Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS POLA DAN KARAKTERISTIK PASANG SURUT DI PERAIRAN BIAK NUMFOR PAPUA
View through CrossRef
Pasang surut atau dikenal dengan istilah ocean tide merupakan fenomena naik turunnya air laut secara berkala yang diakibatkan oleh adanya kombinasi gaya gravitasi dan gaya tarik menarik dari benda-benda astronomi terutama oleh Matahari, Bumi dan Bulan. Tujua dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola dan tipe pasut, karakteristik pasut dan tinggi muka laut rata-rata Perairan Biak menggunakan metode Least Square. Dengan menggunakan data pasut yang diperoleh dari BIG. Hasil analisa mendapatkan pola dan tipe pasut yang terbentuk pada Perairan Biak yaitu pola asimetris dengan tipe campuran condong harian ganda (mixed tide prevailing semi diurnal). Nilai bilangan formzahl pada Perairan Biak yaitu sebesar 0,44 (tahun 2010 dan 2015) dan 0,45 pada (tahun 2020). Nilai rata-rata muka air laut tinggi tertinggi (MHHWS) berkisar antara 2,12-2,30 m pada saat pasang purnama (Spring Tide). Nilai rata-rata pasang tertinggi selama rentang pasang perbani (Neap Tide) (MHHWN) berkisar antara 1,45 – 1,88 m. Hasil analisa karakteristik pasut Perairan Biak diperoleh nilai chart datum yang nilai MHWL berkisar antara 2,61 – 2,82 m. Kemudian diperoleh nilai HHWL pada saat pasang surut purnama (Spring Tide) berkisar antara 2,92 – 3,22 m dengan penurunan sebesar 0,30 cm.
Title: ANALISIS POLA DAN KARAKTERISTIK PASANG SURUT DI PERAIRAN BIAK NUMFOR PAPUA
Description:
Pasang surut atau dikenal dengan istilah ocean tide merupakan fenomena naik turunnya air laut secara berkala yang diakibatkan oleh adanya kombinasi gaya gravitasi dan gaya tarik menarik dari benda-benda astronomi terutama oleh Matahari, Bumi dan Bulan.
Tujua dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pola dan tipe pasut, karakteristik pasut dan tinggi muka laut rata-rata Perairan Biak menggunakan metode Least Square.
Dengan menggunakan data pasut yang diperoleh dari BIG.
Hasil analisa mendapatkan pola dan tipe pasut yang terbentuk pada Perairan Biak yaitu pola asimetris dengan tipe campuran condong harian ganda (mixed tide prevailing semi diurnal).
Nilai bilangan formzahl pada Perairan Biak yaitu sebesar 0,44 (tahun 2010 dan 2015) dan 0,45 pada (tahun 2020).
Nilai rata-rata muka air laut tinggi tertinggi (MHHWS) berkisar antara 2,12-2,30 m pada saat pasang purnama (Spring Tide).
Nilai rata-rata pasang tertinggi selama rentang pasang perbani (Neap Tide) (MHHWN) berkisar antara 1,45 – 1,88 m.
Hasil analisa karakteristik pasut Perairan Biak diperoleh nilai chart datum yang nilai MHWL berkisar antara 2,61 – 2,82 m.
Kemudian diperoleh nilai HHWL pada saat pasang surut purnama (Spring Tide) berkisar antara 2,92 – 3,22 m dengan penurunan sebesar 0,30 cm.
.
Related Results
KONFLIK PADA KASUS RELOKASI PASAR INPRES DI DISTRIK BIAK KOTA KABUPATEN BIAK NUMFOR
KONFLIK PADA KASUS RELOKASI PASAR INPRES DI DISTRIK BIAK KOTA KABUPATEN BIAK NUMFOR
Relokasi terhadap Pasar Inpres di Distrik Biak Kota, Kab. Biak Numfor telah melahirkan konflik antara Pemerintah Kab. Biak Numfor dengan pedagang pasar dan masyarakat yang belum te...
URGENSI SPESIALISASI PENYIDIK POLRI DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI
URGENSI SPESIALISASI PENYIDIK POLRI DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis urgensi spesialisasi Polri dalam pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Kabupaten Biak Numfor, serta untuk mengetahui...
Strategi Pemberdayaan Wanita Nelayan Asli Papua Di Kabupaten Biak Numfor
Strategi Pemberdayaan Wanita Nelayan Asli Papua Di Kabupaten Biak Numfor
Pemberdayaan merupakan serangkaian aktivitas yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat keberdayaan kelompok yang lemah dalam masyarakat, termasuk individu-individu yang mengalami ...
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
ABSTRACT
Tides and currents are essential factors that affect activities in estuary waters. The observation of tides and currents at the estuary of the Porong River is very import...
Analisis Perhitungan Kedalaman Perairan Menggunakan Chart Datum dan Pasang Surut Di Pelabuhan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat
Analisis Perhitungan Kedalaman Perairan Menggunakan Chart Datum dan Pasang Surut Di Pelabuhan Mamuju Provinsi Sulawesi Barat
Kedalaman perairan merupakan salah satu prasyarat penentuan pelabuhan induk nasional, hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor 184 tahun 2019 t...
PENYELENGGARAAN PEMILIHAN CALON LEGISLATIF KABUPATEN BIAK NUMFOR PADA PEMILU 2014 (Analisis Semiotika Pada Iklan Calon Legislatif Kabupaten Biak Numfor Pemilu 2014)
PENYELENGGARAAN PEMILIHAN CALON LEGISLATIF KABUPATEN BIAK NUMFOR PADA PEMILU 2014 (Analisis Semiotika Pada Iklan Calon Legislatif Kabupaten Biak Numfor Pemilu 2014)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penyelenggaraan pemilu legislatif Kabupaten Biak Numfor tahun 2014 dengan indikasi pada berbagai faktor determinan yang menentukan...
KAJIAN SEDIMENTASI PADA SUMBER AIR BAKU PDAM KOTA PONTIANAK
KAJIAN SEDIMENTASI PADA SUMBER AIR BAKU PDAM KOTA PONTIANAK
Abstrak Peristiwa sedimentasi atau pengendapan partikel-partikel tanah yang terbawa aliran sungai seringkali terjadi di sungai-sungai, tidak terkecuali Sungai Kapuas di Pontianak K...
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
Arus laut permukaan merupakan arus laut yang bergerak pada lapisan massa air permukaan. Beberapa faktor yang membangkitkan arus permukaan pada perairan sekitar pantai umumnya bersu...

