Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Desain Angkringan Sebuah Resiliensi Saat Pandemi Covid-19

View through CrossRef
Pemanfaatan ruang luar sebagai resiliensi di masa pandemi seolah menjawab kebutuhan masyarakat terhadap interaksi sosial saat diberlakukannya peraturan pembatasan sosial fisik dalam melakukan aktivitas. Angkringan sebagai tempat makan di ruang luar mulai banyak bermunculan saat situasi pandemi Covid-19 dengan menawarkan harga makanan terjangkau, desain tempat sederhana dan upaya penyesuaian lain yang mengikuti aturan protokol kesehatan. Hal ini membuat masyarakat tertarik untuk mengunjungi dan menghabiskan waktu di tempat tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis desain angkringan sebagai resiliensi di masa pandemi. Selain itu penelitian ini juga dapat memberi wawasan terhadap desainer interior atau arsitek terhadap pemanfaatan ruang luar selama pandemi dan menjadi panduan saat endemi. Metode pengumpulan dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 100 responden pengunjung angkringan dan observasi ke angkringan Temu Rasa di area parkir Pusat Oleh-Oleh Cening Ayu, Sukawati, Gianyar. Observasi menekankan pada upaya yang dilakukan pihak pengelola untuk menciptakan ruang luar yang nyaman dan aman saat pandemi. Data observasi akan dikomparasi dengan hasil preferensi masyarakat terhadap angkringan saat pandemi. Dengan menggunakan teori yang relevan diharapkan melalui penelitian ini dapat diketahui upaya resiliensi desain yang meliputi layout, sirkulasi, material, furniture yang dilakukan pada desain angkringan untuk menjawab kebutuhan terhadap ruang luar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan protokol kesehatan.  
Title: Desain Angkringan Sebuah Resiliensi Saat Pandemi Covid-19
Description:
Pemanfaatan ruang luar sebagai resiliensi di masa pandemi seolah menjawab kebutuhan masyarakat terhadap interaksi sosial saat diberlakukannya peraturan pembatasan sosial fisik dalam melakukan aktivitas.
Angkringan sebagai tempat makan di ruang luar mulai banyak bermunculan saat situasi pandemi Covid-19 dengan menawarkan harga makanan terjangkau, desain tempat sederhana dan upaya penyesuaian lain yang mengikuti aturan protokol kesehatan.
Hal ini membuat masyarakat tertarik untuk mengunjungi dan menghabiskan waktu di tempat tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis desain angkringan sebagai resiliensi di masa pandemi.
Selain itu penelitian ini juga dapat memberi wawasan terhadap desainer interior atau arsitek terhadap pemanfaatan ruang luar selama pandemi dan menjadi panduan saat endemi.
Metode pengumpulan dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 100 responden pengunjung angkringan dan observasi ke angkringan Temu Rasa di area parkir Pusat Oleh-Oleh Cening Ayu, Sukawati, Gianyar.
Observasi menekankan pada upaya yang dilakukan pihak pengelola untuk menciptakan ruang luar yang nyaman dan aman saat pandemi.
Data observasi akan dikomparasi dengan hasil preferensi masyarakat terhadap angkringan saat pandemi.
Dengan menggunakan teori yang relevan diharapkan melalui penelitian ini dapat diketahui upaya resiliensi desain yang meliputi layout, sirkulasi, material, furniture yang dilakukan pada desain angkringan untuk menjawab kebutuhan terhadap ruang luar yang aman, nyaman, dan sesuai dengan protokol kesehatan.
 .

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
PENGALAMAN RESILIENSI PADA LANSIA PENYINTAS COVID 19
PENGALAMAN RESILIENSI PADA LANSIA PENYINTAS COVID 19
Latar belakang: Penyintas covid 19 masih bergejala hingga lebih dari 60 hari setelah onset pertama muncul. Kondisi ini dikenal sebagai long covid. Terdapat banyak sekali lansia yan...
Burden of the Beast
Burden of the Beast
Introduction Throughout the COVID-19 pandemic, and its fluctuating waves of infections and the emergence of new variants, Indigenous populations in Australia and worldwide have re...
Religiusitas Dan Resiliensi Pada Perawat Di Timika Papua Di Masa Pandemi COVID-19
Religiusitas Dan Resiliensi Pada Perawat Di Timika Papua Di Masa Pandemi COVID-19
ABSTRACT: RELIGIOSITY AND RESILLIENCE IN NURSES IN TIMIKA PAPUA DURING COVID-19 PANDEMIC The COVID-19 pandemic can harm nurses and lead to psychological problems when providing ser...
BRANDING ECHO (ENAK CETHO) SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS WISATA KULINER ANGKRINGAN DI KOTA YOGYAKARTA
BRANDING ECHO (ENAK CETHO) SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS WISATA KULINER ANGKRINGAN DI KOTA YOGYAKARTA
Belum adanya standarisasi kualitas PKL Angkringan terutama dari segi higienitasnya, mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat khususnya wisatawan dalam mengkonsumsi angkringan. T...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...

Back to Top