Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Minyak Jelantah Hasil Pemurnian Arang Kayu untuk Sabun Cuci Padat

View through CrossRef
Abstract. Used cooking oil is used cooking oil and waste which is quite dangerous for the ecosystem if carelessly discharged can result in clogged waterways and contamination of water and soil. The method used is Socialization and Workshop activities of the utilization of waste cooking oil which is purified using wood charcoal for 3 weeks and then processed into solid washing soap. The socialization was carried out through pamphlets distributed to participants about the dangers of throwing waste cooking oil carelessly and how to purify used cooking oil. Then a workshop on washing soap made from used cooking oil was conducted. In this activity PKK ladies were very enthusiastic in practicing directly how to make washing soap. Participants in the activity did not find it difficult to make washing soap because the ingredients were easily obtained and the manufacturing process was not complicated. Hopefully, after participating in this socialization and workshop, the participants will become more knowledgeable about not throwing waste cooking oil carelessly and making use of it into solid washing soap so that the products produced can be of economic value.Keywords: used cooking oil, charcoal, washing soap.Abstrak. Minyak jelantah merupakan minyak nabati bekas memasak dan limbah yang cukup berbahaya bagi ekosistem bila dibuang sembarangan dapat mengakibatkan tersumbatnya saluran air dan tercemarnya air dan tanah. Metode yang digunakan adalah kegiatan Sosialisasi dan Workshop pemanfaatan limbah minyak jelantah yang dimurnikan menggunakan arang kayu selama 3 minggu kemudian diolah menjadi sabun cuci padat. Sosialisasi dilakukan melalui pamflet yang dibagikan kepada peserta mengenai bahaya membuang minyak jelantah sembarangan dan cara memurnikan minyak jelantah. Selanjutnya dilakukan workshop pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah, pada kegiatan ini ibu-ibu PKK sangat antusias dalam mempraktekkan langsung cara membuat sabun cuci. Peserta kegiatan tidak merasa kesulitan dalam pembuatan sabun cuci karena bahan yang mudah didapat dan proses pembuatannya yang tidak rumit. Semoga setelah mengikuti sosialisasi dan workshop ini peserta kegiatan menjadi bertambah pengetahuannya untuk tidak membuang minyak jelantah sembarangan dan memanfaatkannya menjadi sabun cuci padat sehingga produk yang dihasilkan kelak dapat bernilai ekonomi.Kata Kunci: Minyak Jelantah, arang, sabun cuci.
Title: Pemanfaatan Minyak Jelantah Hasil Pemurnian Arang Kayu untuk Sabun Cuci Padat
Description:
Abstract.
Used cooking oil is used cooking oil and waste which is quite dangerous for the ecosystem if carelessly discharged can result in clogged waterways and contamination of water and soil.
The method used is Socialization and Workshop activities of the utilization of waste cooking oil which is purified using wood charcoal for 3 weeks and then processed into solid washing soap.
The socialization was carried out through pamphlets distributed to participants about the dangers of throwing waste cooking oil carelessly and how to purify used cooking oil.
Then a workshop on washing soap made from used cooking oil was conducted.
In this activity PKK ladies were very enthusiastic in practicing directly how to make washing soap.
Participants in the activity did not find it difficult to make washing soap because the ingredients were easily obtained and the manufacturing process was not complicated.
Hopefully, after participating in this socialization and workshop, the participants will become more knowledgeable about not throwing waste cooking oil carelessly and making use of it into solid washing soap so that the products produced can be of economic value.
Keywords: used cooking oil, charcoal, washing soap.
Abstrak.
Minyak jelantah merupakan minyak nabati bekas memasak dan limbah yang cukup berbahaya bagi ekosistem bila dibuang sembarangan dapat mengakibatkan tersumbatnya saluran air dan tercemarnya air dan tanah.
Metode yang digunakan adalah kegiatan Sosialisasi dan Workshop pemanfaatan limbah minyak jelantah yang dimurnikan menggunakan arang kayu selama 3 minggu kemudian diolah menjadi sabun cuci padat.
Sosialisasi dilakukan melalui pamflet yang dibagikan kepada peserta mengenai bahaya membuang minyak jelantah sembarangan dan cara memurnikan minyak jelantah.
Selanjutnya dilakukan workshop pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah, pada kegiatan ini ibu-ibu PKK sangat antusias dalam mempraktekkan langsung cara membuat sabun cuci.
Peserta kegiatan tidak merasa kesulitan dalam pembuatan sabun cuci karena bahan yang mudah didapat dan proses pembuatannya yang tidak rumit.
Semoga setelah mengikuti sosialisasi dan workshop ini peserta kegiatan menjadi bertambah pengetahuannya untuk tidak membuang minyak jelantah sembarangan dan memanfaatkannya menjadi sabun cuci padat sehingga produk yang dihasilkan kelak dapat bernilai ekonomi.
Kata Kunci: Minyak Jelantah, arang, sabun cuci.

