Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGETAHUAN REMAJA TERHADAP PERNIKAHAN DINI MENGGUNAKAN INTERVENSI MEDIA AUDIOVISUAL DAN LEAFLET DI SMK PELITA INSANI

View through CrossRef
Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi masalah global yang memerlukan perhatian serius. Di Indonesia, data menunjukkan bahwa 8,16% perempuan menikah pada usia 10-15 tahun, dengan Sumatera Selatan masih berada di atas rata-rata nasional. Rendahnya pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini memerlukan intervensi edukasi yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi media audiovisual dan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMK Pelita Insani Prabumulih. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Pre-Post Test With Control Group. Populasi penelitian sebanyak 100 responden dengan teknik total sampling. Kelompok intervensi dibagi menjadi dua: kelompok audiovisual (n=50) dan kelompok leaflet (n=50). Data dianalisis menggunakan uji T-Test Independent dan Mann-Whitney Test. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berusia 17-18 tahun dengan jenis kelamin perempuan predominan. Pada kelompok audiovisual, median skor pengetahuan meningkat dari 60 menjadi 62, sedangkan pada kelompok leaflet dari 65 menjadi 67. Analisis statistik menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05) pada kedua kelompok. Media audiovisual memberikan risiko 6,4 kali lebih tinggi untuk peningkatan pengetahuan (95% CI: 2,376-4,610, p=0,000), sementara media leaflet memberikan risiko 4,4 kali lebih tinggi (95% CI: 1,335-2,577, p=0,000). Kesimpulan: Kedua media intervensi (audiovisual dan leaflet) efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan perbedaan yang signifikan secara statistik. Media audiovisual menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: PENGETAHUAN REMAJA TERHADAP PERNIKAHAN DINI MENGGUNAKAN INTERVENSI MEDIA AUDIOVISUAL DAN LEAFLET DI SMK PELITA INSANI
Description:
Latar Belakang: Pernikahan dini masih menjadi masalah global yang memerlukan perhatian serius.
Di Indonesia, data menunjukkan bahwa 8,16% perempuan menikah pada usia 10-15 tahun, dengan Sumatera Selatan masih berada di atas rata-rata nasional.
Rendahnya pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini memerlukan intervensi edukasi yang efektif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi media audiovisual dan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMK Pelita Insani Prabumulih.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Pre-Post Test With Control Group.
Populasi penelitian sebanyak 100 responden dengan teknik total sampling.
Kelompok intervensi dibagi menjadi dua: kelompok audiovisual (n=50) dan kelompok leaflet (n=50).
Data dianalisis menggunakan uji T-Test Independent dan Mann-Whitney Test.
Hasil: Karakteristik responden menunjukkan mayoritas berusia 17-18 tahun dengan jenis kelamin perempuan predominan.
Pada kelompok audiovisual, median skor pengetahuan meningkat dari 60 menjadi 62, sedangkan pada kelompok leaflet dari 65 menjadi 67.
Analisis statistik menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05) pada kedua kelompok.
Media audiovisual memberikan risiko 6,4 kali lebih tinggi untuk peningkatan pengetahuan (95% CI: 2,376-4,610, p=0,000), sementara media leaflet memberikan risiko 4,4 kali lebih tinggi (95% CI: 1,335-2,577, p=0,000).
Kesimpulan: Kedua media intervensi (audiovisual dan leaflet) efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan perbedaan yang signifikan secara statistik.
Media audiovisual menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini.

Related Results

Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RISIKO PERNIKAHAN DINI DI SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RISIKO PERNIKAHAN DINI DI SMK MUHAMMADIYAH 2 KLATEN UTARA
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki umur relatif muda yaitu dibawah 20 tahun. Data menunjukan persentase menikah dibawah 20 tahun seban...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Pengetahuan terhadap Pernikahan Dini dan Stunting di Kabupaten Majene
Pengaruh Pengetahuan terhadap Pernikahan Dini dan Stunting di Kabupaten Majene
Pendahuluan Pernikahan dini merupakan pernikahan pada remaja usia di bawah 20 tahun, dimana seharusnya belum siap untuk menikah. masa ini rentang terhadap resiko kehamilan karena p...
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi di berbagai tempat di tanah air, baik di pe...
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas. Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...

Back to Top