Javascript must be enabled to continue!
KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
View through CrossRef
Menikah dianjurkan di dalam Islam agar dapat membentengi diri dari maksiat. Pernikahan dalam pandangan Islam, merupakan sebuah ikatan lahir batin yang kuat antara dua insan manusia laki-laki dan perempuan yaitu, ikatan yang sangat kuat antara calon suami dan calon istri. Sebelum menikah, tentunya setiap orang perlu mempersiapkan bekal dan ilmu agar mampu membangun rumah tangga sehingga dapat terwujud menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kesiapan ilmu untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (2) Mendeskripsikan kesiapan mental untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (3) Mendeskripsikan kesiapan fisik untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (4) Mendeskripsikan kesiapan sosial dan ekonomi untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (5) Kesiapan untuk berkeluarga pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester 6 angkatan 2021. Sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa buku, jurnal, skripsi dan data lainnya sebagai informasi pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesiapan menikah dapat dilihat dari segi kesiapan ilmu mencakup pemilihan calon pasangan, ta’aruf, akad nikah serta tanggung jawab suami istri. Kesiapan mental ditandai dengan kemampuan untuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangan, komunikasi yang baik, memahami komitmen dan mengelola konflik. Kesiapan fisik dilihat dari usia ideal dan pemeriksaan kesehatan pranikah. Kesiapan sosial dan ekonomi meliputi persiapan dana darurat, dana rumah, dana kehamilan dan dana pendidikan anak. Kesiapan untuk berkeluarga mencakup persiapan dari segi fisik seperti menjaga kesehatan, psikologis seperti mampu mengelola emosi dan spiritual yang melibatkan pemahaman agama yang baik
Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas
Title: KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
Description:
Menikah dianjurkan di dalam Islam agar dapat membentengi diri dari maksiat.
Pernikahan dalam pandangan Islam, merupakan sebuah ikatan lahir batin yang kuat antara dua insan manusia laki-laki dan perempuan yaitu, ikatan yang sangat kuat antara calon suami dan calon istri.
Sebelum menikah, tentunya setiap orang perlu mempersiapkan bekal dan ilmu agar mampu membangun rumah tangga sehingga dapat terwujud menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kesiapan ilmu untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (2) Mendeskripsikan kesiapan mental untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (3) Mendeskripsikan kesiapan fisik untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (4) Mendeskripsikan kesiapan sosial dan ekonomi untuk menikah pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (5) Kesiapan untuk berkeluarga pada mahasiswi Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Penelitian ini berlokasi di Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas.
Sumber data primer dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester 6 angkatan 2021.
Sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa buku, jurnal, skripsi dan data lainnya sebagai informasi pendukung.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan.
Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesiapan menikah dapat dilihat dari segi kesiapan ilmu mencakup pemilihan calon pasangan, ta’aruf, akad nikah serta tanggung jawab suami istri.
Kesiapan mental ditandai dengan kemampuan untuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangan, komunikasi yang baik, memahami komitmen dan mengelola konflik.
Kesiapan fisik dilihat dari usia ideal dan pemeriksaan kesehatan pranikah.
Kesiapan sosial dan ekonomi meliputi persiapan dana darurat, dana rumah, dana kehamilan dan dana pendidikan anak.
Kesiapan untuk berkeluarga mencakup persiapan dari segi fisik seperti menjaga kesehatan, psikologis seperti mampu mengelola emosi dan spiritual yang melibatkan pemahaman agama yang baik.
Related Results
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN FORMAL DI SAMBAS PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN MUHAMMAD MULIA IBRAHIM TSAFIUDDIN (1931-1943)
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN FORMAL DI SAMBAS PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN MUHAMMAD MULIA IBRAHIM TSAFIUDDIN (1931-1943)
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pendidikan Islam pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Mu...
Strategi Komunikasi Polres Sambas dalam Menyampaikan Pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)
Strategi Komunikasi Polres Sambas dalam Menyampaikan Pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)
Strategi komunikasi diperlukan agar kegiatan komunikasi bisa berjalan dengan baik. Strategi komunikasi ini diterapkan Polres Sambas dalam menyampaikan pesan Kamtibmas. Adapun tujua...
JENIS TERAPI KOMPLEMENTER DAN DISMENORE PADA MAHASISWI
JENIS TERAPI KOMPLEMENTER DAN DISMENORE PADA MAHASISWI
Abstract
Dysmenorrhea is still an unresolved public health problem that may negatively impact women's health, social relationships, school or work activities and psyc...
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
EKRANISASI NOVEL TEMAN TAPI MENIKAH KARYA AYUDIA BING SLAMET DAN DITTO PERCUSSION MENJADI FILM TEMAN TAPI MENIKAH SUTRADARA RAKO PRIJANTO
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi novel Teman Tapi Menikah karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion menjadi film T...
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR ANGKATAN 2020
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR ANGKATAN 2020
Gaya belajar adalah kombinasi dari bagaimana seseorang menyerap, dan kemudian mengatur, serta mengolah informasi. Pentingnya memahami gaya belajar seseorang terletak pada fakta bah...
ANALISIS PERILAKU SOSIAL MAHASISWI DI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR BOGOR
ANALISIS PERILAKU SOSIAL MAHASISWI DI MAHAD AISYAH BINTI ABU BAKAR BOGOR
Perilaku sosial adalah tindakan manusia terhadap orang lain dalam lingkungan sosialnya atau dalam berinteraksi dengan masyarakat luas untuk memenuhi tujuan hidupnya sebagai makhluk...
Marriage Readiness for Late Adolescence in South Sulawesi
Marriage Readiness for Late Adolescence in South Sulawesi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indikator kesiapan menikah pada remaja akhir di Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei dengan menggunakan...
GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
GAMBARAN TINGKAT KEPARAHAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Dismenorea merupakan salah satu masalah menstruasi yang sering terjadi pada wanita. Dismenorea terjadi akibat kelebihan produksi prostaglandin yang menyebabkan peningkatan kontrakt...

