Javascript must be enabled to continue!
PK - TIDAK MENULAR (PANDU KESEHATAN PENYAKIT KRONIS - TIDAK MENULAR)
View through CrossRef
Keprihatinan terhadap peningkatan prevalensi PTM telah mendorong lahirnya kesepakatan tentang strategi global dalam pencegahan dan pengendalian PTM, khususnya di negara berkembang. Indonesia saat ini menghadapi beban ganda penyakit, yaitu penyakit menular dan Penyakit Tidak Menular. Perubahan pola penyakit tersebut sangat dipengaruhi antara lain oleh perubahan lingkungan, perilaku masyarakat, transisi demografi, teknologi, ekonomi dan sosial budaya. Tujuan dari pengabdian masyarakt ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan dan pengendalian penyakit kronis tidak menular serta peningkatan status kesehatan masyarakat anggota PRM 02 Pasuruhan Lor melalui pembentukan pandu kesehatan penyakit kronis tidak menular. Adapun permasalahan yang dihadapi Anggota PRM 02 Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat untuk melakukan pengelolaan dan pengendalian penyakit kronis tidak menular terutama penyakit darah tinggi atau hipertensi dan diabetes melitus. Solusi yang dapat dilakukan adalah penyuluhan kesehatan dengan penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami tentang pentingnya pengelolaan dan pengendalian penyakit kronis tidak menular. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penerapan Ipteks, tahapan sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi dan pelaporan. Dari kegiatan ini, terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, serta pembentukan pandu kesehatan penyakit kronis tidak menular yang berdampak pada peningkatan motivasi dan kepatuhan dalam pengendalian penyakit kronis tidak menular.
Kata Kunci: Pandu Kesehatan, Penyakit Kronis, Penyakit Tidak Menular
ABSTRACT
Concern about the increasing prevalence of NCDs has prompted an agreement on a global strategy for preventing and controlling NCDs, especially in developing countries. Indonesia is currently facing a double burden of disease, namely infectious diseases and non-communicable diseases. Changes in disease patterns are strongly influenced by, among other things, environmental changes, community behavior, demographic, technological, economic and socio-cultural transitions. The Objective of this community service is to increase knowledge about the management and control of non-communicable chronic diseases as well as improving the public health status of PRM 02 Pasuruhan Lor members through the formation of non-communicable chronic disease health guides. The problem faced by members of PRM 02 Pasuruhan Lor, Jati District, Kudus Regency, is the lack of public knowledge to manage and control non-communicable chronic diseases, especially high blood pressure or hypertension and diabetes mellitus. The solution that can be implemented is health education by providing clear and easy to understand information about the importance of managing and controlling non-communicable chronic diseases. The method of implementing this activity includes the application of science and technology, stages of socialization, implementation and evaluation and reporting. From this activity, there was an increase in knowledge, understanding, skills, as well as the formation of health guides for non-communicable chronic diseases which had an impact on increasing motivation and compliance in controlling non-communicable chronic diseases.
Keywords: Health Guide, Chronic Disease, Non-Communicable Diseases
Title: PK - TIDAK MENULAR (PANDU KESEHATAN PENYAKIT KRONIS - TIDAK MENULAR)
Description:
Keprihatinan terhadap peningkatan prevalensi PTM telah mendorong lahirnya kesepakatan tentang strategi global dalam pencegahan dan pengendalian PTM, khususnya di negara berkembang.
Indonesia saat ini menghadapi beban ganda penyakit, yaitu penyakit menular dan Penyakit Tidak Menular.
Perubahan pola penyakit tersebut sangat dipengaruhi antara lain oleh perubahan lingkungan, perilaku masyarakat, transisi demografi, teknologi, ekonomi dan sosial budaya.
Tujuan dari pengabdian masyarakt ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan dan pengendalian penyakit kronis tidak menular serta peningkatan status kesehatan masyarakat anggota PRM 02 Pasuruhan Lor melalui pembentukan pandu kesehatan penyakit kronis tidak menular.
Adapun permasalahan yang dihadapi Anggota PRM 02 Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat untuk melakukan pengelolaan dan pengendalian penyakit kronis tidak menular terutama penyakit darah tinggi atau hipertensi dan diabetes melitus.
