Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Perencanaan Kehutanan dan Tata Lingkungan dalam Pendukung Penetapan Kawasan Hutan
View through CrossRef
Target penetapan kawasan hutan yang cukup besar pada akhir tahun 2023 dan sisa waktu yang sedikit memerlukan strategi penyiapan sumber daya manusia yang tepat. Artikel ini bertujuan menyajikan catatan strategi pengembangan kompetensi sumber daya manusia tersebut. Metode partisipatif dan studi literatur digunakan untuk mendapatkan data. Penyajian informasi dan analisis dituangkan menggunakan kerangka kerja Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation. Analisis kebutuhan yang dilakukan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan diperoleh beberapa jenis pengembangan kompetensi yang dibutuhkan termasuk target pesertanya. Desain pengembangan kompetensi yang dibutuhkan tersebut sebagian telah dibuat oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebagian lain disusun bersama, dan sisanya akan diprioritaskan pada waktu yang akan datang. Desain materi sebagian berupa bahan ajar elektronik yang disediakan dalam Learning Management System, sebagian lain dalam bahan ajar tercetak atau tidak tercetak untuk kegiatan pembelajaran offline. Implementasi pelatihan dilakukan secara terintegrasi antara metode online dan offline. Pengajar juga perpaduan antara Widyaiswara dari Pusat Diklat, widyaiswara dari Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tutor dari Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, serta tutor dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan. Evaluasi dilakukan saat akhir proses pembelajaran dan akan dilakukan paling cepat enam bulan setelah pelatihan. Integrasi pengembangan kompetensi sumber daya manusia ini terbukti cukup efektif dalam mendukung percepatan penetapan kawasan hutan. Oleh karena itu mereplikasi pada bidang lain dengan stakeholder terkait dengan memperbaiki kekurangannya adalah langkah yang baik dicoba.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat
Title: Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Perencanaan Kehutanan dan Tata Lingkungan dalam Pendukung Penetapan Kawasan Hutan
Description:
Target penetapan kawasan hutan yang cukup besar pada akhir tahun 2023 dan sisa waktu yang sedikit memerlukan strategi penyiapan sumber daya manusia yang tepat.
Artikel ini bertujuan menyajikan catatan strategi pengembangan kompetensi sumber daya manusia tersebut.
Metode partisipatif dan studi literatur digunakan untuk mendapatkan data.
Penyajian informasi dan analisis dituangkan menggunakan kerangka kerja Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation.
Analisis kebutuhan yang dilakukan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan diperoleh beberapa jenis pengembangan kompetensi yang dibutuhkan termasuk target pesertanya.
Desain pengembangan kompetensi yang dibutuhkan tersebut sebagian telah dibuat oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebagian lain disusun bersama, dan sisanya akan diprioritaskan pada waktu yang akan datang.
Desain materi sebagian berupa bahan ajar elektronik yang disediakan dalam Learning Management System, sebagian lain dalam bahan ajar tercetak atau tidak tercetak untuk kegiatan pembelajaran offline.
Implementasi pelatihan dilakukan secara terintegrasi antara metode online dan offline.
Pengajar juga perpaduan antara Widyaiswara dari Pusat Diklat, widyaiswara dari Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tutor dari Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, serta tutor dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan.
Evaluasi dilakukan saat akhir proses pembelajaran dan akan dilakukan paling cepat enam bulan setelah pelatihan.
Integrasi pengembangan kompetensi sumber daya manusia ini terbukti cukup efektif dalam mendukung percepatan penetapan kawasan hutan.
Oleh karena itu mereplikasi pada bidang lain dengan stakeholder terkait dengan memperbaiki kekurangannya adalah langkah yang baik dicoba.
Related Results
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Problematik Hukum dan Perlindungan Hak Masyarakat dalam Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kegiatan Perkebunan
Problematik Hukum dan Perlindungan Hak Masyarakat dalam Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kegiatan Perkebunan
ABSTRAK
Hubungan masyarakat dengan kawasan hutan telah terjalin begitu erat. Sayangnya hubungan ini belum didukung dengan tata kelola pemanfaatan dan penggunaan kawasan hutan yang ...
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT FOR TOURISM SECTOR (PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KAPASITASSUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MICE KHUSUSNYA PENYELENGGARA INSENTIVETRAVEL)
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT FOR TOURISM SECTOR (PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KAPASITASSUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MICE KHUSUSNYA PENYELENGGARA INSENTIVETRAVEL)
Pengembangan sumber daya manusia sektor Pariwisata merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam melakukan pembangunan berkesinambungan yang direncanakan melalui sektor Pariwisata ya...
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH DASAR ISLAM ABU DZAR KELURAHAN JOMBANG KECAMATAN CIPUTAT
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH DASAR ISLAM ABU DZAR KELURAHAN JOMBANG KECAMATAN CIPUTAT
Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...

