Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN INTEGRATED FARMING TERNAK DENGAN TANAMAN HORTIKULTURA UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA DI DESA WISATA KABUL

View through CrossRef
Desa Wisata Kabul merupakan Desa Wisata Penyangga KEK Mandalika Lombok. Kondisi Geografis  wilayah Desa Kabul seluas 981 hektar.  Jumlah penduduk  total 6.626 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 3.220 orang dan penduduk perempuan 3.406 orang.  90 % masyarakat desa Kabul bekerja sebagai petani dan buruh tani dan ternak pada lahan kering. Pada masa pandemic Covid-19 akibat adanya pembatasan mobilitas sosial, membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Akibatnya, banyak dari mereka yang merasakan kejenuhan karena sudah cukup lama menjalani adaptasi normal baru. Menanggapi hal tersebut, wisata di alam terbuka tentunya dapat menjadi sebuah pilihan. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Potensi di Desa Wisata Kabul. Atraksi Wisata Alam seperti bendungan, pertanian dan perternakan. Atraksi Wisata  Budaya.Kesenian Tradisi Wayang  Sasak. Wayang Sasak merupakan wayang kulit yang berkembang kalangan masyarakat suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Tradisi Jaran Kamput. Jaran Kamput, merupakan sebuah kesenian khas yang dimiliki oleh suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Gendang Belek. Gendang beleq merupakan salah satu musik tradisional yang telah diwariskan orang terdahulu masyarakat Suku Sasak. Atraksi Wisata Buatan. Agrowisata D’Kabul merupakan salah satu wisata buatan yang ada di Desa Wisata Kabul.Paket Wisata di Desa Wisata Kabul. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Program kunjugan ke Agro Eduwisata D’Kabul Pembuatan Pupuk Kompos. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah, termasuk pupuk an organik
Title: PENGEMBANGAN INTEGRATED FARMING TERNAK DENGAN TANAMAN HORTIKULTURA UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA DI DESA WISATA KABUL
Description:
Desa Wisata Kabul merupakan Desa Wisata Penyangga KEK Mandalika Lombok.
Kondisi Geografis  wilayah Desa Kabul seluas 981 hektar.
  Jumlah penduduk  total 6.
626 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 3.
220 orang dan penduduk perempuan 3.
406 orang.
  90 % masyarakat desa Kabul bekerja sebagai petani dan buruh tani dan ternak pada lahan kering.
Pada masa pandemic Covid-19 akibat adanya pembatasan mobilitas sosial, membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah.
Akibatnya, banyak dari mereka yang merasakan kejenuhan karena sudah cukup lama menjalani adaptasi normal baru.
Menanggapi hal tersebut, wisata di alam terbuka tentunya dapat menjadi sebuah pilihan.
Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul.
Potensi di Desa Wisata Kabul.
Atraksi Wisata Alam seperti bendungan, pertanian dan perternakan.
Atraksi Wisata  Budaya.
Kesenian Tradisi Wayang  Sasak.
Wayang Sasak merupakan wayang kulit yang berkembang kalangan masyarakat suku Sasak, Pulau Lombok.
 Kesenian Tradisi Jaran Kamput.
Jaran Kamput, merupakan sebuah kesenian khas yang dimiliki oleh suku Sasak, Pulau Lombok.
 Kesenian Gendang Belek.
Gendang beleq merupakan salah satu musik tradisional yang telah diwariskan orang terdahulu masyarakat Suku Sasak.
Atraksi Wisata Buatan.
Agrowisata D’Kabul merupakan salah satu wisata buatan yang ada di Desa Wisata Kabul.
Paket Wisata di Desa Wisata Kabul.
Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul.
Program kunjugan ke Agro Eduwisata D’Kabul Pembuatan Pupuk Kompos.
Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah, termasuk pupuk an organik.

Related Results

STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
PENGEMBANGAN DESA WISATA GONDANG SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL
Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal, adalah salah satu desa yang berpotensi untuk dikembangan menjadi Desa Wisata sebagai Wisata Edukasi. Kekuatan daya tarik yang dim...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Peran Pemerintah Desa Bukit Batu Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis
Pelanggaran ketentraman dan ketertiban umum masih sering terjadi dan belum dapat ditangani Pengembangan Desa wisata di Desa kerap belum berjalan dengan baik oleh pemerintah Desa di...

Back to Top