Javascript must be enabled to continue!
PENGAMANAN DATA DAN INFORMASI GEOSPASIAL DENGAN TEKNIK WATERMARK UNTUK MENDUKUNG KEBIJAKAN SATU PETA
View through CrossRef
Penyimpanan dan pengamanan data dan informasi geospasial merupakan cara menempatkan data dan infromasi geospasial pada tempat yang aman agar data tersebut tidak rusak atau hilang dan tidak
disalahgunakan untuk menjamin ketersediaan Informasi Geospasial. Terdapat berbagai metode dalam upaya pengamanan data dan informasi geospasial, salah satunya yaitu dengan pemberian watermark. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pengamanan data dan informasi geospasial. Tipe watermark
yang dipilih adalah watermark yang bersifat invisible untuk menghindari distorsi informasi yang terkandung pada data dan informasi geospasial. Teknik watermarking yang dipilih berbasis domain spasial dibangun
menggunakan teknik LSB (Least Significant Bit). Hasil pengujian terhadap data citra satelit yang telah diberi watermark menunjukkan adanya efektifitas penyisipan. Berdasarkan pengukuran fidelity, Penyisipan watermark tidak menurunkan kualitas data atau validitas media yang tersisip watermark. Hal ini terlihat dari nilai piksel data yang telah disisipi watermark hanya mengalami perubahan 0-1 piksel. watermark yang disisipkan juga tidak dapat terdeteksi secara kasat mata oleh pemakai media sehingga unsur invisibilitya-nya terpenuhi. Dan yang terakhir, data geospasial yang telah disisipi watermark memiliki ketahanan terhadap serangan (robustness). Kesimpulan dari penelitian yaitu pemberian watermark yang bersifat robust dan
invisible sesuai untuk diterapkan pada data dan informasi geospasial dalam format raster.
Geospatial Information Agency of The Republic of Indonesia
Title: PENGAMANAN DATA DAN INFORMASI GEOSPASIAL DENGAN TEKNIK WATERMARK UNTUK MENDUKUNG KEBIJAKAN SATU PETA
Description:
Penyimpanan dan pengamanan data dan informasi geospasial merupakan cara menempatkan data dan infromasi geospasial pada tempat yang aman agar data tersebut tidak rusak atau hilang dan tidak
disalahgunakan untuk menjamin ketersediaan Informasi Geospasial.
Terdapat berbagai metode dalam upaya pengamanan data dan informasi geospasial, salah satunya yaitu dengan pemberian watermark.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pengamanan data dan informasi geospasial.
Tipe watermark
yang dipilih adalah watermark yang bersifat invisible untuk menghindari distorsi informasi yang terkandung pada data dan informasi geospasial.
Teknik watermarking yang dipilih berbasis domain spasial dibangun
menggunakan teknik LSB (Least Significant Bit).
Hasil pengujian terhadap data citra satelit yang telah diberi watermark menunjukkan adanya efektifitas penyisipan.
Berdasarkan pengukuran fidelity, Penyisipan watermark tidak menurunkan kualitas data atau validitas media yang tersisip watermark.
Hal ini terlihat dari nilai piksel data yang telah disisipi watermark hanya mengalami perubahan 0-1 piksel.
watermark yang disisipkan juga tidak dapat terdeteksi secara kasat mata oleh pemakai media sehingga unsur invisibilitya-nya terpenuhi.
Dan yang terakhir, data geospasial yang telah disisipi watermark memiliki ketahanan terhadap serangan (robustness).
Kesimpulan dari penelitian yaitu pemberian watermark yang bersifat robust dan
invisible sesuai untuk diterapkan pada data dan informasi geospasial dalam format raster.
Related Results
Optimalisasi Implementasi Kebijakan Satu Peta Untuk Penyelesaian Konflik Penggunaan Lahan di Indonesia
Optimalisasi Implementasi Kebijakan Satu Peta Untuk Penyelesaian Konflik Penggunaan Lahan di Indonesia
Salah satu isu strategis penyelesaian konflik penggunaan lahan antar sektor melalui implementasi Kebijakan Satu Peta adalah keterbukaan akses Informasi GeospasialTematik status. Pe...
MEMBANGUN SATU PETA UNTUK PENATAAN RUANG
MEMBANGUN SATU PETA UNTUK PENATAAN RUANG
Diterbitkannya Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik pemanfaatan ruang atau tumpang-tindih penggunaan lahan antar sektor yang menghamba...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KEBIJAKAN INFORMASI GEOSPASIAL DALAM PENATAAN DESA
KEBIJAKAN INFORMASI GEOSPASIAL DALAM PENATAAN DESA
<p>Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, penataan desa meliputi pembentukan, penghapusan, penggabungan, perubahan status dan penetapan desa. Penataan desa me...
PEMIKIRAN SISTEM PEMBAGIAN LEMBAR PETA DAN PENOMORAN LEMBAR PETA DASAR SKALA BESAR DI INDONESIA
PEMIKIRAN SISTEM PEMBAGIAN LEMBAR PETA DAN PENOMORAN LEMBAR PETA DASAR SKALA BESAR DI INDONESIA
<p>Sistem pembagian dan penomoran lembar Peta Rupabumi Indonesia dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Terstruktur karena disusun berdasarkan suatu pola tertentu yang ...
PEMODELAN KUALITAS INFORMASI GEOSPASIAL DASAR DI INDONESIA
PEMODELAN KUALITAS INFORMASI GEOSPASIAL DASAR DI INDONESIA
Kualitas informasi geospasial pada peta dasar RBI, LPI, dan LLN merupakan informasi yang harus diketahui dan dinyatakan secara jelas untuk menjamin kualitas IG turunannya, yaitu pe...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

