Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH KOMPOSISI PEREKAT TEPUNG PADA BIOBRIKET LIMBAH BAGLOG JAMUR
View through CrossRef
Energi yang berasal dari biomassa misalnya limbah baglogyang selama ini dibuang atau tidak dimanfaatkan, merupakan limbah yang dapat dikonfersi menjadi sumber energi alternatif penggant bahan bakar fosil Dalam penelitian ini limbah baglog jamur dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan cara mengubah limbah tersebut menjadi biobriket perbandingan komposisi yaitu perbandingan A (1:1:1) yaitu dengan komposisi tepung kanji 250 gram limbah baglog 250 gram dan air 250 ml, perbandingan B (1:2:2) yaitu dengan komposisi tepung kanji 250 gram limbah baglog 500 gram dan air 500 ml, perbandingan C (1:3:3) yaitu dengan komposisi tepung kanji 250 gram limbah baglog 1000 gram dan air 1000 ml. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk pengkajian laju pembakaran, nilai kalor, kadar abu, kadar air, kadar zat yang menguap, kadar karbon dan tes jatuh biobriket. Hasil penelitian memperoleh nilai kalor, kadar air, kadar karbon dan kadar zat yang menguap terdapat pada biobriket sampel A (1:1:1) sebesar 4065,69 kal/g, 5%, 17,1%, dan 71,4 % untuk kadar abu terbaik terdapat pada sampel B (1:2:2) sebesar 4,8 %. Metode yang digunakan dalam penelitian ini baglog tersebut penghancuran sisa baglog dan pengeringan, membuat adoanan tepung kanji, pencampuran tepung kanji dengan limbah baglog, pengepresan biobriket kemudian dikeringkan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Title: PENGARUH KOMPOSISI PEREKAT TEPUNG PADA BIOBRIKET LIMBAH BAGLOG JAMUR
Description:
Energi yang berasal dari biomassa misalnya limbah baglogyang selama ini dibuang atau tidak dimanfaatkan, merupakan limbah yang dapat dikonfersi menjadi sumber energi alternatif penggant bahan bakar fosil Dalam penelitian ini limbah baglog jamur dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan cara mengubah limbah tersebut menjadi biobriket perbandingan komposisi yaitu perbandingan A (1:1:1) yaitu dengan komposisi tepung kanji 250 gram limbah baglog 250 gram dan air 250 ml, perbandingan B (1:2:2) yaitu dengan komposisi tepung kanji 250 gram limbah baglog 500 gram dan air 500 ml, perbandingan C (1:3:3) yaitu dengan komposisi tepung kanji 250 gram limbah baglog 1000 gram dan air 1000 ml.
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk pengkajian laju pembakaran, nilai kalor, kadar abu, kadar air, kadar zat yang menguap, kadar karbon dan tes jatuh biobriket.
Hasil penelitian memperoleh nilai kalor, kadar air, kadar karbon dan kadar zat yang menguap terdapat pada biobriket sampel A (1:1:1) sebesar 4065,69 kal/g, 5%, 17,1%, dan 71,4 % untuk kadar abu terbaik terdapat pada sampel B (1:2:2) sebesar 4,8 %.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini baglog tersebut penghancuran sisa baglog dan pengeringan, membuat adoanan tepung kanji, pencampuran tepung kanji dengan limbah baglog, pengepresan biobriket kemudian dikeringkan.
Related Results
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK BIOBRIKET DARI CAMPURAN TEMPURUNG KELAPA DAN CANGKANG PALA
ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK BIOBRIKET DARI CAMPURAN TEMPURUNG KELAPA DAN CANGKANG PALA
Biobriket dipandang sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan demikian, telah banyak dikembangkan biobriket dengan berbagai komposisi. Biobriket berupa arang yang dib...
Efektivitas Air Leri Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus)
Efektivitas Air Leri Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus)
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya, terutama sebagai panghasil sumber pangan, jamur sudah mulai banyak dibudidayakan dan dikonsumsi masyarakat sebagai sumber pangan karen...
Optimalisasi Slurry dan Baglog Terhadap Peningkatan Kualitas Bahan Baku Kompos
Optimalisasi Slurry dan Baglog Terhadap Peningkatan Kualitas Bahan Baku Kompos
Pemanfaatan slurry dapat berpotensi sebagai sumber bahan baku kompos. Hal ini berkaitan dengan bahan organik dan nitrogen pada slurry yang tinggi. Slurry memiliki C/N rasio rendah ...
Optimalisasi Slurry dan Baglog Terhadap Peningkatan Kualitas Bahan Baku Kompos
Optimalisasi Slurry dan Baglog Terhadap Peningkatan Kualitas Bahan Baku Kompos
Pemanfaatan slurry dapat berpotensi sebagai sumber bahan baku kompos. Hal ini berkaitan denganbahan organik dan nitrogen pada slurry yang tinggi. Slurry memiliki C/N rasio rendah s...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...

