Javascript must be enabled to continue!
Agama dalam Perspektif Emile Durkheim
View through CrossRef
Dalam bukunya yang berjudul The Elementary Forms of Religious Life (1912), Emile Durkheim menaruh perhatian untuk menemukan hal-hal fundamental atau elemen dasar yang membentuk agama melalui kehidupan religius masyarakat primitif. Penelitiannya terhadap masyarakat primitif memperlihatkan praktek agama paling dasariah/elementer yang pernah ada. Menurut Durkheim, kita tidak dapat memahami agama paling modern tanpa menelusuri sejarah dari berbagai peranan yang telah membentuknya. Sejarah memungkinkan kita untuk mengurai suatu institusi sampai kepada komponen-komponen pembentuknya. Jika kita ingin menjelaskan sesuatu yang berkaitan dengan manusia, kita harus memulai dengan kembali kepada bentuk paling sederhana dan paling tua dari hal tersebut. Oleh karena itu, bila kita ingin memahami agama baik agama modern ataupun primitif, agama universal ataupun lokal, kita harus menelusuri kembali kepada bentuk agama yang paling sederhana dan tua, yang dalam hal ini adalah Totemisme.
Title: Agama dalam Perspektif Emile Durkheim
Description:
Dalam bukunya yang berjudul The Elementary Forms of Religious Life (1912), Emile Durkheim menaruh perhatian untuk menemukan hal-hal fundamental atau elemen dasar yang membentuk agama melalui kehidupan religius masyarakat primitif.
Penelitiannya terhadap masyarakat primitif memperlihatkan praktek agama paling dasariah/elementer yang pernah ada.
Menurut Durkheim, kita tidak dapat memahami agama paling modern tanpa menelusuri sejarah dari berbagai peranan yang telah membentuknya.
Sejarah memungkinkan kita untuk mengurai suatu institusi sampai kepada komponen-komponen pembentuknya.
Jika kita ingin menjelaskan sesuatu yang berkaitan dengan manusia, kita harus memulai dengan kembali kepada bentuk paling sederhana dan paling tua dari hal tersebut.
Oleh karena itu, bila kita ingin memahami agama baik agama modern ataupun primitif, agama universal ataupun lokal, kita harus menelusuri kembali kepada bentuk agama yang paling sederhana dan tua, yang dalam hal ini adalah Totemisme.
.
Related Results
DURKHEİM‘IN İNTİHAR YAKLAŞIMINA YÖNELİK ELEŞTİRİLER
DURKHEİM‘IN İNTİHAR YAKLAŞIMINA YÖNELİK ELEŞTİRİLER
Sosyolojinin kurucularından olan Durkheim’ın görüşleri sadece kendi dönemini etkilemekle kalmamış günümüzde de önemini korumuştur. Durkheim’ın anomi, intihar, toplumsal dayanışma v...
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peran Guru Rupaka Dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu
Peranan Guru Rupaka sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agama. Selain sebagai pendorong bagi anak dan pemuda dalam pembelajaran agama Hindu, Guru Rupaka merupakan suri tula...
The Oxford Handbook of Émile Durkheim
The Oxford Handbook of Émile Durkheim
Abstract
Émile Durkheim remains one of the most controversial, and deeply misunderstood, classic figures of social theory. His work differs from the dominant version...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Durkheim and the New Sociology of Morality
Durkheim and the New Sociology of Morality
Abstract
Durkheim’s writings on morality are examined, distinguishing his earlier, more familiar account from later developments that advance new ideas relevant to p...
EMILE DURKHEIM
EMILE DURKHEIM
Memahami posisi seorang Durkheim, sebenarnya seorang murid yang ragu-ragu terhadap pemikiran Comte. Sebagai seorang murid, Durkheim tetap setia pada ajaran Comte yang merupakan per...
Teaching Durkheim
Teaching Durkheim
Abstract
Emile Durkheim's work on religion occupies a central place in religious studies classrooms today. Durkheim is widely taught, in the social sciences and in p...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...

