Javascript must be enabled to continue!
Pembelajaran Politik untuk Pemilih Pemula Melalui Media Sosial di Purwokerto – Jawa Tengah
View through CrossRef
Pembelajaran politik untuk pemilih pemula adalah subjek penelitian yang menarik. Pemilih pemula, merupakan segmen yang strategis untuk direkrut dalam kegiatan pemilihan umum baik dalam pemilihan Presiden, legislatif, dan kepala daerah di tahun politik 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana komunikasi melalui media mampu memberikan pengaruh untuk para remaja yang mempunyai rentang usia 17-21 tahun dalam menerima informasi politik sebagai bagian pembelajaran berpolitik. Asumsi dasar dari penelitian ini adalah bagaimana belajar berpolitik melalui media sosial untuk remaja merupakan fenomena yang menarik dan dapat memprediksi keberhasilan kegiatan politik praktis bagi pemilih pemula secara tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan focus of group discussion (FGD). Informan merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi yang merupakan pemilih pemula. Karakteristik informan dibatasi dengan kriteria berumur dari 17-21 tahun, tahun 2019 merupakan partisipasi pertama dalam politk praktis seperti kegiatan pemilihan umum dan atau kepala daerah. Hasil dari studi ini: pembelajaran politk bagi pemilih pemula umumnya dipengaruhi oleh lingkungan terdekat di mana mereka tinggal; Strategi pembelajaran politik yang diperlukan untuk pemilih pemula dalam kegiatan politik praktis berjalan efektif menggunakan media sosial yang sesuai.
Title: Pembelajaran Politik untuk Pemilih Pemula Melalui Media Sosial di Purwokerto – Jawa Tengah
Description:
Pembelajaran politik untuk pemilih pemula adalah subjek penelitian yang menarik.
Pemilih pemula, merupakan segmen yang strategis untuk direkrut dalam kegiatan pemilihan umum baik dalam pemilihan Presiden, legislatif, dan kepala daerah di tahun politik 2019.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana komunikasi melalui media mampu memberikan pengaruh untuk para remaja yang mempunyai rentang usia 17-21 tahun dalam menerima informasi politik sebagai bagian pembelajaran berpolitik.
Asumsi dasar dari penelitian ini adalah bagaimana belajar berpolitik melalui media sosial untuk remaja merupakan fenomena yang menarik dan dapat memprediksi keberhasilan kegiatan politik praktis bagi pemilih pemula secara tepat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan focus of group discussion (FGD).
Informan merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi yang merupakan pemilih pemula.
Karakteristik informan dibatasi dengan kriteria berumur dari 17-21 tahun, tahun 2019 merupakan partisipasi pertama dalam politk praktis seperti kegiatan pemilihan umum dan atau kepala daerah.
Hasil dari studi ini: pembelajaran politk bagi pemilih pemula umumnya dipengaruhi oleh lingkungan terdekat di mana mereka tinggal; Strategi pembelajaran politik yang diperlukan untuk pemilih pemula dalam kegiatan politik praktis berjalan efektif menggunakan media sosial yang sesuai.
Related Results
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto...
Pengaruh Sosialisasi Politik Terhadap Partisipasi Pemilih Pemula Pada Pilkada Kota Padang 2018
Pengaruh Sosialisasi Politik Terhadap Partisipasi Pemilih Pemula Pada Pilkada Kota Padang 2018
Penelitian ini didasari oleh jumlah partisipasi pemilih pemula pada pemilihan kepala daerah Kota Padang pada tahun 2018 yakni 64,05%, dimana angka ini berada dibawah target dari Ko...
Pendidikan Politik Pemilih Pemula bagi Remaja di Desa Bakung Kabupaten Ogan Ilir
Pendidikan Politik Pemilih Pemula bagi Remaja di Desa Bakung Kabupaten Ogan Ilir
Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang membahas mengenai peendidikan politik pemilih pemula bagi remaja di Desa Bakung, Kabupaten Ogan Ilir, Propinsi Sumatera S...
Partisipasi dan Orientasi Pemilih Pemula Memilih Calon Anggota Legislatif
Partisipasi dan Orientasi Pemilih Pemula Memilih Calon Anggota Legislatif
Penelitian bertujuan mengetahui partisipasi pemilih pemula dan orientasi pemilih memilih sosok calon anggota legislatif setelah diselenggarakannya Pemilu Legislatif 2014. Penelitia...
ANALISIS PERILAKU PEMILIH TERHADAP PARTAI ISLAM PADA PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KECAMATAN DANAU TELUK
ANALISIS PERILAKU PEMILIH TERHADAP PARTAI ISLAM PADA PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KECAMATAN DANAU TELUK
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisa bagaimana perilaku pemilih beragama islam terhadap partai islam pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 di Kecamatan D...
Pendidikan Politik Pemilih Pemula Pada Pemilihan Umum (PEMILU) Tahun 2024 Di Kabupaten Aceh Tengah
Pendidikan Politik Pemilih Pemula Pada Pemilihan Umum (PEMILU) Tahun 2024 Di Kabupaten Aceh Tengah
Pesta demokrasi di Indonesia dilaksanakan tahun 2024 dan menjadi momentum bersejarah bagi rakyat Indonesia. Pemilu akan dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama yaitu pemilu ser...
Ujaran Kebencian dan Hoaks: Signifikasinya terhadap Pemilih Pemula di Kota Semarang
Ujaran Kebencian dan Hoaks: Signifikasinya terhadap Pemilih Pemula di Kota Semarang
Artikel ini bertujuan untuk menguji secara empirik korelasi antara prasangka ujaran kebencian (hate speech) dan keyakinan pada hoaks (hoax) dengan sikap politik pemilih pemula di K...
Tinjauan Sosiologis Pemilih Pemula Terhadap Tantangan Transformasi Pemilu 2024
Tinjauan Sosiologis Pemilih Pemula Terhadap Tantangan Transformasi Pemilu 2024
Pemilihan umum adalah pesta demokrasi untuk memilih calon pemimpin yang tepat untuk memimpin.Oleh karena itu, masyarakat harus sadar politik dan berpartisipasi dalam proses politik...

