Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Representasi Transformasi Emosional dan Tanggung Jawab Sosial dalam Perjalanan Karakter Molly Gunn dalam Film Uptown Girls

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji representasi transformasi emosional dan tanggung jawab sosial dalam perjalanan karakter Molly Gunn dalam film Uptown Girls (2003). Fokus analisis tertuju pada bagaimana narasi dan elemen visual film menggambarkan perkembangan emosional Molly dari ketidakdewasaan menuju kedewasaan yang ditandai dengan empati dan kepedulian sosial. Pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif dan semiotik digunakan untuk mengidentifikasi dinamika karakter melalui adegan-adegan kunci. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan Molly dengan Ray, seorang anak dengan trauma emosional, menjadi katalis bagi pertumbuhan emosinya, mencerminkan nilai-nilai emotional intelligence dan tanggung jawab sosial. Transformasi ini diperkuat oleh penggambaran realistis emosi melalui akting dan narasi visual, yang resonansinyadapat memengaruhi pemahaman penonton tentang moralitas dan empati. Studi ini menegaskan peran film sebagai medium untuk merefleksikan perkembangan psikologis dan sosial individu, khususnya dalam konteks perempuan. ABSTRACT This study examines the representation of emotional transformation and social responsibility in the journey of Molly Gunn's character in the film Uptown Girls (2003). The focus of the analysis is on how the film's narrative and visual elements depict Molly's emotional development from immaturity to maturity, marked by empathy and social awareness. A qualitative approach using narrative and semiotic analysis methods is used to identify character dynamics through key scenes. This study finds that Molly's relationship with Ray, a child with emotional trauma, becomes a catalyst for her emotional growth, reflecting the values of emotional intelligence and social responsibility. This transformation is reinforced by the realistic portrayal of emotions through acting and visual narrative, whose resonance can influence the audience's understanding of morality and empathy. This study affirms the role of film as a medium for reflecting on individual psychological and social development, particularly in the context of women.
Title: Representasi Transformasi Emosional dan Tanggung Jawab Sosial dalam Perjalanan Karakter Molly Gunn dalam Film Uptown Girls
Description:
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji representasi transformasi emosional dan tanggung jawab sosial dalam perjalanan karakter Molly Gunn dalam film Uptown Girls (2003).
Fokus analisis tertuju pada bagaimana narasi dan elemen visual film menggambarkan perkembangan emosional Molly dari ketidakdewasaan menuju kedewasaan yang ditandai dengan empati dan kepedulian sosial.
Pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif dan semiotik digunakan untuk mengidentifikasi dinamika karakter melalui adegan-adegan kunci.
Penelitian ini menemukan bahwa hubungan Molly dengan Ray, seorang anak dengan trauma emosional, menjadi katalis bagi pertumbuhan emosinya, mencerminkan nilai-nilai emotional intelligence dan tanggung jawab sosial.
Transformasi ini diperkuat oleh penggambaran realistis emosi melalui akting dan narasi visual, yang resonansinyadapat memengaruhi pemahaman penonton tentang moralitas dan empati.
Studi ini menegaskan peran film sebagai medium untuk merefleksikan perkembangan psikologis dan sosial individu, khususnya dalam konteks perempuan.
ABSTRACT This study examines the representation of emotional transformation and social responsibility in the journey of Molly Gunn's character in the film Uptown Girls (2003).
The focus of the analysis is on how the film's narrative and visual elements depict Molly's emotional development from immaturity to maturity, marked by empathy and social awareness.
A qualitative approach using narrative and semiotic analysis methods is used to identify character dynamics through key scenes.
This study finds that Molly's relationship with Ray, a child with emotional trauma, becomes a catalyst for her emotional growth, reflecting the values of emotional intelligence and social responsibility.
This transformation is reinforced by the realistic portrayal of emotions through acting and visual narrative, whose resonance can influence the audience's understanding of morality and empathy.
This study affirms the role of film as a medium for reflecting on individual psychological and social development, particularly in the context of women.

Related Results

SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
Analisis Pengaruh Tanggung Jawab dalam Keluarga terhadap Beban Emosional Anak Terkecil
Analisis Pengaruh Tanggung Jawab dalam Keluarga terhadap Beban Emosional Anak Terkecil
Keluarga memainkan peran penting dalam membentuk kesejahteraan emosional anak melalui pembagian peran dan tanggung jawab. Namun, tanggung jawab keluarga yang tidak sesuai dengan us...
Implementasi Pendidikan Karakter Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipining Bogor
Implementasi Pendidikan Karakter Peserta Didik Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipining Bogor
Pendidikan karakter mulai digulirkan sejak tahun 2010 dan masih berlaku hingga sekarang. Dalam pendidikan karakter terdapat beberapa nilai salah satunya tanggung jawab. Karakter ta...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Anak Di Desa Gribig
Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Anak Di Desa Gribig
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam pendidikan karakter tanggung jawab anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggun...
Penerapan Gerakan Karakter Sejuk Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Diploma III Kebidanan
Penerapan Gerakan Karakter Sejuk Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Diploma III Kebidanan
Berdasarkan kajian literatur, survei, dan pengalaman di lapangan, pelayanan kebidanan belum sesuai dengan harapan. Salah satu penyebabnya adalah karakter yang dimiliki bidan belum ...

Back to Top