Javascript must be enabled to continue!
Konsep Dakwah Syeikh Taqiyuddin An-nabhani dan Implementasinya dalam Gerakan Dakwah Hizbut Tahrir di Kota Bandung
View through CrossRef
Abstract. The decline of Muslims is partly due to the decline in understanding of Islam due to the influence of modernization and globalization which encourages individuals to separate world affairs and religion and the absence of state institutions that implement Islamic law. This problem arouses the enthusiasm of Islamic figures to restore the revival of Muslims, one of whom is Taqiyuddin an-Nabhani. The purpose of this research is to find out An-Nabhani's concept of da'wah, examines the application of the concept of da'wah in the Hizbut Tahrir da'wah movement, understand the opportunities and challenges in the application of the da'wah concept of the figure. This research method is qualitative, descriptive-analytic with historical and empirical approaches, through data collection from library research, document analysis and data triangulation. Researchers found that the concept of Sheikh Taqiyuddin an-Nabhani's da'wah is based on QS. Ali Imran: 104, qiyadah fikriyah and the Prophet's da'wah method. The Hizbut Tahrir da'wah movement implements it with a structured method of cadre, community interaction, and surrender of power. Activities carried out range from discussions, demonstrations to grand muktamar. This da'wah concept can be implemented and offers solutions to the problems of Muslims, but will be faced with challenges because it has major differences with the existing system in government institutions.
Abstrak. Kemunduran umat Islam salah satunya disebabkan karena turunnya pemahaman Islam akibat pengaruh modernisasi dan globalisasi yang mendorong individu untuk memisahkan urusan dunia dan agama serta tidak adanya institusi negara yang menerapkan syariat Islam. Permasalahan ini membangkitkan semangat tokoh-tokoh Islam untuk mengembalikan kebangkitan umat Islam, salah satunya Taqiyuddin an-Nabhani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep dakwah An-Nabhani, mengkaji penerapan konsep dakwah dalam gerakan dakwah Hizbut Tahrir, memahami peluang dan tantangan dalam penerapan konsep dakwah tokoh tersebut. Metode penelitian ini adalah kualitatif, deskriptif-analitik dengan pendekatan histori dan empirik, melalui pengumpulan data dari library research, analisis dokumen dan triangulasi data. Peneliti menemukan bahwa konsep dakwah Syeikh Taqiyuddin an-Nabhani berlandaskan QS. Ali Imran ayat 104, qiyadah fikriyah dan metode dakwah Rasulullah Saw. Gerakan dakwah Hizbut Tahrir menerapkannya dengan metode yang terstruktur dari pengkaderan, interaksi masyarakat, dan penyerahan kekuasan. Aktivitas yang dilakukan mulai dari diskusi, demonstrasi hingga muktamar akbar. Konsep dakwah ini dapat diimplementasikan dan menawarkan solusi bagi problematika umat Islam, tapi akan dihadapkan tantangan karena memiliki perbedaan besar dengan sistem yang ada pada Institusi pemerintahan.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Konsep Dakwah Syeikh Taqiyuddin An-nabhani dan Implementasinya dalam Gerakan Dakwah Hizbut Tahrir di Kota Bandung
Description:
Abstract.
The decline of Muslims is partly due to the decline in understanding of Islam due to the influence of modernization and globalization which encourages individuals to separate world affairs and religion and the absence of state institutions that implement Islamic law.
This problem arouses the enthusiasm of Islamic figures to restore the revival of Muslims, one of whom is Taqiyuddin an-Nabhani.
The purpose of this research is to find out An-Nabhani's concept of da'wah, examines the application of the concept of da'wah in the Hizbut Tahrir da'wah movement, understand the opportunities and challenges in the application of the da'wah concept of the figure.
This research method is qualitative, descriptive-analytic with historical and empirical approaches, through data collection from library research, document analysis and data triangulation.
Researchers found that the concept of Sheikh Taqiyuddin an-Nabhani's da'wah is based on QS.
Ali Imran: 104, qiyadah fikriyah and the Prophet's da'wah method.
The Hizbut Tahrir da'wah movement implements it with a structured method of cadre, community interaction, and surrender of power.
Activities carried out range from discussions, demonstrations to grand muktamar.
This da'wah concept can be implemented and offers solutions to the problems of Muslims, but will be faced with challenges because it has major differences with the existing system in government institutions.
Abstrak.
Kemunduran umat Islam salah satunya disebabkan karena turunnya pemahaman Islam akibat pengaruh modernisasi dan globalisasi yang mendorong individu untuk memisahkan urusan dunia dan agama serta tidak adanya institusi negara yang menerapkan syariat Islam.
Permasalahan ini membangkitkan semangat tokoh-tokoh Islam untuk mengembalikan kebangkitan umat Islam, salah satunya Taqiyuddin an-Nabhani.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep dakwah An-Nabhani, mengkaji penerapan konsep dakwah dalam gerakan dakwah Hizbut Tahrir, memahami peluang dan tantangan dalam penerapan konsep dakwah tokoh tersebut.
Metode penelitian ini adalah kualitatif, deskriptif-analitik dengan pendekatan histori dan empirik, melalui pengumpulan data dari library research, analisis dokumen dan triangulasi data.
Peneliti menemukan bahwa konsep dakwah Syeikh Taqiyuddin an-Nabhani berlandaskan QS.
Ali Imran ayat 104, qiyadah fikriyah dan metode dakwah Rasulullah Saw.
Gerakan dakwah Hizbut Tahrir menerapkannya dengan metode yang terstruktur dari pengkaderan, interaksi masyarakat, dan penyerahan kekuasan.
Aktivitas yang dilakukan mulai dari diskusi, demonstrasi hingga muktamar akbar.
Konsep dakwah ini dapat diimplementasikan dan menawarkan solusi bagi problematika umat Islam, tapi akan dihadapkan tantangan karena memiliki perbedaan besar dengan sistem yang ada pada Institusi pemerintahan.
Related Results
Ideologi Trans-Nasionalisme Sebagai Gerakan: Hizbut Tahrir Indonesia
Ideologi Trans-Nasionalisme Sebagai Gerakan: Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia merupakan suatu gerakan organisasi transnasional dengan berlandaskan pada ideologi pan-Islamisme yang bertujuan untuk dapat mewujudkan negara khilafah sehin...
Konstruksi Sistem Khilafah Hizbut Tahrir
Konstruksi Sistem Khilafah Hizbut Tahrir
This research traces and criticizes the construction of the Hizbut Tahrir caliphate. For this purpose, the researcher will process the data from Hizbut Tahrir's books by using qua...
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Abstract. The motorcycle community is often considered to be doing harassment on the streets such as bullying, bribes, and other negative actions, but the “Bikers Dakwah Bandung” c...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena gerakan Islam liberal dan peran dakwah dalam gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...

