Javascript must be enabled to continue!
EPISTEMOLOGI TAFSIR MAFATIH AL-GHAYB KARYA FAKHR AL-DIN AL-RAZI : KAJIAN ATAS PENDEKATAN RASIONAL DAN TEOLOGIS
View through CrossRef
Penelitian ini menganalisis metodologi penafsiran fakhruddini ar-Razi dalam mafatih al-Ghayb, sebuah tafsir Al-Quran yang menggabungkan pendekatan linguistik, teologis, filosofis, dan sufistik. melalui analisis konten kualitatif terhadap sumber primer (kitab tafsir) dan literatur sekunder, studi ini mengungkap integrasi unik ar-Razi antara naql (dalil tekstual) dan 'aql (analisis rasional), terutama dalam penafsiran Q.S Thaha: 5. Sebagai teolog Asy'ari dan ahli fiqih syafi'i, ar-Razi menggunakan ta'wil (interpretasi metaforis) untuk menolak tasybih (antropomorfisme) sekaligus membela akidah sunni dari tantangan mu'tazilah dan filsafat. Ciri khas tafsirnya meliputi analisis kebahasaan yang ketat, sintesis multi disiplin (e.g . astronomi, fiqh ) dan dialektika(jadal) .meski dikritik karena kerumitan, mafatih al-ghayb tetap menjadi rujukan utama berkat keseimbangannya antara tradisi dan rasionalitas, serta relevansinya bagi hermeunetika Al-Quran kontemporer.
Sekolah Tinggi Ilmu Al Qur’an Miftahul Huda Rawalo
Title: EPISTEMOLOGI TAFSIR MAFATIH AL-GHAYB KARYA FAKHR AL-DIN AL-RAZI : KAJIAN ATAS PENDEKATAN RASIONAL DAN TEOLOGIS
Description:
Penelitian ini menganalisis metodologi penafsiran fakhruddini ar-Razi dalam mafatih al-Ghayb, sebuah tafsir Al-Quran yang menggabungkan pendekatan linguistik, teologis, filosofis, dan sufistik.
melalui analisis konten kualitatif terhadap sumber primer (kitab tafsir) dan literatur sekunder, studi ini mengungkap integrasi unik ar-Razi antara naql (dalil tekstual) dan 'aql (analisis rasional), terutama dalam penafsiran Q.
S Thaha: 5.
Sebagai teolog Asy'ari dan ahli fiqih syafi'i, ar-Razi menggunakan ta'wil (interpretasi metaforis) untuk menolak tasybih (antropomorfisme) sekaligus membela akidah sunni dari tantangan mu'tazilah dan filsafat.
Ciri khas tafsirnya meliputi analisis kebahasaan yang ketat, sintesis multi disiplin (e.
g .
astronomi, fiqh ) dan dialektika(jadal) .
meski dikritik karena kerumitan, mafatih al-ghayb tetap menjadi rujukan utama berkat keseimbangannya antara tradisi dan rasionalitas, serta relevansinya bagi hermeunetika Al-Quran kontemporer.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Extracting al-Razi’s Quranic Notion on Epidemic from His Magnum Opus Mafatih al-Ghayb
Extracting al-Razi’s Quranic Notion on Epidemic from His Magnum Opus Mafatih al-Ghayb
The COVID-19 pandemic that struck the world has changed the landscape of human life post-21st century. The existence of such epidemic diseases has also been recorded in the world h...
PENAFSIRAN AL-QUR’AN DENGAN FILSAFAT: TELAAH KITAB MAFĀTĪḤ AL-GHAYB FAKHRUDDĪN AL-RĀZĪ
PENAFSIRAN AL-QUR’AN DENGAN FILSAFAT: TELAAH KITAB MAFĀTĪḤ AL-GHAYB FAKHRUDDĪN AL-RĀZĪ
Qur’anic exegesis has existed since the life of the Prophet Muhammad. It is divided into two forms, i.e. bi alma’thūr and bi al-ra’y. Tafsir Falsafi is part of tafsir bil ra’y, whi...
Daur Air Perspektif Eko-Teologis: Kajian Komparatif Tafsir al-Rāzī dan Quraish Shihab atas QS. An-Nur [24]:43
Daur Air Perspektif Eko-Teologis: Kajian Komparatif Tafsir al-Rāzī dan Quraish Shihab atas QS. An-Nur [24]:43
Fenomena air dan siklusnya adalah salah satu tema utama dalam Al-Qur’an, sebagaimana diuraikan dalam QS. An-Nur [24]:43 yang menjelaskan proses pembentukan awan, datangnya hujan, d...
STUDI KITAB TAFSIR MAFATIH AL-GHAIB KARYA AR-RAZI
STUDI KITAB TAFSIR MAFATIH AL-GHAIB KARYA AR-RAZI
Ar-Razi merupakan seorang cendekiawan yang mendedikasikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan. Perjalanan keilmuan ar-Razi telah membawanya menjadi cendekiawan yang menguasai berbagai ...
Epistemologi Tafsir: Mengurai Relasi Filsafat dengan Al-Qur’an
Epistemologi Tafsir: Mengurai Relasi Filsafat dengan Al-Qur’an
The Quran interpretation is always developing and shifting, from tafsir bil riwayat to the tafsir bil ra'yu. This shift and development cannot be separated from the search for mean...
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
STUDI KRITIS TAFSIR AL-MANAR KARYA MUHAMMAD ABBDUH DAN RASYID RIDLA
Al-Qur’an, dalam tradisi pemikiran Islam, telah melahirkan sederetan teks turunan yang demikian luas dan mengagumkan yang disebut Tafsir. Tafsir al-Qur’an adalah penjelasan tentang...

