Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Saluran Pemasaran Seledri (Apium graveolens L.) Di Sukamara Kampung Sayur Mbaroh Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan: mengetahui saluran pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan, margin, farmer’s share, efisiensi pemasaran dan permasalahan dalam saluran pemasaran seledri Kampung Sayur Mbaroh.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei.  Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling.  Saluran pemasaran dilakukan dengan menggunakan metode Snowball.  Jumlah responden yang diamati ada 29 orang terdiri dari 11 orang petani, 4 orang pedagang pengumpul, 8 orang pedagang pengecer dan 6 orang konsumen.  Hasil penelitian yang didapat: saluran pemasaran 1, petani-konsumen akan tetapi tidak diperoleh dalam penelitian ini, saluran pemasaran 2, petani-pedagang pengumpul-konsumen dan saluran pemasaran 3, petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen.  Pada saluran pemasaran 2 memiliki total biaya pemasaran perikat Rp 711,32,- (80 gram), margin pemasaran perikat sebesar Rp 4.000,- (80 gram), keuntungan pemasaran perikat sebesar Rp 9.288,68,- (80 gram) dan farmer’s share sebesar 60 %. Pada saluran pemasaran 3 memiliki total biaya pemasaran perikat sebesar Rp 1.340,56,- (80 gram), margin pemasaran perikat sebesar Rp 4.500,- (80 gram), keuntungan total perikat Rp. 8.659,44,- (80 gram) dan farmer’s share sebesar 55 %.  Saluran pemasaran yang paling efisien terdapat pada saluran pemasaran 2.  Permasalahan yang terjadi pada pemasaran ini adalah seledri mudah rusak dan mudah busuk
Title: Saluran Pemasaran Seledri (Apium graveolens L.) Di Sukamara Kampung Sayur Mbaroh Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru
Description:
Penelitian ini bertujuan: mengetahui saluran pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan, margin, farmer’s share, efisiensi pemasaran dan permasalahan dalam saluran pemasaran seledri Kampung Sayur Mbaroh.
  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei.
  Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling.
  Saluran pemasaran dilakukan dengan menggunakan metode Snowball.
  Jumlah responden yang diamati ada 29 orang terdiri dari 11 orang petani, 4 orang pedagang pengumpul, 8 orang pedagang pengecer dan 6 orang konsumen.
  Hasil penelitian yang didapat: saluran pemasaran 1, petani-konsumen akan tetapi tidak diperoleh dalam penelitian ini, saluran pemasaran 2, petani-pedagang pengumpul-konsumen dan saluran pemasaran 3, petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen.
  Pada saluran pemasaran 2 memiliki total biaya pemasaran perikat Rp 711,32,- (80 gram), margin pemasaran perikat sebesar Rp 4.
000,- (80 gram), keuntungan pemasaran perikat sebesar Rp 9.
288,68,- (80 gram) dan farmer’s share sebesar 60 %.
Pada saluran pemasaran 3 memiliki total biaya pemasaran perikat sebesar Rp 1.
340,56,- (80 gram), margin pemasaran perikat sebesar Rp 4.
500,- (80 gram), keuntungan total perikat Rp.
8.
659,44,- (80 gram) dan farmer’s share sebesar 55 %.
  Saluran pemasaran yang paling efisien terdapat pada saluran pemasaran 2.
  Permasalahan yang terjadi pada pemasaran ini adalah seledri mudah rusak dan mudah busuk.

Related Results

Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
EFISIENSI SALURAN PEMASARAN DURIAN (Durio zibethinus) DI DESA MLANCU KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI
EFISIENSI SALURAN PEMASARAN DURIAN (Durio zibethinus) DI DESA MLANCU KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Farmer’s Share, Marjin Pemasaran dan Efisiensi Pemasaran durian di Desa Mlancu Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri. Metode ...
Analisis Pemasaran Kecap Kedelai di Desa Juntinyuat Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu
Analisis Pemasaran Kecap Kedelai di Desa Juntinyuat Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran kecap kedelai di Desa Juntinyuat dan menganalisis biaya, keuntungan, marjin, farmer’s share dan efisiensi pemasaran kec...
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOPRA
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOPRA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Saluran pemasaran kopra mulai dari produsen sampai ke konsumen, 2) Besarnya marjin, biaya pemasaran pada masing-masing saluran pemasara...
Pembuatan Teh Herbal Berbasis Kearifan Lokal Daun Seledri Di Desa Sumberejo Batu Dengan Pemasaran Melalui Program Website Terintegrasi
Pembuatan Teh Herbal Berbasis Kearifan Lokal Daun Seledri Di Desa Sumberejo Batu Dengan Pemasaran Melalui Program Website Terintegrasi
Sayur seledri telah menjadi produk utama unggulan di Desa Sumberejo Kota Batu. Berdasarkan potensi dan masalah yang disebutkan, tanaman seledri memiliki ketersediaan melimpah namun...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...

Back to Top