Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Optimisme Dan Problem Focused Coping Pada Mahasiswi Yang Telah Menikah
View through CrossRef
Menikah saat menempuh perguruan tinggi menjadi fenomena yang menarik perhatian dari segi pembagian waktu dan peran. Mahasiswi yang telah menikah dituntut untuk menjalani aktivitas perkuliahan dan pada saat yang bersamaan, mahasiswi juga dituntut untuk menjalani aktivitas dalam rumah tangga. Mahasiswi dengan permasalahan tersebut memerlukan optimisme agar tetap memiliki harapan positif dalam menghadapi permasalaan, sehingga mampu mencari jalan keluar yang tepat dengan memunculkan strategi problem focused coping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan optimisme dan problem focuse coping pada maasiswi yang telah menikah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden penelitian 50 mahasiswi yang telah menikah. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa skala optimisme dengan nilai reliabilitas 0,812 dan skala problem focused coping dengan nilai reliabilitas 0,866. Analisis data yang digunakan adalah statistik non-parametrik Spearman’s rho dengan bantuan JASP v0.16.2.0 for Windows. Hasil analisis data menghasilkan nilai r=0,789 dan p>0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara optimisme dan problem focused coping pada mahasiswi yang telah menikah. Semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi pula problem focused coping. Hasil penelitian diharapkan menjadi sumber informasi bagi mahasiswi yang telah menikah untuk meningkatkan optimisme dan problem focused coping dalam menghadapi permasalahan perkuliahan dan rumah tangga.
CV Ulil Albab Corp
Title: Hubungan Optimisme Dan Problem Focused Coping Pada Mahasiswi Yang Telah Menikah
Description:
Menikah saat menempuh perguruan tinggi menjadi fenomena yang menarik perhatian dari segi pembagian waktu dan peran.
Mahasiswi yang telah menikah dituntut untuk menjalani aktivitas perkuliahan dan pada saat yang bersamaan, mahasiswi juga dituntut untuk menjalani aktivitas dalam rumah tangga.
Mahasiswi dengan permasalahan tersebut memerlukan optimisme agar tetap memiliki harapan positif dalam menghadapi permasalaan, sehingga mampu mencari jalan keluar yang tepat dengan memunculkan strategi problem focused coping.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan optimisme dan problem focuse coping pada maasiswi yang telah menikah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden penelitian 50 mahasiswi yang telah menikah.
Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa skala optimisme dengan nilai reliabilitas 0,812 dan skala problem focused coping dengan nilai reliabilitas 0,866.
Analisis data yang digunakan adalah statistik non-parametrik Spearman’s rho dengan bantuan JASP v0.
16.
2.
0 for Windows.
Hasil analisis data menghasilkan nilai r=0,789 dan p>0,001.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara optimisme dan problem focused coping pada mahasiswi yang telah menikah.
Semakin tinggi optimisme maka semakin tinggi pula problem focused coping.
Hasil penelitian diharapkan menjadi sumber informasi bagi mahasiswi yang telah menikah untuk meningkatkan optimisme dan problem focused coping dalam menghadapi permasalahan perkuliahan dan rumah tangga.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Komunikasi Wanita Dewasa Yang Belum Menikah Dengan Orang Tua
Rata-rata setiap wanita mempunyai target usia menikah. Namun tidak semuanya sesuai dengan target usia pernikahan yang diinginkan. Antara lain mereka lebih mengutamakan karir diband...
KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
Menikah dianjurkan di dalam Islam agar dapat membentengi diri dari maksiat. Pernikahan dalam pandangan Islam, merupakan sebuah ikatan lahir batin yang kuat antara dua insan manusia...
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR ANGKATAN 2020
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR ANGKATAN 2020
Gaya belajar adalah kombinasi dari bagaimana seseorang menyerap, dan kemudian mengatur, serta mengolah informasi. Pentingnya memahami gaya belajar seseorang terletak pada fakta bah...
Intervensi Life Skills Education untuk Mengembangkan Keterampilan Coping pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan
Intervensi Life Skills Education untuk Mengembangkan Keterampilan Coping pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan
Remaja yang tinggal di panti asuhan lebih rentan terhadap stres dan permasalahan emosional akibat terbatasnya dukungan sosial dan lingkungan keluarga yang positif. Dengan tantangan...
Pengaruh Coping Stress terhadap Intensi Berhenti Merokok pada Emerging Adulthood di Kota Bandung
Pengaruh Coping Stress terhadap Intensi Berhenti Merokok pada Emerging Adulthood di Kota Bandung
Abstract. The main problem studied in this research is the increasing smoking behavior in emerging adulthood. The underlying reason for smoking during emerging adulthood is the dif...
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
TINJAUAN HUKUM KELUARGA TERHADAP FENOMENA KEKHAWATIRAN PARA JANDA UNTUK MENIKAH KEMBALI
Pertimbangan dari para janda yang khawatir untuk menikah kembali, sering muncul dan dihubungkan dengan adanya kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang pernah terjadi yaitu kegaga...

