Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI KERAGAMAN MORFOLOGI PISANG KEPOK TOLERAN KEKERINGAN HASIL KOLEKSI DI JAWA TIMUR
View through CrossRef
Pisang merupakan komoditi tanaman yang dapat dikembangkan di lahan kering karena memiliki perakaran rapat dengan batang sukulen sehingga dapat menahan air. Kultivar Kepok memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap kekeringan dan bernilai ekonomis tinggi dibanding dengan kultivar lainnya. Karakterisasi dan identifikasi morfologi dilakukan untuk mengetahui pola diversitas genetik sebagai dasar pengelokkan sehingga diketahui hubungan kekebatan dalam populasi pisang Kepok yang telah dikoleksi. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari dan menganalisis keragaman dan kekerabatan antara masing-masing klon tanaman pisang Kepok hasil koleksi di Jawa Timur berdasarkan analisis morfologi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang yang terletak di desa Jati Kerto, Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang, pada bulan September 2008 sampai September 2009. Pisang Kepok yang diteliti berjumlah 87 klon (Kepok merah, Kepok putih, Australia, Krepek Merah, Krepek Putih, Mondar, Mondar Kuning, Krepek dan Kripik Merah) dan berasal dari lima kabupaten (Malang, Blitar, Kediri, Madura, Lumajang dan Banyuwangi). Pengamatan morfologi dilakukan menggunakan karakter vegetatif (kualitatif dan kuantitatif) dan dianalisis menggunakan clustering UPGMA. Analisis karakter morfologi yang dilakukan menunjukkan bahwa klon pisang Kepok hasil koleksi di Jawa Timur memiliki variasi genetik yang disebabkan oleh cekaman kekeringan.
Title: IDENTIFIKASI KERAGAMAN MORFOLOGI PISANG KEPOK TOLERAN KEKERINGAN HASIL KOLEKSI DI JAWA TIMUR
Description:
Pisang merupakan komoditi tanaman yang dapat dikembangkan di lahan kering karena memiliki perakaran rapat dengan batang sukulen sehingga dapat menahan air.
Kultivar Kepok memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap kekeringan dan bernilai ekonomis tinggi dibanding dengan kultivar lainnya.
Karakterisasi dan identifikasi morfologi dilakukan untuk mengetahui pola diversitas genetik sebagai dasar pengelokkan sehingga diketahui hubungan kekebatan dalam populasi pisang Kepok yang telah dikoleksi.
Tujuan penelitian ini untuk mempelajari dan menganalisis keragaman dan kekerabatan antara masing-masing klon tanaman pisang Kepok hasil koleksi di Jawa Timur berdasarkan analisis morfologi.
Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang yang terletak di desa Jati Kerto, Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang, pada bulan September 2008 sampai September 2009.
Pisang Kepok yang diteliti berjumlah 87 klon (Kepok merah, Kepok putih, Australia, Krepek Merah, Krepek Putih, Mondar, Mondar Kuning, Krepek dan Kripik Merah) dan berasal dari lima kabupaten (Malang, Blitar, Kediri, Madura, Lumajang dan Banyuwangi).
Pengamatan morfologi dilakukan menggunakan karakter vegetatif (kualitatif dan kuantitatif) dan dianalisis menggunakan clustering UPGMA.
Analisis karakter morfologi yang dilakukan menunjukkan bahwa klon pisang Kepok hasil koleksi di Jawa Timur memiliki variasi genetik yang disebabkan oleh cekaman kekeringan.
Related Results
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Penelitian yang berlokasi di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, cara dan bentuk olahan pisang yang dibudidayakan oleh masyarakat di D...
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaa...
Hubungan Fenetik Pisang (Musa Spp) berdasarkan Karakter Morfologi di Wilayah Provinsi Gorontalo
Hubungan Fenetik Pisang (Musa Spp) berdasarkan Karakter Morfologi di Wilayah Provinsi Gorontalo
Pisang (Musa spp) adalah tanaman buah tropis yang memiliki banyak manfaat dan peran penting bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai karakter m...
Identifikasi Keragaman Karakter Morfologi Tanaman Pisang (Musa spp.) Wilayah Daratan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Identifikasi Keragaman Karakter Morfologi Tanaman Pisang (Musa spp.) Wilayah Daratan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Pisang (Musa sp.) adalah salah satu jenis komoditi yang memiliki prospek yang baik, hal ini karena pisang merupakan komoditi yang digemari sebagian besar penduduk dunia. Karakteris...
Induksi Poliploid Planlet Pisang Kepok Batu Dengan Media Kultur Jaringan
Induksi Poliploid Planlet Pisang Kepok Batu Dengan Media Kultur Jaringan
Colchicine is often used in plant breeding to induce mutations and produce polyploid plants with superior traits. Cytologically polylpoid plants have variations in shape, number of...
Analisis Karakteristik Kekeringan DAS Kapuas Kalimantan Barat Berdasarkan Luaran Global Climate Model
Analisis Karakteristik Kekeringan DAS Kapuas Kalimantan Barat Berdasarkan Luaran Global Climate Model
Daerah aliran sungai (DAS) Kapuas, walaupun berada di wilayah benua maritim Indonesia dengan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun, namun sering mengalami kebakaran lahan dan hut...
UJI BEDA KUALITAS TAPE PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) DAN PISANG KETIP (Musa paradisiaca Forma Typiaca)
UJI BEDA KUALITAS TAPE PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) DAN PISANG KETIP (Musa paradisiaca Forma Typiaca)
Pisang (Musa spp.) merupakan salah satu komoditas hortikultura utama di Indonesia, disisi lain, dengan tekstur pisang yang lembut, kadar air yang tinggi serta aktivitas proses meta...
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
MITIGASI BENCANA KEKERINGAN DI KAWASAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MAROS KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN
<p>Bencana kekeringan merupakan bencana yang terjadi ketika ketersediaan air tanah tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih penduduk. Selama beberapa bulan terakhir di tahu...

