Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA PESERTA DIDIK DI SMA

View through CrossRef
tujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik di SMA Negeri 3 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain diskriptif. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 3 Wonogiri dengan informan kepala sekolah, guru PPKn, peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer dan data sekunder. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Sedangkan teknis analisis data menggunakan model alir yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan adanya peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik antara lain: (1) guru sebagai inspirator atau keteladanan, dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi guru harus terlebih dahulu membentuk kepribadian yang luhur dalam dirinya dirinya untuk dijadikan teladan siswa dalam setiap perbuatan, (2) guru sebagai motivator, peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi dengan memberikan motivasi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu guru menggunakan kegiatan apersepsi untuk merangsang siswa agar memiliki karakter yang baik sehingga tertanam nilai-nilai anti korupsi dalam dirinya (3) guru sebagai perencana pembelajaran, guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi kedalam kompetensi dasar tententu dalam hal ini guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi pada materi sistem hukum dan peradilan nasional, selain itu guru juga merencanakan pembelajaran agar proses pembelajaran sesuai dengen tujuan, (4) guru sebagai mediator, maksudnya guru memilih media pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran dan juga penaman nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik.
Title: PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA PESERTA DIDIK DI SMA
Description:
tujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik di SMA Negeri 3 Wonogiri.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain diskriptif.
Lokasi penelitian ini di SMA Negeri 3 Wonogiri dengan informan kepala sekolah, guru PPKn, peserta didik.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Sedangkan data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer dan data sekunder.
Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber.
Sedangkan teknis analisis data menggunakan model alir yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Dari hasil penelitian ditemukan adanya peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik antara lain: (1) guru sebagai inspirator atau keteladanan, dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi guru harus terlebih dahulu membentuk kepribadian yang luhur dalam dirinya dirinya untuk dijadikan teladan siswa dalam setiap perbuatan, (2) guru sebagai motivator, peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi dengan memberikan motivasi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu guru menggunakan kegiatan apersepsi untuk merangsang siswa agar memiliki karakter yang baik sehingga tertanam nilai-nilai anti korupsi dalam dirinya (3) guru sebagai perencana pembelajaran, guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi kedalam kompetensi dasar tententu dalam hal ini guru menyisipkan nilai-nilai anti korupsi pada materi sistem hukum dan peradilan nasional, selain itu guru juga merencanakan pembelajaran agar proses pembelajaran sesuai dengen tujuan, (4) guru sebagai mediator, maksudnya guru memilih media pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran dan juga penaman nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik.

Related Results

Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
characterized by integrity, transparency, and a commitment to combating corruption. This research aims to explore the importance of anti-corruption education among students as an e...
MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PPKN
MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PPKN
Students are the younger generation as the nation's successors, should have a good spirit of nationalism, who can uphold the dignity of the Indonesian nation. The development of gl...
Persepsi Peserta Didik Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK di Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Solok
Persepsi Peserta Didik Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK di Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Solok
Penelitian ini bertujuan: 1) Persepsi peserta didik tentang kompetensi pedagogik guru BK ditinjau dari sisi memahami peserta didik. 2) Persepsi peserta didik tentang kompetensi ped...
Implementasi Pembelajaran PPKN Dalam Menanamkan Nilai Karakter Peserta Didik Pada Satuan Pendidikan SMK Harapan Kabupaten Mamasa
Implementasi Pembelajaran PPKN Dalam Menanamkan Nilai Karakter Peserta Didik Pada Satuan Pendidikan SMK Harapan Kabupaten Mamasa
Implementasi Pembelajaran PPKN Dalam Menanamkan Nilai Karakter Peserta Didik pada Satuan Pendidikan SMK Harapan Kabupaten Mamasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Gam...
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bagaimana membangun disiplin peserta didik dengan guru PPKn dan membangun disiplin belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn ...
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI ANAK USIA DINI
PENTINGNYA PENDIDIKAN ANTI KORUPSI BAGI ANAK USIA DINI
Korupsi merupakan suatu Tindakan melawan hukum yang dilakukan dengan kondisi yang sadar akan konsekuensinya yaitu merugikan keuangan Negara. Oknum yang melakukan tindak korupsi sec...
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...

Back to Top