Solusi yang dapat dilakukan adalah penyuluhan kesehatan dengan penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami tentang pentingnya pengelolaan dan pengendalian penyakit kronis tidak menular.
Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penerapan Ipteks, tahapan sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi dan pelaporan.
Dari kegiatan ini, terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman, ketrampilan, serta pembentukan pandu kesehatan penyakit kronis tidak menular yang berdampak pada peningkatan motivasi dan kepatuhan dalam pengendalian penyakit kronis tidak menular.
Kata Kunci: Pandu Kesehatan, Penyakit Kronis, Penyakit Tidak Menular
ABSTRACT
Concern about the increasing prevalence of NCDs has prompted an agreement on a global strategy for preventing and controlling NCDs, especially in developing countries.
Indonesia is currently facing a double burden of disease, namely infectious diseases and non-communicable diseases.
Changes in disease patterns are strongly influenced by, among other things, environmental changes, community behavior, demographic, technological, economic and socio-cultural transitions.
The Objective of this community service is to increase knowledge about the management and control of non-communicable chronic diseases as well as improving the public health status of PRM 02 Pasuruhan Lor members through the formation of non-communicable chronic disease health guides.
The problem faced by members of PRM 02 Pasuruhan Lor, Jati District, Kudus Regency, is the lack of public knowledge to manage and control non-communicable chronic diseases, especially high blood pressure or hypertension and diabetes mellitus.
The solution that can be implemented is health education by providing clear and easy to understand information about the importance of managing and controlling non-communicable chronic diseases.
The method of implementing this activity includes the application of science and technology, stages of socialization, implementation and evaluation and reporting.
From this activity, there was an increase in knowledge, understanding, skills, as well as the formation of health guides for non-communicable chronic diseases which had an impact on increasing motivation and compliance in controlling non-communicable chronic diseases.
Keywords: Health Guide, Chronic Disease, Non-Communicable Diseases
.
Related Results
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Setiap manusia pernah mengalami sakit.Penyakit yang diderita oleh setiap makhluk berbeda satu dan yang lainnya.Sakit merupakan suatu keadaan diman...
Makalah Pendidikan Kesehatan Tentang Penyakit Menular
Makalah Pendidikan Kesehatan Tentang Penyakit Menular
AbstrakTujuan : penyakit menular merupakan penyakit yang harus diwaspadai karena menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia. Beberapa dari penyakit menular dapat ditularka...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
PKM Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Desa Ciputri
PKM Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Desa Ciputri
Kegiatan yang dilaksanakan yaitu Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Pembagian Masker dan Hand Sanitizer. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN ANGGOEYA: “KONSEP PROMOTIF DAN PREVENTIF PENYAKIT TIDAK MENULAR DALAM UPAYA MENDUKUNG SDGS”
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN ANGGOEYA: “KONSEP PROMOTIF DAN PREVENTIF PENYAKIT TIDAK MENULAR DALAM UPAYA MENDUKUNG SDGS”
Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang. Tingkat kejadian peny...
Sehat Bersama Kelompok Arisan Melalui Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM)
Sehat Bersama Kelompok Arisan Melalui Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM)
Kegiatan arisan merupakan rutinitas yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu di Indonesia. Umumnya kegiatan ini diisi dengan berkumpul untuk mengocok arisan dan menyantap hidangan yang...
Literature Review : Pengaruh Mengunyah Xylitol Terhadap Ph Saliva Dan Rasa Haus Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit
Literature Review : Pengaruh Mengunyah Xylitol Terhadap Ph Saliva Dan Rasa Haus Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit
Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronis merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insiden penyakit ginjal yang meningkat. Tujuan: Untuk meninjau pengaruh m...
PENGARUH DISCHARGE PLANNING SPIRITUAL PADA KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS
PENGARUH DISCHARGE PLANNING SPIRITUAL PADA KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS
Penyakit ginjal kronis merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat. Chronic Kidney Disease (CKD) atau penyakit ginjal kronis adalah kondisi progresif ginjal yang mengal...

