Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Frontalis Suspension dengan Fascia Lata pada Ptosis Kongenital

View through CrossRef
Ptosis atau blefaroptosis merupakan kondisi turunnya atau inferodisplacement palpebra superior. Ptosis unilateral dengan fungsi levator yang buruk merupakan kasus yang cukup sulit untuk ditalaksana karena kemungkinan didapatkan hasil akhir yang asimetris. Frontalis suspension dengan fascia lata merupakan salah satu prosedur pilihan untuk ptosis dengan fungsi levator yang buruk. Kasus ini bertujuan untuk melaporkan outcome ptosis kongenital unilateral yang ditatalaksana dengan frontalis suspension dengan fascia lata. Pada kasus ini didapatkan seorang pasien perempuan berusia 24 tahun dengan kelopak atas mata kiri turun sejak lahir dan dirasakan sama sepanjang waktu. Tajam penglihatan kedua mata dalam batas normal. Pada pemeriksaan palpebra mata kiri didapatkan margin reflex distance 1 (MRD1) 2 mm, MRD2 sebesar 5 mm dan fisura palpebra vertikal (FPV) 7 mm (FPV mata kanan 11 mm). Fungsi levator palpebra mata kiri 4 mm dan eyelid crease tidak terbentuk. Pada pasien ini dilakukan prosedur repair ptosis dengan teknik frontalis suspension dengan fascia lata. Pada follow up post operasi, terdapat perbaikan secara kosmetik dimana setelah 1 bulan didapatkan peningkatan MRD1 mata kiri menjadi 3 mm. Pada follow up 3 bulan, didapatkan MRD1 mata kiri meningkat menjadi 4 mm sehingga FPV mata kiri meningkat menjadi 9 mm. Kondisi ini dapat menurunkan asimetrisitas FPV kedua mata sehingga secara kosmetik dapat diterima oleh pasien. Komplikasi yang ditemukan adalah lagoftalmus sebesar 1 mm setelah 3 bulan post operasi. Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah frontalis suspension dengan fascia lata pada ptosis kongenital unilateral secara kosmetik memberikan outcome yang baik.
Title: Frontalis Suspension dengan Fascia Lata pada Ptosis Kongenital
Description:
Ptosis atau blefaroptosis merupakan kondisi turunnya atau inferodisplacement palpebra superior.
Ptosis unilateral dengan fungsi levator yang buruk merupakan kasus yang cukup sulit untuk ditalaksana karena kemungkinan didapatkan hasil akhir yang asimetris.
Frontalis suspension dengan fascia lata merupakan salah satu prosedur pilihan untuk ptosis dengan fungsi levator yang buruk.
Kasus ini bertujuan untuk melaporkan outcome ptosis kongenital unilateral yang ditatalaksana dengan frontalis suspension dengan fascia lata.
Pada kasus ini didapatkan seorang pasien perempuan berusia 24 tahun dengan kelopak atas mata kiri turun sejak lahir dan dirasakan sama sepanjang waktu.
Tajam penglihatan kedua mata dalam batas normal.
Pada pemeriksaan palpebra mata kiri didapatkan margin reflex distance 1 (MRD1) 2 mm, MRD2 sebesar 5 mm dan fisura palpebra vertikal (FPV) 7 mm (FPV mata kanan 11 mm).
Fungsi levator palpebra mata kiri 4 mm dan eyelid crease tidak terbentuk.
Pada pasien ini dilakukan prosedur repair ptosis dengan teknik frontalis suspension dengan fascia lata.
Pada follow up post operasi, terdapat perbaikan secara kosmetik dimana setelah 1 bulan didapatkan peningkatan MRD1 mata kiri menjadi 3 mm.
Pada follow up 3 bulan, didapatkan MRD1 mata kiri meningkat menjadi 4 mm sehingga FPV mata kiri meningkat menjadi 9 mm.
Kondisi ini dapat menurunkan asimetrisitas FPV kedua mata sehingga secara kosmetik dapat diterima oleh pasien.
Komplikasi yang ditemukan adalah lagoftalmus sebesar 1 mm setelah 3 bulan post operasi.
Kesimpulan dari laporan kasus ini adalah frontalis suspension dengan fascia lata pada ptosis kongenital unilateral secara kosmetik memberikan outcome yang baik.

Related Results

Outcome of frontalis suspension surgery in pediatric ptosis
Outcome of frontalis suspension surgery in pediatric ptosis
Purpose: To describe the outcome of pediatric ptosis surgery using frontalis suspension technique. Design: Retrospective study. Methods: All patients with ptosis who un...
Efficacy of Silicone Sling and Polypropylene (prolene) in Correction of Congenital Blepharoptosis by Frontalis Suspension
Efficacy of Silicone Sling and Polypropylene (prolene) in Correction of Congenital Blepharoptosis by Frontalis Suspension
Aims & Objective: To compare the cosmetic and functional results of frontalis suspension in congenital blepharoptosis using Silicone sling versus polypropylene. Materials and M...
Clinical Characteristics of Post-surgical Ptosis Patients at Dr. Mohammad Hoesin General Hospital Palembang
Clinical Characteristics of Post-surgical Ptosis Patients at Dr. Mohammad Hoesin General Hospital Palembang
Introduction: Blepharoptosis is drooping of the upper eyelid in a primary position, causing the narrowing of the palpebral fissure. This condition can partially or completely cover...
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Kelainan Bawaan pada Neonatus
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Kelainan Bawaan pada Neonatus
Abstract Congenital abnormalities are one of the main causes of infant mortality worldwide. Their symptoms vary from mild to severe. This study was aimed to determine the risk fact...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Silicone Rod versus Autogenous Fascia Lata for Frontalis Suspension Surgery
Silicone Rod versus Autogenous Fascia Lata for Frontalis Suspension Surgery
Objective: In this study, we aimed to assess the functional outcomes of the use of silicon rod (SR) and autogenous fascia lata (AFL) for frontalis suspension surgery (FSS) and com...
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Skrining Hipotiroid Kongenital Di PMB WM
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Skrining Hipotiroid Kongenital Di PMB WM
Latar Belakang : Hipotiroidisme kongenital (HK) merupakan penyebab paling umum keterbelakangan mental. dengan defisiensi hormon tiroid secara langsung berhubungan dengan fungsi int...

Back to Top