Javascript must be enabled to continue!
Paradigma Pendidikan Kritis Dalam Dimensi Kesadaran Kritis Dan Proses Dialogis Kritis
View through CrossRef
Abstrak
Pendidikan kritis merupakan sebuah pemikiran alternatif, setelah kejenuhan menghadapi dunia baru yang terlalu didominasi oleh pemikiran positivistik yang menghasilkan pola sosialitas materialistis dan kapitalistik. Melalui proses identifikasi kritis, manusia pada umumnya dan siswa pada khususnya mampu mengembangkan berbagai potensi atau kreativitas, rasa, karsa, dan kreasi yang menjadi inti dari proses budaya. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan prosedur yang menggunakan pendekatan fenomenologis. Semua data dapat dideskripsikan secara jelas melalui penerapan metode analisis deskriptif tanpa menggunakan prosedur statistik atau dengan cara kuantifikasi lainnya. Pendidikan kritis bukan hanya sekedar transfer pengetahuan atau informasi, tetapi merupakan proses psikologis atau praktik budaya menuju kesadaran diri atau pembebasan siswa. Fungsi utama pengembangan pendidikan kritis adalah upaya penyadaran diri, atau disebut juga kesadaran kritis, sebagaimana waktu mengembangkan metode pembelajaran utamanya dengan menekankan prinsip dominasi dialogis kritis.
Kata kunci: Pendidikan kritis, Dimensi pendidikan kritis, Proses dialogis kritIs.
Abstract
Critical education is an alternative thinking, after being bored with a new world that is too dominated by positivistic thinking that produces a materialistic and capitalistic pattern of sociality. Through a critical identification process, humans in general and students in particular are able to develop various potentials or creativity, taste, initiative, and creation which are the core of the cultural process. This research was classified as a qualitative research with a procedure that uses a phenomenological approach. All data can be described clearly through the application of descriptive analysis methods without using statistical procedures or by other means of quantification. Critical education is not just a transfer of knowledge or information, but is a psychological process or cultural practice towards self-awareness or student liberation. The main function of developing critical education is self-awareness, or also called critical awareness, as when developing its main learning method by emphasizing the principle of critical dialogical dominance.
Key words: Critical education, Dimensions of critical education, Critical dialogical process.
Title: Paradigma Pendidikan Kritis Dalam Dimensi Kesadaran Kritis Dan Proses Dialogis Kritis
Description:
Abstrak
Pendidikan kritis merupakan sebuah pemikiran alternatif, setelah kejenuhan menghadapi dunia baru yang terlalu didominasi oleh pemikiran positivistik yang menghasilkan pola sosialitas materialistis dan kapitalistik.
Melalui proses identifikasi kritis, manusia pada umumnya dan siswa pada khususnya mampu mengembangkan berbagai potensi atau kreativitas, rasa, karsa, dan kreasi yang menjadi inti dari proses budaya.
Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan prosedur yang menggunakan pendekatan fenomenologis.
Semua data dapat dideskripsikan secara jelas melalui penerapan metode analisis deskriptif tanpa menggunakan prosedur statistik atau dengan cara kuantifikasi lainnya.
Pendidikan kritis bukan hanya sekedar transfer pengetahuan atau informasi, tetapi merupakan proses psikologis atau praktik budaya menuju kesadaran diri atau pembebasan siswa.
Fungsi utama pengembangan pendidikan kritis adalah upaya penyadaran diri, atau disebut juga kesadaran kritis, sebagaimana waktu mengembangkan metode pembelajaran utamanya dengan menekankan prinsip dominasi dialogis kritis.
Kata kunci: Pendidikan kritis, Dimensi pendidikan kritis, Proses dialogis kritIs.
Abstract
Critical education is an alternative thinking, after being bored with a new world that is too dominated by positivistic thinking that produces a materialistic and capitalistic pattern of sociality.
Through a critical identification process, humans in general and students in particular are able to develop various potentials or creativity, taste, initiative, and creation which are the core of the cultural process.
This research was classified as a qualitative research with a procedure that uses a phenomenological approach.
All data can be described clearly through the application of descriptive analysis methods without using statistical procedures or by other means of quantification.
Critical education is not just a transfer of knowledge or information, but is a psychological process or cultural practice towards self-awareness or student liberation.
The main function of developing critical education is self-awareness, or also called critical awareness, as when developing its main learning method by emphasizing the principle of critical dialogical dominance.
Key words: Critical education, Dimensions of critical education, Critical dialogical process.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS
Ilmu Politik dan Pendidikan IPS merupakan dua bidang studi yang penting dalam memahami dan mempengaruhi dinamika politik dan partisipasi warga negara dalam suatu masyarakat. Mata k...
PARADIGMA PENDIDIKAN KAUM MARGINAL ANDREA HIRATA DALAM KARYA-KARYANYA (KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK)
PARADIGMA PENDIDIKAN KAUM MARGINAL ANDREA HIRATA DALAM KARYA-KARYANYA (KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK)
Tujuan penelitian ini adalah untuk 1. Mendeskripsikan dan menjelaskan kehidupan sosial pengarang (dimensi pendidikan kaum marginal) Andrea Hirata yang berhubungan dengan karya-kary...
Sumber politik pendidikan pancasila
Sumber politik pendidikan pancasila
Sistem politik Indonesia dewasa ini sedang mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi tidak hanya terhadap dinamika kehidupan politik nasional, melainkan juga...

