Javascript must be enabled to continue!
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUNTUNGAN
View through CrossRef
Pendahuluan; Diare sampai saat ini masih merupakan penyebab kematian utama di dunia, terhitung 5-10 juta kematian/tahun. Besarnya masalah tersebut terlihat dari tingginya angka kesakitan dan kematian akibat diare. Berdasarkan hasil pemantauan KLB penyakit diare tahun 2018 dari 11 propinsi di Indonesia telah terjadi KLB diaredi 18 Kabupaten, dengan jumlah penderita sebanyak 1.213 orang, meninggal 30 orang dengan CFR 2,47 %. Tujuan penelitian; untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019.Metode Penelitian; desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019 sebanyak 228 orang dengan pengambilan sampel menggunakan slovin dan system accidental sampling yaitu sebanyak 68 responden dengan teknik pengumpulan data dari primer dan sekunder.Hasil penelitian;dari uji dengan chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dimana a=0,05. Didapat pada variabel pendidikan dengan nilai p=0,030<0,05, pada pengetahuan dengan nilai p=0,041<0,05 dan sumber air bersih dengan nilai p=0,009<0,05. Sehingga dapat diartikan bahwa ada faktor faktor yang berhubungan dengan diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019.Kesimpulan; dari penelitian ini adalah ada hubungan pendidikan, pengetahuan dan sumber air bersih dengan diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019.
Title: FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TUNTUNGAN
Description:
Pendahuluan; Diare sampai saat ini masih merupakan penyebab kematian utama di dunia, terhitung 5-10 juta kematian/tahun.
Besarnya masalah tersebut terlihat dari tingginya angka kesakitan dan kematian akibat diare.
Berdasarkan hasil pemantauan KLB penyakit diare tahun 2018 dari 11 propinsi di Indonesia telah terjadi KLB diaredi 18 Kabupaten, dengan jumlah penderita sebanyak 1.
213 orang, meninggal 30 orang dengan CFR 2,47 %.
Tujuan penelitian; untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019.
Metode Penelitian; desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019 sebanyak 228 orang dengan pengambilan sampel menggunakan slovin dan system accidental sampling yaitu sebanyak 68 responden dengan teknik pengumpulan data dari primer dan sekunder.
Hasil penelitian;dari uji dengan chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dimana a=0,05.
Didapat pada variabel pendidikan dengan nilai p=0,030<0,05, pada pengetahuan dengan nilai p=0,041<0,05 dan sumber air bersih dengan nilai p=0,009<0,05.
Sehingga dapat diartikan bahwa ada faktor faktor yang berhubungan dengan diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019.
Kesimpulan; dari penelitian ini adalah ada hubungan pendidikan, pengetahuan dan sumber air bersih dengan diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tuntungan Tahun 2019.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Faktor-Faktor Perilaku Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita
Diare merupakan penyebab kematian terbesar ke dua pada Balita di Dunia setelah penyakit Pneumonia. Diare adalah suau keadaan peradangan pada mukosa lambung dan usus halus yang meng...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone
Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone
Kesehatan merupakan salah satu aspek dari kehidupan masyarakat mutu hidup, produktifitas tenaga kerja, angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada bayi dan anak-anak. Penelitian ...
Hubungan Pemberian Suplemen Zinc Dengan Frekuensi Diare Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Tahun 2025
Hubungan Pemberian Suplemen Zinc Dengan Frekuensi Diare Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai Tahun 2025
Berdasarkan data dinas kesehatan kota Batam Puskesmas Baloi Permai memiliki jumlah anak diare tertinggi pada tahun 2023 sebanyak 389 kasus diare pada anak. WHO merekomendasikan pen...
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG
Diare adalah keadadan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali bagi anak, konsistensi feses encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan dara...
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Abstrak
Latar Belakang : Diare adalah penyebab umum pada tingkat kematian yang terjadi di negara berkembang, tingkat penyebab pertama kematian balita (di bawah lima tahun) di...

