Javascript must be enabled to continue!
PELAYANAN ROHANI DALAM MEMULIHKAN ROHANI WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN
View through CrossRef
Pelayanan rohani di lembaga pemasyarakatan memiliki peranan penting dalam proses pemulihan spiritual, moral, dan sosial warga binaan. Kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan sering kali menimbulkan tekanan psikologis, rasa bersalah, kehilangan harapan, serta keterasingan dari keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, pelayanan rohani menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun kembali nilai-nilai kehidupan yang benar, memperkuat iman, serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengkaji berbagai buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber teologis yang berkaitan dengan pelayanan pastoral, pembinaan rohani, dan pemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan rohani melalui ibadah, konseling pastoral, pemuridan, pengajaran Alkitab, serta pendampingan spiritual mampu memberikan perubahan positif bagi warga binaan. Pelayanan tersebut membantu warga binaan mengalami pertobatan, pemulihan identitas diri, pengharapan baru, dan kesiapan untuk hidup secara bertanggung jawab setelah bebas. Dengan demikian, pelayanan rohani memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung tujuan pemasyarakatan, yaitu membina dan memulihkan warga binaan agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang baik.
Sekolah Tinggi Agama Kristen Imanuel Bitung
Title: PELAYANAN ROHANI DALAM MEMULIHKAN ROHANI WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN
Description:
Pelayanan rohani di lembaga pemasyarakatan memiliki peranan penting dalam proses pemulihan spiritual, moral, dan sosial warga binaan.
Kehidupan di dalam lembaga pemasyarakatan sering kali menimbulkan tekanan psikologis, rasa bersalah, kehilangan harapan, serta keterasingan dari keluarga dan masyarakat.
Oleh sebab itu, pelayanan rohani menjadi salah satu pendekatan penting dalam membangun kembali nilai-nilai kehidupan yang benar, memperkuat iman, serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengkaji berbagai buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber teologis yang berkaitan dengan pelayanan pastoral, pembinaan rohani, dan pemasyarakatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan rohani melalui ibadah, konseling pastoral, pemuridan, pengajaran Alkitab, serta pendampingan spiritual mampu memberikan perubahan positif bagi warga binaan.
Pelayanan tersebut membantu warga binaan mengalami pertobatan, pemulihan identitas diri, pengharapan baru, dan kesiapan untuk hidup secara bertanggung jawab setelah bebas.
Dengan demikian, pelayanan rohani memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung tujuan pemasyarakatan, yaitu membina dan memulihkan warga binaan agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang baik.
Related Results
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
Dampak Over Kapasitas Terhadap Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor
Dampak Over Kapasitas Terhadap Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIa Bogor
Lapas perlu melindungi warga binaan selayaknya manusia atau warga negara pada umumnya, tidak boleh ada asumsi bahwa lapas adalah tempat bagi narapidana yang merupakan tempat untuk ...
Penerapan Hak Warga Binaan Perempuan Maternal dan Anak Bawaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Penerapan Hak Warga Binaan Perempuan Maternal dan Anak Bawaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Penyelenggaraan sistem pemasyarakatan di dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan dirasa masih belum maksimal secara keseluruhan oleh warga binaan pemasyarakatan maternal, terutama ...
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN
Sistem pembinaan bagi narapidana telah berubah dari sistem kepenjaraan menjadi sistem pemasyarakatan, perusahaan dari rumah penjara menjadi Lembaga Pemasyarakatan, bukan semata-mat...
Efektivitas Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu
Efektivitas Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Efektivitas Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakata (WBP) Di Lembaga Pemasyarakata Perempuan (LPP) Kelas IIB Bengkulu. Dengan perm...
PENYULUHAN KESEHATAN BAGI TAHANAN DAN WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI RUTAN KELAS IIB BOYOLALI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN DAN KESEHATAN BERSAMA MENUJU HIDUP LEBIH SEHAT DAN BERKUALITAS
PENYULUHAN KESEHATAN BAGI TAHANAN DAN WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI RUTAN KELAS IIB BOYOLALI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN DAN KESEHATAN BERSAMA MENUJU HIDUP LEBIH SEHAT DAN BERKUALITAS
Latar Belakang : Sistem pemasyarakatan bertujuan untuk memberikan pembinaan dan rehabilitasi kepada narapidana agar dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik. Pe...
ANALISIS PEMBERIAN PROGRAM KEPRIBADIAN DI LAPAS KELAS IIA CIKARANG
ANALISIS PEMBERIAN PROGRAM KEPRIBADIAN DI LAPAS KELAS IIA CIKARANG
AbstrakLembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cikarang melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan dalam memberikan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatannya. Lapas Kelas II A Cika...
KEPEMIMPINAN HUMANIS DALAM PEMBINAAN WARGA BINAAN
KEPEMIMPINAN HUMANIS DALAM PEMBINAAN WARGA BINAAN
Lembaga pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membina warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang bertanggung jawab dan taat hukum. Dalam proses pem...