Related Results

Pelatihan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah pada Paguyuban Kader Puskesmas Bangun Galih, Tegal
Pelatihan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah pada Paguyuban Kader Puskesmas Bangun Galih, Tegal
Pengetahuan akan pengolahan limbah di masyarakat dilakukan untuk meminimalisir polusi lingkungan.Salah satu limbah yang cukup banyak di daerah Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal adal...
Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Sabun: Sebuah Enterpreunership Bagi Guru Kimia
Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Sabun: Sebuah Enterpreunership Bagi Guru Kimia
Latar belakang: Limbah minyak jelantah dapat terjadi dari aktivitas rumah tangga maupun industri. Minyak jelantah adalah minyak goreng yang digunakan secara berulang sehingga bilan...
PKM Edukasi Pembuatan Sabun Padat dari Minyak Jelantah Dengan Biochar Dalam Meningkatkan Produk Pembelajaran
PKM Edukasi Pembuatan Sabun Padat dari Minyak Jelantah Dengan Biochar Dalam Meningkatkan Produk Pembelajaran
PKBM Khalilah Insan Madani Medan konsisten dan berinovasi untuk memberikan warna baru dalam dunia pendidikan dan pengasuhan di kota Medan. Khalilah Mengusung konsep Fitrah Based Ed...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN LILIN HIAS UNTUK MEMINIMALISIR MINYAK JELANTAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN PANTAI AMAL
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DAN LILIN HIAS UNTUK MEMINIMALISIR MINYAK JELANTAH BAGI MASYARAKAT KELURAHAN PANTAI AMAL
Minyak goreng bekas atau minyak jelantah memiliki dampak pada penggunaannya yang secara terus menerus baik pada kesehatan tubuh maupun lingkungan.  Oleh karena itu, minyak jelantah...
Status pengelolaan minyak jelantah di Kota Salatiga dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya
Status pengelolaan minyak jelantah di Kota Salatiga dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya
Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Penggunaan minyak goreng secara berulang dapat membuatnya menjadi minyak jelantah...
Pemasyarakatan Pembuatan Sabun Cuci dari Bahan Minyak Jelantah di Desa Takofi, Kecamatan Pulau MOTI
Pemasyarakatan Pembuatan Sabun Cuci dari Bahan Minyak Jelantah di Desa Takofi, Kecamatan Pulau MOTI
Minyak jelantah merupakan limbah yang tidak dipakai dalam proses penggorengan. Minyak ini tidak sehat jika dipakai untuk proses pengolahan makanan karena strukturnya yang sudah ber...
Formulasi Sabun Cuci dari Minyak Jelantah dengan Penambahan Air Asam Sunti
Formulasi Sabun Cuci dari Minyak Jelantah dengan Penambahan Air Asam Sunti
Sabun merupakan bahan pembersih yang terbuat dari minyak, salah satunya minyak kelapa, minyak kelapa yang telah digunakan biasanya dibuang sebagai limbah (minyak jelantah), dengan ...

Back to Top