Javascript must be enabled to continue!
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kekumuhan Di Permukiman Pesisir Kampung Tua Tanjung Riau
View through CrossRef
Keberadaan permukiman sebagai tempat penduduk beraktivitas dan juga tinggal sering kali menemui berbagai permasalahan yang dapat mengganggu aktivitas permukiman penduduk setempat. Salah satu isu yang masih sulit untuk dihindari dalam perkembangan wilayah kota-kota di Indonesia adalah pertumbuhan permukiman kumuh. Fenomena tersebut dapat dijumpai pada permukiman pesisir Kampung Tua Tanjung Riau. Kampung Tua Tanjung Riau sendiri merupakan salah satu Kampung Tua bersejarah di Kota Batam yang berada di kecamatan Sekupang. Dengan melihat lokasi dan sejarahnya, permukiman pesisir tersebut memiliki potensi sebagai salah satu tempat wisata Kampung Tua di kota Batam. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi faktor-faktor penyebab kekumuhan di permukiman tersebut, sehingga tingkat kekumuhan yang mempengaruhi kelayakan huni permukiman tersebut dapat diminimalisir, serta potensinya sebagai tempat wisata nantinya dapat dikembangkan secara optimal. Penelitian ini berfokus pada indikator-indikator fisik kawasan yang beresiko menyebabkan kekumuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab kekumuhan di permukiman pesisir Kampung Tua Tanjung Riau adalah aksesibilitas yang terbatas, sebagian jalan permukiman memiliki kondisi yang buruk, tingkat kepadatan bangunan cukup tinggi, tidak terdapat keteraturan pola penataan rumah-rumah, kualitas mayoritas bangunan yang rendah, minimnya ketersediaan jaringan drainase dan sanitasi yang baik, serta nihilnya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Selanjutnya, peneliti memberikan rekomendasi solusi mengatasi permasalahan berdasarkan faktor-faktor tersebut.
Universitas Internasional Batam
Title: Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kekumuhan Di Permukiman Pesisir Kampung Tua Tanjung Riau
Description:
Keberadaan permukiman sebagai tempat penduduk beraktivitas dan juga tinggal sering kali menemui berbagai permasalahan yang dapat mengganggu aktivitas permukiman penduduk setempat.
Salah satu isu yang masih sulit untuk dihindari dalam perkembangan wilayah kota-kota di Indonesia adalah pertumbuhan permukiman kumuh.
Fenomena tersebut dapat dijumpai pada permukiman pesisir Kampung Tua Tanjung Riau.
Kampung Tua Tanjung Riau sendiri merupakan salah satu Kampung Tua bersejarah di Kota Batam yang berada di kecamatan Sekupang.
Dengan melihat lokasi dan sejarahnya, permukiman pesisir tersebut memiliki potensi sebagai salah satu tempat wisata Kampung Tua di kota Batam.
Oleh karena itu, diperlukan identifikasi faktor-faktor penyebab kekumuhan di permukiman tersebut, sehingga tingkat kekumuhan yang mempengaruhi kelayakan huni permukiman tersebut dapat diminimalisir, serta potensinya sebagai tempat wisata nantinya dapat dikembangkan secara optimal.
Penelitian ini berfokus pada indikator-indikator fisik kawasan yang beresiko menyebabkan kekumuhan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab kekumuhan di permukiman pesisir Kampung Tua Tanjung Riau adalah aksesibilitas yang terbatas, sebagian jalan permukiman memiliki kondisi yang buruk, tingkat kepadatan bangunan cukup tinggi, tidak terdapat keteraturan pola penataan rumah-rumah, kualitas mayoritas bangunan yang rendah, minimnya ketersediaan jaringan drainase dan sanitasi yang baik, serta nihilnya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Selanjutnya, peneliti memberikan rekomendasi solusi mengatasi permasalahan berdasarkan faktor-faktor tersebut.
Related Results
Analisis Tingkat Kekumuhan Permukiman Pesisir Di Kecamatan Abeli
Analisis Tingkat Kekumuhan Permukiman Pesisir Di Kecamatan Abeli
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan indeks kekumuhan permukiman pesisir dan menganalisis kondisi eksisting permukiman di Kecamatan Abeli Kota Kendari dengan...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Prasarana Lingkungan Permukiman Kekalik Timur Kota Mataram
Lingkungan permukiman Kekalik Timur mengalami pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan, hal ini dapat mempengaruhi ruang terbuka hijau dan ketersediaan prasarana lingkungan ya...
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
Desa Sangsit merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Buleleng yang memiliki sumberdaya kelautan yang potensial. Kenyataan ini didukung dengan peningkatan produktivitas hasil tangka...
Strategi Penanganan Permukiman Kumuh Kelurahan Pegangsaan Dua Kota Jakarta Utara
Strategi Penanganan Permukiman Kumuh Kelurahan Pegangsaan Dua Kota Jakarta Utara
Abstract. Slum settlements in RW 03, Pegangsaan Dua Village, occur due to the inability to provide adequate housing, so that people build urban villages irregularly, causing enviro...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
<p class="Style1">Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi lingkungan permukiman yang mengalami penurunan kualitas fisi...
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
HUNIAN WARGA YANG ‘KOMPAK DAN BERKELANJUTAN’ DI KAMPUNG SAWAH, JAKARTA UTARA
Urban sprawl due to limited land for living causes more residential development on the edge of the city. Land fragmentation results in the need for high mobility. With the characte...

