Javascript must be enabled to continue!
KIOS ROKOK DI WILAYAH KAKI LIMA STUDI BENTUK-FUNGSI ANTROPOMETRI-ERGONOMI
View through CrossRef
Pedagang Kaki Lima (PK5) pada saat ini banyak ditemukan disetiap sudut wilayah perkotaan, keberadaan PK5 menempati seperti trotoar, halte bis, kawasan parkir. Kehadiran mereka menjadi dilema antara dibutuhkan oleh masyarakat namun mengurangi keindahan kawasan dimana mereka berjualan, dilema perekonomian kelempok lemah yang seyogyanya diupayakan oleh pemerintah daerah untuk warganya.Pada saat ini jenis PK5 sangat beragam ada warung makan semi permanen, warung jamu, pedagang alat rumah tangga sampai pakaian, kios majalah, kios selular, kios rokok dan banyak lagi lainnya. Kios rokok merupakan salah satu sarana berjualan yang mempunyai bentuk fisik yang sangat unik dan mempunyai nilai fungsi yang lebih sesuai dibanding dengan sarana berdagang yang lainnya;kios rokok merupakan sarana berdagang yang mempunyai ciri fisik khusus yang dapat dimanfaatkan untuk berjualan, penyimpanan, berteduh dan beristirahat bagi pemilik kios. Pada saat ini banyak terdapat kios – bentuk kios, warna yang menjadi elemen promosi dari produk rokok, minuman dan produk-produk lainnya yang sedang ternama. Kios rokok mempunyai rata-rata ukuran fisik bangunan antara 1meter x 1,5 meter untuk lebar dengan tinggi hingga mencapai rata-rata 1.8 – 2 meter,Bentuk fisik kios rokok hampir mirip bangunan tempat tinggal sederhana atau tempat tinggal dengan ukuran kecil dengan ciri seperti rumah panggung, selain sebagai tempat berjualan pedagang kios rokok dapat melakukan aktivitas lain seperti duduk, berdiri dan beristirahat (tidur); fungsi lain dari kios rokok adalah sebagai tempat untuk menyimpan barang konsumsi, juga dapat di gunakan untuk menyimpan sarana penunjang untuk berjualan. Ukuran kios, bentuk kios, fungsi kios berkaitan dengan aktivitas pemilik kios, dalam hal ini ketepatan bentuk dan ukuran dapat ditinjau melalui sebuah keilmuan tentang antropometri dan ergonomi agar diperoleh tingkat kenyamanan beraktivitas dalam berjualan.
Title: KIOS ROKOK DI WILAYAH KAKI LIMA STUDI BENTUK-FUNGSI ANTROPOMETRI-ERGONOMI
Description:
Pedagang Kaki Lima (PK5) pada saat ini banyak ditemukan disetiap sudut wilayah perkotaan, keberadaan PK5 menempati seperti trotoar, halte bis, kawasan parkir.
Kehadiran mereka menjadi dilema antara dibutuhkan oleh masyarakat namun mengurangi keindahan kawasan dimana mereka berjualan, dilema perekonomian kelempok lemah yang seyogyanya diupayakan oleh pemerintah daerah untuk warganya.
Pada saat ini jenis PK5 sangat beragam ada warung makan semi permanen, warung jamu, pedagang alat rumah tangga sampai pakaian, kios majalah, kios selular, kios rokok dan banyak lagi lainnya.
Kios rokok merupakan salah satu sarana berjualan yang mempunyai bentuk fisik yang sangat unik dan mempunyai nilai fungsi yang lebih sesuai dibanding dengan sarana berdagang yang lainnya;kios rokok merupakan sarana berdagang yang mempunyai ciri fisik khusus yang dapat dimanfaatkan untuk berjualan, penyimpanan, berteduh dan beristirahat bagi pemilik kios.
Pada saat ini banyak terdapat kios – bentuk kios, warna yang menjadi elemen promosi dari produk rokok, minuman dan produk-produk lainnya yang sedang ternama.
Kios rokok mempunyai rata-rata ukuran fisik bangunan antara 1meter x 1,5 meter untuk lebar dengan tinggi hingga mencapai rata-rata 1.
8 – 2 meter,Bentuk fisik kios rokok hampir mirip bangunan tempat tinggal sederhana atau tempat tinggal dengan ukuran kecil dengan ciri seperti rumah panggung, selain sebagai tempat berjualan pedagang kios rokok dapat melakukan aktivitas lain seperti duduk, berdiri dan beristirahat (tidur); fungsi lain dari kios rokok adalah sebagai tempat untuk menyimpan barang konsumsi, juga dapat di gunakan untuk menyimpan sarana penunjang untuk berjualan.
Ukuran kios, bentuk kios, fungsi kios berkaitan dengan aktivitas pemilik kios, dalam hal ini ketepatan bentuk dan ukuran dapat ditinjau melalui sebuah keilmuan tentang antropometri dan ergonomi agar diperoleh tingkat kenyamanan beraktivitas dalam berjualan.
Related Results
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua. Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
UD. Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe. Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 ...
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR Sukun
Sekilas PR SukunBerawal dari klobot, salah satu jenis rokok khas Indonesia yang terbuat dari kulit jagung sebagai pembungkus tembakau, Pabrik Rokok Sukun kini telah dikenal sebagai...
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
ABSTRACT
Diabetic foot exercise aims to help improving blood circulation, strengthen the small muscles of the feet and prevent foot deformities. Reduced sensitivity o...
HUBUNGAN FUNGSI LUTUT DAN TIPE GRAFT TERHADAP FUNGSI PERGELANGAN KAKI DAN KESEIMBANGAN DINAMIS PASCA OPERASI ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT RECONSTRUCTION
HUBUNGAN FUNGSI LUTUT DAN TIPE GRAFT TERHADAP FUNGSI PERGELANGAN KAKI DAN KESEIMBANGAN DINAMIS PASCA OPERASI ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT RECONSTRUCTION
Latar Belakang : Cedera anterior cruciate ligamen (ACL) merupakan salah satu kasus yang paling sering dialami oleh individu muda khususnya mereka yang aktif dibidang olahraga, cede...
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK SEWA MENYEWA KIOS DI PASAR LEMBAHSARI KABUPATEN CIANJUR
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK SEWA MENYEWA KIOS DI PASAR LEMBAHSARI KABUPATEN CIANJUR
Abstract. Ijarah is defined as a contract process between the parties, one of wich is the provider of goods/service (Mu’jir) and the other parties as beneficiaries of the goods and...
Evaluasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima di Jawa Timur
Evaluasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima di Jawa Timur
Pedagang Kaki Lima (PKL) adalah aktivitas dengan menggunakan modal sedikit yang berusaha pada bidang produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dalam melakukan a...
Analisis Kualitatif Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Kota Mataram
Analisis Kualitatif Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Kota Mataram
Pedagang kaki lima adalah pedagang dengan kemampuan modal yang relatif kecil yang berusaha dibidang produksi dan penjualan barang-barang/jasa-jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup me...

