Javascript must be enabled to continue!
Analisis Maqaṣid Al-Shari’ah Terhadap Pemberdayaan Perempuan dalam Home Industry Kopyah Di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik
View through CrossRef
Peran perempuan cukup besar utamanya bagi ketahanan ekonomi baik secara nasional maupun domestik. Kemandirian perempuan secara ekonomi merupakan sebuah upaya menaikkan derajat dan harga dirinya demi menyelamatkan perempuan dari kemiskinan, ketertindasan, juga keterbelakangan. Penelitian ini berjudul “Analisis Maqaṣid Al-Shari’ah Terhadap Pemberdayaan Perempuan Dalam Home Industry Kopyah Di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik”. Rumusan masalah yang dikaji ialah (a) bagaimana pemberdayaan perempuan dalam home industry kopyah Desa Bungah, dan (b) bagaimana analisis maqaṣid al-shari’ah terhadap pemberdayaan perempuan dalam home industry kopyah Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Tujuannya ialah untuk mengetahui pemberdayaan perempuan dalam home industry kopyah Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik serta untuk mengetahui pandangan dari maqaṣid al-shari’ah-nya. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif peneliti berusaha mengamati fenomena yang terjadi di lapangan menyangkut home industry kopyah terkait upaya pemberdayaan perempuan. Lokasi penelitian ini ialah di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa home industry kopyah di Desa Bungah dalam hal pemberdayaan perempuan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: tahap penyadaran, tahap pengkapasitasan dan tahap pendayaan. Tahap penyadaran dilakukan dengan sosialisasi oleh pemilik usaha kopyah kepada para pekerja perempuan di Desa Bungah; tahap pengkapasitasan dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada para pekerja perempuan; dan tahap pendayaan dilakukan dengan memberdayakan perempuan dengan menjadikan sebagai pekerja kopyah dengan tetap dalam pantauan dan pengawasan pengusaha kopyah. Proses pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh home industry kopyah di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik telah memenuhi lima unsur pokok dalam maqaṣid al-shari’ah. Kelima unsur pokok tersebut yakni pemeliharaan agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl).
Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang
Title: Analisis Maqaṣid Al-Shari’ah Terhadap Pemberdayaan Perempuan dalam Home Industry Kopyah Di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik
Description:
Peran perempuan cukup besar utamanya bagi ketahanan ekonomi baik secara nasional maupun domestik.
Kemandirian perempuan secara ekonomi merupakan sebuah upaya menaikkan derajat dan harga dirinya demi menyelamatkan perempuan dari kemiskinan, ketertindasan, juga keterbelakangan.
Penelitian ini berjudul “Analisis Maqaṣid Al-Shari’ah Terhadap Pemberdayaan Perempuan Dalam Home Industry Kopyah Di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik”.
Rumusan masalah yang dikaji ialah (a) bagaimana pemberdayaan perempuan dalam home industry kopyah Desa Bungah, dan (b) bagaimana analisis maqaṣid al-shari’ah terhadap pemberdayaan perempuan dalam home industry kopyah Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik.
Tujuannya ialah untuk mengetahui pemberdayaan perempuan dalam home industry kopyah Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik serta untuk mengetahui pandangan dari maqaṣid al-shari’ah-nya.
Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif peneliti berusaha mengamati fenomena yang terjadi di lapangan menyangkut home industry kopyah terkait upaya pemberdayaan perempuan.
Lokasi penelitian ini ialah di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa home industry kopyah di Desa Bungah dalam hal pemberdayaan perempuan dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: tahap penyadaran, tahap pengkapasitasan dan tahap pendayaan.
Tahap penyadaran dilakukan dengan sosialisasi oleh pemilik usaha kopyah kepada para pekerja perempuan di Desa Bungah; tahap pengkapasitasan dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada para pekerja perempuan; dan tahap pendayaan dilakukan dengan memberdayakan perempuan dengan menjadikan sebagai pekerja kopyah dengan tetap dalam pantauan dan pengawasan pengusaha kopyah.
Proses pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh home industry kopyah di Desa Bungah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik telah memenuhi lima unsur pokok dalam maqaṣid al-shari’ah.
Kelima unsur pokok tersebut yakni pemeliharaan agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl).
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Urgensi Pendidikan Agama Islam pada generasi muda (remaja) ialah untuk merealisasikan cita-cita yang mulia yakni masyarakat Islam yang selaras dengan perintah Allah SWT sebagai upa...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak
UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
Gema Puldadis Dan Sosialisasi Program PTSL Tahun 2021
Gema Puldadis Dan Sosialisasi Program PTSL Tahun 2021
Desa Bungah merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Desa ini di sebelah utara berbatasan dengan Desa Abar-Abir Kecamatan Bungah, di seb...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM
Pemberdayaan masyarakat desa dilakukan bertujuan untuk membentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Pemerintah desa sangat berperan dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, se...
IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH PADA PETANI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS
IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH PADA PETANI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS
ABSTRACT
This study aims to answer two questions, namely: How is the Implementation of Maqashid Sharia in the farmers of Tanjungsari village, Rajadesa sub-di...
KONTRIBUSI IBN ‘ĀSYŪR DALAM KAJIAN MAQĀSID AL-SYARĪ’AH
KONTRIBUSI IBN ‘ĀSYŪR DALAM KAJIAN MAQĀSID AL-SYARĪ’AH
This study aims to understand the contribution of Ibn 'Ashur in the development of maqāsid al-syarī‘ah. This study uses normative method. The results showed that the contribution o...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...

