Javascript must be enabled to continue!
Khilafatul Muslimin: Analisis tentang Deradikalisasi Diri Gerakan Fundamentalis Indonesia
View through CrossRef
This research article aims to analyze the case of Khilafatul Muslimin, a conservative Islamic movement in Indonesia, as an example of religious fundamentalism and self-deradicalization. Khilafatul Muslimin has been active since 1997 and has expressed its support for Pancasila and the Unitary State of the Republic of Indonesia. The article argues that Khilafatul Muslimin is undergoing a process of self-deradicalization to prevent its members, most of whom come from Muslim families, from committing acts of violence in the name of religion. This article also examines the previous theoretical framework of religious fundamentalism and its relationship to violence and modernity in the Indonesian context. The article suggests that the government, especially the National Counterterrorism Agency (BNPT), exploit the potential of Khilafatul Muslimin. The process of self-deradicalization of Muslims is a process that aims to change the attitudes and behavior of Muslims who are involved in extreme violence or religious radicalism.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kasus Khilafatul Muslimin, sebuah gerakan konservatif Islam di Indonesia, sebagai contoh fundamentalisme agama dan deradikalisasi diri. Khilafatul Muslimin aktif sejak tahun 1997 dan menyatakan dukungannya terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Artikel tersebut berpendapat bahwa Khilafatul Muslimin mengalami proses deradikalisasi diri untuk mencegah anggotanya yang sebagian besar berasal dari keluarga Muslim melakukan aksi kekerasan atas nama agama. Artikel ini juga mengkaji kerangka teoritis fundamentalisme agama sebelumnya dan kaitannya dengan kekerasan dan modernitas dalam konteks Indonesia. Artikel tersebut menyarankan agar pemerintah khususnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memanfaatkan potensi Khilafatul Muslimin. Proses deradikalisasi diri Muslimin adalah proses yang bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku Muslimin yang terlibat dalam kekerasan ekstrem atau radikalisme agama.
Title: Khilafatul Muslimin: Analisis tentang Deradikalisasi Diri Gerakan Fundamentalis Indonesia
Description:
This research article aims to analyze the case of Khilafatul Muslimin, a conservative Islamic movement in Indonesia, as an example of religious fundamentalism and self-deradicalization.
Khilafatul Muslimin has been active since 1997 and has expressed its support for Pancasila and the Unitary State of the Republic of Indonesia.
The article argues that Khilafatul Muslimin is undergoing a process of self-deradicalization to prevent its members, most of whom come from Muslim families, from committing acts of violence in the name of religion.
This article also examines the previous theoretical framework of religious fundamentalism and its relationship to violence and modernity in the Indonesian context.
The article suggests that the government, especially the National Counterterrorism Agency (BNPT), exploit the potential of Khilafatul Muslimin.
The process of self-deradicalization of Muslims is a process that aims to change the attitudes and behavior of Muslims who are involved in extreme violence or religious radicalism.
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kasus Khilafatul Muslimin, sebuah gerakan konservatif Islam di Indonesia, sebagai contoh fundamentalisme agama dan deradikalisasi diri.
Khilafatul Muslimin aktif sejak tahun 1997 dan menyatakan dukungannya terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Artikel tersebut berpendapat bahwa Khilafatul Muslimin mengalami proses deradikalisasi diri untuk mencegah anggotanya yang sebagian besar berasal dari keluarga Muslim melakukan aksi kekerasan atas nama agama.
Artikel ini juga mengkaji kerangka teoritis fundamentalisme agama sebelumnya dan kaitannya dengan kekerasan dan modernitas dalam konteks Indonesia.
Artikel tersebut menyarankan agar pemerintah khususnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memanfaatkan potensi Khilafatul Muslimin.
Proses deradikalisasi diri Muslimin adalah proses yang bertujuan untuk mengubah sikap dan perilaku Muslimin yang terlibat dalam kekerasan ekstrem atau radikalisme agama.
Related Results
Analisis Framing Pemberitaan Khilafatul Muslimin Tentang Ideologi Bernegara
Analisis Framing Pemberitaan Khilafatul Muslimin Tentang Ideologi Bernegara
Penelitian ini mengkaji framing media daring nasional terhadap pemberitaan Khilafatul Muslimin dalam konteks ideologi bernegara di Indonesia. Kemunculan kelompok ini memicu perdeba...
RESPONS NAHDLATUL ULAMA PONOROGO TERHADAP GERAKAN ISLAM FUNDAMENTALIS
RESPONS NAHDLATUL ULAMA PONOROGO TERHADAP GERAKAN ISLAM FUNDAMENTALIS
Penelitian ini bertujuan mengungkap respons Nahdlatul Ulama Pono- rogo terhadap dakwah dan ajaran dari gerakan Islam Fun Gerakan Islam Fundamentalis dicirikan sebagai gerakan-gerak...
POLA PEMBINAAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL
POLA PEMBINAAN PROGRAM PENDIDIKAN NON FORMAL
Pembinaan program pendidikan non formal di Kabupaten Gresik masih lemah sehingga program belum dapat berkembang. Akan tetapi program PNF di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik ber...
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena gerakan Islam liberal dan peran dakwah dalam gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman...
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
PERAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM PROSES DERADIKALISASI DAN MODERASI DI KOTA SURAKARTA
Masyarakat Kota Surakarta sangat majemuk dan multikultur, sering terjadi Radikalisme di Kota Surakarta yang menimbulkan ketegangan dan konflik antar kelompok. Tujuan penelitian ini...
Deradikalisasi Pemahaman Agama Islam Melalui Pendidikan Keluarga
Deradikalisasi Pemahaman Agama Islam Melalui Pendidikan Keluarga
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran strategis pendidikan keluarga dalam pelaksanaan deradikalisasi pemahaman agama. Radikalisme telah menjadi polemik yang berkemba...
ANALISIS EKOFEMINISME GERAKAN CHIPKO DI INDIA
ANALISIS EKOFEMINISME GERAKAN CHIPKO DI INDIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Ekofeminisme Gerakan Chipko di India ntuk mengetahui kontribusi ekofeminisme terhadap gerakan Chipko di India serta mengetahui pengaruh ...
PERTEMANAN SEBAYA SEBAGAI ARENA PENDIDIKAN DERADIKALISASI AGAMA
PERTEMANAN SEBAYA SEBAGAI ARENA PENDIDIKAN DERADIKALISASI AGAMA
<p class="IIABSBARU" align="left">This article was an endeavor to describe the arena of the education which aim to de-radicalization, specially among the youth with their pee...

