Javascript must be enabled to continue!
OPTIMASI PRODUKSI METIL ESTER SULFONAT DARI METIL ESTER MINYAK JELANTAH
View through CrossRef
OPTIMATION OF METHYL ESTER SULFONATES PRODUCTION FROM WASTE COOKING METHYL ESTER. An experiment of sulfonation process of methyl ester to produce methyl ester sulfonates (MES) was caried out using waste palm methyl ester and sulfuric acid as sulfonating agent with variation of H2SO4 concentration (60% (K1), 70% (K2), dan 80% (K3)) and sulfonation time (60 minute (L1), 75 minute (L2) and 90 minute (L3)) using factorial on Randomized Complete Design Block. The experiment result showed the best sulfonation condition present in 80% H2SO4 concentration and sulfonation time of 90 minutes. The best characteristic of MES is produced showed surface tension of 27.35 dyne/cm, emulsion stability of 89.44%, acid value of 17.72 mg KOH/g and interfacial tension of 0.0361 dyne/cm at MES concentration of 2% in 10,000 ppm salinity water. Sebuah penelitian tentang proses produksi metil ester sulfonat menggunakan minyak bekas kelapa sawit dilakukan dengan menggunakan H2SO4 sebagai agen pensulfonasi dengan variasi konsentrasi H2SO4 (60% (K1), 70% (K2), dan 80% (K3)) dan lama sulfonasi (60 menit (L1), 75 menit (L2) and 90 menit (L3)) dengan menggunakan faktorial dalam Rancangan Kelompok Teracak Lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses sulfonasi terbaik terdapat pada konsentrasi H2SO4 80% dan lama reaksi 90 menit. Karakteristik Metil Ester Sulfonat (MES) terbaik yang dihasilkan memperlihatkan nilai tegangan permukaan 27,35 dyne/cm, stabilitas emulsi 89,44%, nilai bilangan asam antara 17,72 mg KOH/g dan nilai tegangan antar muka pada konsentrasi MES 2% di dalam air dengan salinitas 10.000 ppm yaitu 0,0361 dyne/cm.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: OPTIMASI PRODUKSI METIL ESTER SULFONAT DARI METIL ESTER MINYAK JELANTAH
Description:
OPTIMATION OF METHYL ESTER SULFONATES PRODUCTION FROM WASTE COOKING METHYL ESTER.
An experiment of sulfonation process of methyl ester to produce methyl ester sulfonates (MES) was caried out using waste palm methyl ester and sulfuric acid as sulfonating agent with variation of H2SO4 concentration (60% (K1), 70% (K2), dan 80% (K3)) and sulfonation time (60 minute (L1), 75 minute (L2) and 90 minute (L3)) using factorial on Randomized Complete Design Block.
The experiment result showed the best sulfonation condition present in 80% H2SO4 concentration and sulfonation time of 90 minutes.
The best characteristic of MES is produced showed surface tension of 27.
35 dyne/cm, emulsion stability of 89.
44%, acid value of 17.
72 mg KOH/g and interfacial tension of 0.
0361 dyne/cm at MES concentration of 2% in 10,000 ppm salinity water.
Sebuah penelitian tentang proses produksi metil ester sulfonat menggunakan minyak bekas kelapa sawit dilakukan dengan menggunakan H2SO4 sebagai agen pensulfonasi dengan variasi konsentrasi H2SO4 (60% (K1), 70% (K2), dan 80% (K3)) dan lama sulfonasi (60 menit (L1), 75 menit (L2) and 90 menit (L3)) dengan menggunakan faktorial dalam Rancangan Kelompok Teracak Lengkap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses sulfonasi terbaik terdapat pada konsentrasi H2SO4 80% dan lama reaksi 90 menit.
Karakteristik Metil Ester Sulfonat (MES) terbaik yang dihasilkan memperlihatkan nilai tegangan permukaan 27,35 dyne/cm, stabilitas emulsi 89,44%, nilai bilangan asam antara 17,72 mg KOH/g dan nilai tegangan antar muka pada konsentrasi MES 2% di dalam air dengan salinitas 10.
000 ppm yaitu 0,0361 dyne/cm.
Related Results
Status pengelolaan minyak jelantah di Kota Salatiga dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya
Status pengelolaan minyak jelantah di Kota Salatiga dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya
Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Penggunaan minyak goreng secara berulang dapat membuatnya menjadi minyak jelantah...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN LILIN HIAS UNTUK MEMINIMALISIR MINYAK JELANTAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN PANTAI AMAL
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN LILIN HIAS UNTUK MEMINIMALISIR MINYAK JELANTAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN PANTAI AMAL
Minyak goreng bekas atau minyak jelantah memiliki dampak pada penggunaannya yang secara terus menerus baik pada kesehatan tubuh maupun lingkungan. Oleh karena itu, minyak jelantah...
Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin dan Sabun di Kelurahan Cisalak, Depok, Jawa Barat
Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Lilin dan Sabun di Kelurahan Cisalak, Depok, Jawa Barat
Konsumsi minyak goreng di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sehingga menyebabkan limbah minyak jelantah juga semakin meningkat. Minyak jelantah merupakan li...
Pelatihan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah pada Paguyuban Kader Puskesmas Bangun Galih, Tegal
Pelatihan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah pada Paguyuban Kader Puskesmas Bangun Galih, Tegal
Pengetahuan akan pengolahan limbah di masyarakat dilakukan untuk meminimalisir polusi lingkungan.Salah satu limbah yang cukup banyak di daerah Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal adal...
Lilin Aromaterapi Hasil Penjernihan Minyak Jelantah di Desa Karangaji, Kedung, Jepara, Jawa Tengah
Lilin Aromaterapi Hasil Penjernihan Minyak Jelantah di Desa Karangaji, Kedung, Jepara, Jawa Tengah
Penggunaan minyak jelantah secara berulang dalam proses memasak mempunyai potensi yang besar dalam membahayakan kesehatan tubuh. Minyak jelantah dapat diubah menjadi produk yang me...
Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Sabun: Sebuah Enterpreunership Bagi Guru Kimia
Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Sabun: Sebuah Enterpreunership Bagi Guru Kimia
Latar belakang: Limbah minyak jelantah dapat terjadi dari aktivitas rumah tangga maupun industri. Minyak jelantah adalah minyak goreng yang digunakan secara berulang sehingga bilan...
Pemanfaatan Minyak Jelantah Hasil Pemurnian Arang Kayu untuk Sabun Cuci Padat
Pemanfaatan Minyak Jelantah Hasil Pemurnian Arang Kayu untuk Sabun Cuci Padat
Abstract. Used cooking oil is used cooking oil and waste which is quite dangerous for the ecosystem if carelessly discharged can result in clogged waterways and contamination of wa...

