Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Video Sibadas (Stimulasi Balita Cerdas) Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 12-24 Bulan di Puskesmas Suryalaya

View through CrossRef
Perkembangan anak usia dini merupakan indikator penting kualitas sumber daya manusia di masa depan, dengan "periode emas" pada usia 0-3 tahun sebagai masa kritis perkembangan otak yang pesat. Sekitar 4,5-6,7 juta balita di Indonesia diperkirakan mengalami masalah tumbuh kembang. Salah satu faktor utama keterlambatan perkembangan adalah kurangnya pengetahuan orang tua mengenai stimulasi dini. Media video merupakan salah satu upaya promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengetahuan ibu sebelum dan sesudah intervensi, serta pengaruh media video terhadap pengetahuan tersebut. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 12-24 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Hasil Penelitian ini sebelum diberikan pendidikan video SIBADAS, sebagian besar pengetahuan ibu berada dalam kategori cukup (56,67%) dan kurang (33,33%), sedangkan hanya 10% yang berkategori baik. Setelah diberikan intervensi, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan ibu. Mayoritas responden (66,67%) berada dalam kategori baik, 30% dalam kategori cukup, dan hanya 3,33% yang masih dalam kategori kurang. Nilai rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan promosi kesehatan dengan video SIBADAS sebesar12,26 (pretest) meningkat menjadi 16,2 (posttest). Hasil uji statistik menunjukkan nilai P-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan penilitian ini adalah terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan dengan media video SIBADAS efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dalam melakukan stimulasi perkembangan anak usia 12-24 bulan di Puskesmas Suryalaya Kota Bandung. Hasil penelitian ini bisa menjadi media video yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu tenntang stimulasi perkembangan anak usia 12-24 bulan.
Title: Pengaruh Video Sibadas (Stimulasi Balita Cerdas) Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 12-24 Bulan di Puskesmas Suryalaya
Description:
Perkembangan anak usia dini merupakan indikator penting kualitas sumber daya manusia di masa depan, dengan "periode emas" pada usia 0-3 tahun sebagai masa kritis perkembangan otak yang pesat.
Sekitar 4,5-6,7 juta balita di Indonesia diperkirakan mengalami masalah tumbuh kembang.
Salah satu faktor utama keterlambatan perkembangan adalah kurangnya pengetahuan orang tua mengenai stimulasi dini.
Media video merupakan salah satu upaya promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan.
Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengetahuan ibu sebelum dan sesudah intervensi, serta pengaruh media video terhadap pengetahuan tersebut.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen.
Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 12-24 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan data menggunakan total sampling.
Hasil Penelitian ini sebelum diberikan pendidikan video SIBADAS, sebagian besar pengetahuan ibu berada dalam kategori cukup (56,67%) dan kurang (33,33%), sedangkan hanya 10% yang berkategori baik.
Setelah diberikan intervensi, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan ibu.
Mayoritas responden (66,67%) berada dalam kategori baik, 30% dalam kategori cukup, dan hanya 3,33% yang masih dalam kategori kurang.
Nilai rata-rata pengetahuan sebelum dilakukan promosi kesehatan dengan video SIBADAS sebesar12,26 (pretest) meningkat menjadi 16,2 (posttest).
Hasil uji statistik menunjukkan nilai P-value = 0,000 (p < 0,05).
Kesimpulan penilitian ini adalah terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan dengan media video SIBADAS efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dalam melakukan stimulasi perkembangan anak usia 12-24 bulan di Puskesmas Suryalaya Kota Bandung.
Hasil penelitian ini bisa menjadi media video yang dapat meningkatkan pengetahuan ibu tenntang stimulasi perkembangan anak usia 12-24 bulan.

Related Results

TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
 Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Program Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Karanganyar Kota Semarang
Gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan utama di wilayah Puskesmas Karanganyar, Kota Semarang. Hasil penelusuran data sekunder bulan November 2019 menunjukkan 119 balita...
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN TENTANG BUKU KIA PADA IBU HAMIL
Background. One of the major obstacles to the slow decline in MMR and IMR in Indonesia is the low maternal knowledge associated with pregnancy. Riskesdas 2012 research results nati...
STUNTING BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI INDONESIA
STUNTING BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI INDONESIA
Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak-anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama (kronis). Kekurangan gizi kronis menyebabkan hambatan dalam proses pem...

Back to Top