ini menjadi pendekatan kritik etnografi dalam antropologi.
Dari kajian ini dapat dikatakan bahwa gerakan IM yang bertransformasi menjadi Gerakan Tarbiyah berafiliasi dengan Partai Keadilan Se- jahtera (PKS) merupakan bentuk resonansi yang dipahami lebih luas secara budaya terkait kondisikonteks sosial dan politik.
Kata Kunci: Resonansi, Gerakan sosial, Ikhwanul Muslimin, Gerakan Tarbiyah AbstractThe term of Resonance is usually identical to the natural sciences (physics and chemistry).
If a tuning fork with a certain frequency is vibrated above the air column, and the air column is moved up and down, then the resulted sound is heard repeatedly and louder than the original sound.
The resonance event occurs when there is an additional sound louder than the original sound.
In the social and political sciences, the concept of resonance evolved into social movements theory of global eras and radicalism discourse.
The concepts analysis of Cunningham (2000), Merry (2006) and Coleman (2014) can be used to examine the political-religious movements issue in Indonesia such as the Muslim Brotherhood (IM).
The qualitative approach from the integration method between offline and online in this paper is used as an approach to ethnographic criticism in anthropology.
From this study it can be said that the transformed IM movement towards the Tarbiyah Movement affiliated with the Prosperous Justice Party (Partai Keadilan Sejahtera-PKS) is a widely understood cultural resonance in terms of social and political context.
Keywords: Resonance, Social Movement, the Muslim Brotherhood (IM), the Tarbiyah Movement.

Related Results

Sejarah dan Gerakan Politik Ikhwanul Muslimin
Sejarah dan Gerakan Politik Ikhwanul Muslimin
Gerakan Ikhwanul Muslimin yang didirikan di Mesir tahun 1928 oleh Hassan Al-Banna dipersepsikan oleh sebagian penulis barat sebagai gerakan yang mengusung politik fundamentalisme I...
SEJARAH DAN STRATEGI DAKWAH IKHWANUL MUSLIMIN
SEJARAH DAN STRATEGI DAKWAH IKHWANUL MUSLIMIN
Ikhwanul muslimin termasuk organisasi Islam yang cukup berpengaruh di dunia Islam. Organisasi ini menginspirasi dan mempengaruhi berbagai gerakan Islam di banyak negara termasuk In...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
Khilafatul Muslimin: Analisis tentang Deradikalisasi Diri Gerakan Fundamentalis Indonesia
Khilafatul Muslimin: Analisis tentang Deradikalisasi Diri Gerakan Fundamentalis Indonesia
This research article aims to analyze the case of Khilafatul Muslimin, a conservative Islamic movement in Indonesia, as an example of religious fundamentalism and self-deradicaliza...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
Ilmu Politik dan Pendidikan IPS merupakan dua bidang studi yang penting dalam memahami dan mempengaruhi dinamika politik dan partisipasi warga negara dalam suatu masyarakat. Mata k...
DINASTI POLITIK DI INDONESIA DALAM TINJAUAN FIKIH SIYASAH KONTEMPORER
DINASTI POLITIK DI INDONESIA DALAM TINJAUAN FIKIH SIYASAH KONTEMPORER
Islam has no a complete and ready-made political system and governance, including the discussion about the political dynasty. The phenomenon of political dynasties has occurred in ...
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena gerakan Islam liberal dan peran dakwah dalam gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman...

Back to Top