Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Batik Ecoprint pada Kelompok Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Warugunung Surabaya untuk Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
View through CrossRef
Permasalahan sampah organik dapat dikreasikan dengan cara membuat sebuah karya berbahan baku sampah itu sendiri. Masyarakat perlu diedukasi untuk pemanfaatan sampah organik menjadi sebuah karya yang kreatif sehingga memiliki sebuah nilai pakai dan nilai seni tersendiri salah satunya adalah Ecoprint. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pelatihan Batik Eco Print yang masih jarang dikenal oleh masyarakat umum khususnya di kalangan ibu-bu PKK di kelurahan Warugunung, Surabaya. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa mengembangkan ekonomi kreatif, selain menghasilkan ekonomi kreatif batik Ecoprint juga bisa menjadi bahan utama untuk menghasilkan pakaian yang digunakan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi 4 tahapan, yakni (1) persiapan/perencanaan, (2) survei kebutuhan, (3) pelaksanaan, (4) evaluasi. Pada tahap persiapan/perencanaan dilakukan Tim PKM melakukan wawancara dan mengadakan studi awal pada ibu-ibu PKK di kelurahan Warugunung. Hasil pelatihan ini menunjukkan peserta belum memahami teknik percampuran alami dari daun eco print, akan tetapi setelah beberapa percobaan peserta mampu mengkreasikan motif dan warna yang di buat pada batik tersebut dan bisa menambahkan sentuhan inovasi dalam motif tersebut. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan batik Ecoprint pada ibu-ibu PKK Warungun Surabaya dapat meningkatkan pemahaman dan inovasi dalam membuat batik sehingga diharapkan dapat meninkatkan kesejahteraan melalui inovasi ekonomi kreatif bagi peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini.
Batik Ecoprint Training for PKK Mothers' Group in Warugunung Sub-district, Surabaya, to Support Creative Economic Growth
Abstract
The issue of organic waste can be addressed through creative means by transforming waste materials into artistic creations. Educating the community on the utilization of organic waste for creative purposes, such as Ecoprint, can lead to added value and artistic significance. This community service project aimed to provide training on Batik Eco Print, a technique that is relatively less known among the general public, especially among PKK mothers in the Warugunung district of Surabaya. The training intended to foster the development of creative economy, as Batik Ecoprint not only generates economic opportunities but can also serve as a primary material for everyday clothing. The implementation method of this project consisted of four stages: (1) preparation/planning, (2) needs survey, (3) implementation, and (4) evaluation. During the preparation stage, the PKM team conducted interviews and preliminary studies with PKK mothers in Warugunung. The results of the training showed that participants initially lacked knowledge of the natural blending techniques of Eco Print leaves. However, after several experiments, they became proficient in creating unique motifs and colors on the batik fabric, adding innovative touches to the designs. In conclusion, this Batik Ecoprint training for PKK mothers in Warugunung, Surabaya, improved their understanding and innovation in creating batik, thereby fostering creative economic development and enhancing the well-being of the participants involved in this community service initiative.
Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat - LITPAM
Title: Pelatihan Batik Ecoprint pada Kelompok Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Warugunung Surabaya untuk Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Description:
Permasalahan sampah organik dapat dikreasikan dengan cara membuat sebuah karya berbahan baku sampah itu sendiri.
Masyarakat perlu diedukasi untuk pemanfaatan sampah organik menjadi sebuah karya yang kreatif sehingga memiliki sebuah nilai pakai dan nilai seni tersendiri salah satunya adalah Ecoprint.
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pelatihan Batik Eco Print yang masih jarang dikenal oleh masyarakat umum khususnya di kalangan ibu-bu PKK di kelurahan Warugunung, Surabaya.
Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa mengembangkan ekonomi kreatif, selain menghasilkan ekonomi kreatif batik Ecoprint juga bisa menjadi bahan utama untuk menghasilkan pakaian yang digunakan sehari-hari.
Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi 4 tahapan, yakni (1) persiapan/perencanaan, (2) survei kebutuhan, (3) pelaksanaan, (4) evaluasi.
Pada tahap persiapan/perencanaan dilakukan Tim PKM melakukan wawancara dan mengadakan studi awal pada ibu-ibu PKK di kelurahan Warugunung.
Hasil pelatihan ini menunjukkan peserta belum memahami teknik percampuran alami dari daun eco print, akan tetapi setelah beberapa percobaan peserta mampu mengkreasikan motif dan warna yang di buat pada batik tersebut dan bisa menambahkan sentuhan inovasi dalam motif tersebut.
Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan batik Ecoprint pada ibu-ibu PKK Warungun Surabaya dapat meningkatkan pemahaman dan inovasi dalam membuat batik sehingga diharapkan dapat meninkatkan kesejahteraan melalui inovasi ekonomi kreatif bagi peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini.
Batik Ecoprint Training for PKK Mothers' Group in Warugunung Sub-district, Surabaya, to Support Creative Economic Growth
Abstract
The issue of organic waste can be addressed through creative means by transforming waste materials into artistic creations.
Educating the community on the utilization of organic waste for creative purposes, such as Ecoprint, can lead to added value and artistic significance.
This community service project aimed to provide training on Batik Eco Print, a technique that is relatively less known among the general public, especially among PKK mothers in the Warugunung district of Surabaya.
The training intended to foster the development of creative economy, as Batik Ecoprint not only generates economic opportunities but can also serve as a primary material for everyday clothing.
The implementation method of this project consisted of four stages: (1) preparation/planning, (2) needs survey, (3) implementation, and (4) evaluation.
During the preparation stage, the PKM team conducted interviews and preliminary studies with PKK mothers in Warugunung.
The results of the training showed that participants initially lacked knowledge of the natural blending techniques of Eco Print leaves.
However, after several experiments, they became proficient in creating unique motifs and colors on the batik fabric, adding innovative touches to the designs.
In conclusion, this Batik Ecoprint training for PKK mothers in Warugunung, Surabaya, improved their understanding and innovation in creating batik, thereby fostering creative economic development and enhancing the well-being of the participants involved in this community service initiative.
Related Results
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
TEKNIK PEWARNAAN ALAM PADA KAIN BATIK DI KOTA JAMBI (Studi Kasus pada Batik Jambi Ariny Kelurahan Pasir Panjang Jambi Seberang)
Batik is the result of the handicrafts of the Indonesian people that are hundreds of years old. The main characteristic of batik cloth is in terms of batik coloring. One of the nat...
ANALISIS PROSES KREATIF PEMBUATAN BATIK PENDULUM DI RUMAH BATIK KOMAR
ANALISIS PROSES KREATIF PEMBUATAN BATIK PENDULUM DI RUMAH BATIK KOMAR
Pendulum batik is a batik created by Mr. Komarudin Kudiya. The creation of this batik was inspired by the pendulum technique used for coloring abstract styles in paintings. Mr. Kom...
Pelatihan Diversifikasi Produk Batik Ecoprint Guna Meningkatkan Daya Jual dan Daya Tarik Produk
Pelatihan Diversifikasi Produk Batik Ecoprint Guna Meningkatkan Daya Jual dan Daya Tarik Produk
ABSTRAK
Program diversifikasi produk ecoprint ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal pengembangan penggunaan teknik ecoprint dalam r...
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Analisis Ekonomi terhadap Biaya Produksi, Harga Pokok, dan Penawaran ‘Ibu Paini’ di Kawasan Batik Kabupaten Bojonegoro
Abstract. The purpose of this research is to analyze production costs, basic prices, and batik offers. The object of her study is Mrs. Paini's batik which is in the Bojonegoro bati...
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJU SEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER BATIK DRUJUSEBAGAI MEDIA PENGENALAN BATIK KHAS MALANG Hindam Basith Rafiqi1721073411Penciptaan Fotografi Pascasarjana ISI YogyakartaEmail : hindambasith...
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Sosialisasi Pengenalan Desain Batik dengan Katalog Brosur dan Pembuatan Video Profil Batik Sujo
Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilia seni yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Motif batik terdiri dari pola dasar dan corak yang mem...
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
BATIK MADURA: Menilik Ciri Khas dan Makna Filosofinya
Batik is the cultural heritage of the archipelago that is priceless. Each area in Indonesia has batiktradition, especially in Java and surrounding areas. Batik has been known since...
PERANCANGAN MOTIF BURUNG MURAI DENGAN TEKNIK ECOPRINT KOMBINASI SULAM UNTUK OUTWEAR
PERANCANGAN MOTIF BURUNG MURAI DENGAN TEKNIK ECOPRINT KOMBINASI SULAM UNTUK OUTWEAR
Textile dyeing in this modern era, many industries use synthetic materials which will have a negative impact on the environment. To overcome this, start making textile coloring usi...

