Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Seni Rupa di Era Disrupsi: Dampak Teknologi dalam Medan Sosial Seni Rupa

View through CrossRef
Era disrupsi melahirkan perubahan besar dalam dunia seni rupa, dipicu oleh perkembangan teknologi digital-virtual dalam revolusi industri 4.0. Artikel ini mengkaji tentang eksistensi seni rupa di era disrupsi. Sejauhmana teknologi berdampak dalam medan sosial seni rupa, apakah teknologi dapat mengancam eksistensi perupa atau seniman, dan apakah teknologi dapat mereduksi nilai-nilai karya seni rupa konvensional. Sejalan dengan metode deskriptif-kualitatif, pembahasan dilakukan berdasarkan pendekatan sosiologi seni, didukung dengan pendekatan visual culture dan kreativitas seni. Hasil kajian menjelaskan bahwa: Pertama, teknologi era disrupsi secara umum berdampak positif dalam medan sosial seni rupa. Dalam medan sosial penciptaan, teknologi mendukung sistem kerja yang lebih praktis dan produktif. Dalam medan sosial penyajian seni, teknologi virtual sangat mendukung sosialisasi dan promosi karya secara luas. Begitu juga dalam medan sosial pengkajian seni, teknologi virtual dapat mengundang partisipasi masyarakat global. Kedua, teknologi tidak dapat menggantikan eksistensi perupa yang berorientasi ekspresi estetis, kecuali yang berorientasi menghasilkan karya fungsional. Secara umum, teknologi mendukung aktivitas kesenirupaan. Ketiga, nilai seni rupa tidak tereduksi oleh teknologi, karena nilai karya melekat pada karakter atau roh yang dilahirkan perupa, bukan yang dihasilkan teknologi.
Title: Seni Rupa di Era Disrupsi: Dampak Teknologi dalam Medan Sosial Seni Rupa
Description:
Era disrupsi melahirkan perubahan besar dalam dunia seni rupa, dipicu oleh perkembangan teknologi digital-virtual dalam revolusi industri 4.
Artikel ini mengkaji tentang eksistensi seni rupa di era disrupsi.
Sejauhmana teknologi berdampak dalam medan sosial seni rupa, apakah teknologi dapat mengancam eksistensi perupa atau seniman, dan apakah teknologi dapat mereduksi nilai-nilai karya seni rupa konvensional.
Sejalan dengan metode deskriptif-kualitatif, pembahasan dilakukan berdasarkan pendekatan sosiologi seni, didukung dengan pendekatan visual culture dan kreativitas seni.
Hasil kajian menjelaskan bahwa: Pertama, teknologi era disrupsi secara umum berdampak positif dalam medan sosial seni rupa.
Dalam medan sosial penciptaan, teknologi mendukung sistem kerja yang lebih praktis dan produktif.
Dalam medan sosial penyajian seni, teknologi virtual sangat mendukung sosialisasi dan promosi karya secara luas.
Begitu juga dalam medan sosial pengkajian seni, teknologi virtual dapat mengundang partisipasi masyarakat global.
Kedua, teknologi tidak dapat menggantikan eksistensi perupa yang berorientasi ekspresi estetis, kecuali yang berorientasi menghasilkan karya fungsional.
Secara umum, teknologi mendukung aktivitas kesenirupaan.
Ketiga, nilai seni rupa tidak tereduksi oleh teknologi, karena nilai karya melekat pada karakter atau roh yang dilahirkan perupa, bukan yang dihasilkan teknologi.

Related Results

SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR RAGAM HIAS DENGAN KEMAMPUAN MEMBATIK SISWA SMA SWASTA SANTA LUSIA
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR RAGAM HIAS DENGAN KEMAMPUAN MEMBATIK SISWA SMA SWASTA SANTA LUSIA
Learning the art and culture of batik material at the Santa Lucia Sei Rotan Private High School has not led to the development of the ability to draw ornaments. This is because the...
INTERAKSI SIMBOLIK DALAM LUKISAN œKAMPUNG KARO KARYA RASINTA TARIGAN
INTERAKSI SIMBOLIK DALAM LUKISAN œKAMPUNG KARO KARYA RASINTA TARIGAN
Rasinta Tarigan is a Karo artist who created  a painting titled œKampung Karo with the romance of Karo people™s lives. He emphasized the cultural values of the Karo people in the ...
DINAMIKA DAN KRISIS TOLERANSI DI INDONESIA DALAM ERA DISRUPSI
DINAMIKA DAN KRISIS TOLERANSI DI INDONESIA DALAM ERA DISRUPSI
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Dengan perkembangan zaman yang memasuki era disrupsi, perubahan yang terjadi lebi...
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
Art criticism is a process of evaluating and inputting a work of art. The purpose of doing art criticism is to provide improvements to a work of art to make it even better. The met...
Model Kepemimpinan Rohani di Era Disrupsi
Model Kepemimpinan Rohani di Era Disrupsi
Leadership is a fundamental part of a life order. There is an element of leadership in all aspects of life. Leadership in the family, leadership at work, school leadership, campus ...
Membongkar Mitos Disrupsi Teknologi
Membongkar Mitos Disrupsi Teknologi
Evolusi teknologi yang cepat dan adopsinya telah mengubah permainan, menyentuh setiap aspek kehidupan kita sehari-hari. Terdapat banyak tantangan dan risiko disrupsi digital dalam ...

Back to Top