Javascript must be enabled to continue!
Kontribusi Karakteristik Ibu Terhadap kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-36 Bulan Di Sleman Yogyakarta
View through CrossRef
Stunting pada masa balita perlu mendapat perhatian khusus termasuk pada anak usia 24-36 bulan. Usia 24-36 bulan merupakan usia anak yang mengalami perkembangan pesat dalam kemampuan kognitif dan motorik. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian stunting pada anak, antara lain karakteristik ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kontribusi karakteristik ibu terhadap kejadian stunting pada anak usia 24-36 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Desa Sendang Mulyo Minggir Sleman Yogyakarta. Sampel yang diambil sebanyak 75 anak usia 24-36 bulan dengan teknik purposive sampling. Analisis data bivariat menggunakan Chi Square dan Fisher Exact Test dan analisis multivariat menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ibu (p value=0,000), pengetahuan ibu (p value=0,022) dan pemberian ASI Ekslusif (p value=0,011) yang artinya terdapat hubungan dengan kejadian stunting. Sedangkan status pekerjaan ibu (p value=0,217) tidak signifikan berhubungan dengan kejadian stunting. Berdasarkan analisis multivariat regresi linier menunjukkan hasil bahwa pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, dan pemberian ASI Ekslusif bersama-sama mempunyai kontribusi terhadap kejadian stunting sebesar 88,2%. Perlu peningkatan program multisektoral dengan melibatkan semua lapisan masyarakat untuk mengurangi kejadian stunting.
STIKES Wira Husada Yogyakarta
Title: Kontribusi Karakteristik Ibu Terhadap kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-36 Bulan Di Sleman Yogyakarta
Description:
Stunting pada masa balita perlu mendapat perhatian khusus termasuk pada anak usia 24-36 bulan.
Usia 24-36 bulan merupakan usia anak yang mengalami perkembangan pesat dalam kemampuan kognitif dan motorik.
Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian stunting pada anak, antara lain karakteristik ibu.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kontribusi karakteristik ibu terhadap kejadian stunting pada anak usia 24-36 bulan.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Desa Sendang Mulyo Minggir Sleman Yogyakarta.
Sampel yang diambil sebanyak 75 anak usia 24-36 bulan dengan teknik purposive sampling.
Analisis data bivariat menggunakan Chi Square dan Fisher Exact Test dan analisis multivariat menggunakan regresi linier.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ibu (p value=0,000), pengetahuan ibu (p value=0,022) dan pemberian ASI Ekslusif (p value=0,011) yang artinya terdapat hubungan dengan kejadian stunting.
Sedangkan status pekerjaan ibu (p value=0,217) tidak signifikan berhubungan dengan kejadian stunting.
Berdasarkan analisis multivariat regresi linier menunjukkan hasil bahwa pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, dan pemberian ASI Ekslusif bersama-sama mempunyai kontribusi terhadap kejadian stunting sebesar 88,2%.
Perlu peningkatan program multisektoral dengan melibatkan semua lapisan masyarakat untuk mengurangi kejadian stunting.
Related Results
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-36 BULAN DI KECAMATAN PATI, KABUPATEN PATI
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 12-36 BULAN DI KECAMATAN PATI, KABUPATEN PATI
Latar Belakang:. Tahun 2007, prevalensi stunting pada balita di kabupaten Pati adalah 42,2%. Stunting dapat berakibat pada penurunan produktivitas, peningkatan risiko penyakit dege...
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan
Hubungan Asupan Energi Protein, Status Penyakit Infeksi, dan Pendidikan Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan
Stunting merupakan pertumbuhan fisik tinggi badan yang tidak normal sesuai dengan umur. Stunting dipengaruhi oleh multifactor diantaranya adalah asupan energi, protein, status pen...
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Karakteristik Ibu Hamil terhadap Perilaku Pencegahan Stunting
Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sumatera barat mencatat tahun 2024, angka kejadian stunting 23,6% masih diatas rata-rata nasional 21,6 % dan target pemerintah sebesar 14% di ta...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
PENTINGYA PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA ANAK di KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah pedesaan dan terpencil di Kabupaten Kupang. Provinsi Nusa Tenggara T...
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DENPASAR BARAT
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DENPASAR BARAT
Latar belakang: Kejadian stunting masih ditemukan sampai saat ini. Stunting berhubungan dengan pola makan tetapi masih ditemukan adanya pola makan yang tidak tepat khususnya pada a...
Faktor Risiko Stunting Balita pada Masa New Normal Covid-19 di Puskesmas Sukawati I Kabupaten Gianyar, Bali
Faktor Risiko Stunting Balita pada Masa New Normal Covid-19 di Puskesmas Sukawati I Kabupaten Gianyar, Bali
Stunting adalah masalah pertumbuhan akibat kurangnya pemberian nutrisi yang optimal. Dunia sedang menghadapi Pandemi global COVID-19 mempengaruhi peningkatan kasus stunting karena ...
Hubungan Pernikahan Usia Dini Terhadap Kejadian Stunting di Kecamatan Anreapi
Hubungan Pernikahan Usia Dini Terhadap Kejadian Stunting di Kecamatan Anreapi
Stunting sudah menjadi salah satu permasalahan gizi besar yang dihadapi dunia, khususnya di negara-negara miskin dan berkembang. Stunting sendiri merupakan status gizi yang diseba...


