Javascript must be enabled to continue!
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAH ALUVIAL
View through CrossRef
Peningkatan produksi sawi di Kalimantan Barat dapat dilakukan melalui penggunaan tanah aluvial. Permasalahan utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial yaitu rendahnya ketersediaan unsur hara bagi tanaman yang diakibatkan keasaman tanah, serta sistem budidaya tanaman yang terus menerus menggunakan pupuk anorganik. Upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan penggunaan Pupuk Organik Cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat dan berlangsung pada bulan April 2023 – Mei 2023. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan yang masing - masing perlakuan terdapat 3 sampel tanaman, sehingga jumlah sampel perlakuan keseluruhan sebanyak 75 sampel tanaman/polybag. Perlakuan terdiri dari : a1 = konsentrasi pupuk 6 ml/l, a2 = konsentrasi pupuk 8 ml/l, a3 = konsentrasi pupuk 10 ml/l, a4 = konsentrasi pupuk 12 ml/l dan a5 = konsentrasi pupuk 14 ml/l. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi, maka diperoleh konsentrasi POC yang paling efektif dalam penelitian ini adalah dengan konsentrasi POC 10 ml/l.
Tanjungpura University
Title: RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAH ALUVIAL
Description:
Peningkatan produksi sawi di Kalimantan Barat dapat dilakukan melalui penggunaan tanah aluvial.
Permasalahan utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial yaitu rendahnya ketersediaan unsur hara bagi tanaman yang diakibatkan keasaman tanah, serta sistem budidaya tanaman yang terus menerus menggunakan pupuk anorganik.
Upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan penggunaan Pupuk Organik Cair (POC).
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial.
Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat dan berlangsung pada bulan April 2023 – Mei 2023.
Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan yang masing - masing perlakuan terdapat 3 sampel tanaman, sehingga jumlah sampel perlakuan keseluruhan sebanyak 75 sampel tanaman/polybag.
Perlakuan terdiri dari : a1 = konsentrasi pupuk 6 ml/l, a2 = konsentrasi pupuk 8 ml/l, a3 = konsentrasi pupuk 10 ml/l, a4 = konsentrasi pupuk 12 ml/l dan a5 = konsentrasi pupuk 14 ml/l.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi, maka diperoleh konsentrasi POC yang paling efektif dalam penelitian ini adalah dengan konsentrasi POC 10 ml/l.
Related Results
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAH ALUVIAL
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAH ALUVIAL
Peningkatan produksi sawi putih di Kalimantan Barat dapat dilakukan melalui penggunaan tanah aluvial. Permasalahan utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan pertumbuhan dan has...
Pengaruh Pupuk Hayati Cair BRE4 dan Pupuk Organik Terhadap Keragaman Nematoda Tanah Pada Lahan Kopi Arabika
Pengaruh Pupuk Hayati Cair BRE4 dan Pupuk Organik Terhadap Keragaman Nematoda Tanah Pada Lahan Kopi Arabika
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk hayati cair BRE4 dan pupuk organik terhadap keragaman nematoda tanah pada lahan kopi arabika. Penelitian dilaksanakan di la...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Kirinyuh Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.)
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Kirinyuh Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pupuk alami daun kirinyuh terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L.). Desain eksperimen digunakan dengan ...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Indigofera zollingeriana
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Indigofera zollingeriana
Pupuk organik merupakan hasil aktivitas mikrobiologi dalam merombak bahan organik, dan memiliki sifat slow release (lambat tersedia) namun dapat tersedia lebih lama di dalam tanah ...
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO DI SULAWESI TENGGARA
<p>ABSTRACT</p><p><br />The Effectiveness of Organic Fertilizers on Cocoa Productivity in Southeast Sulawesi. The study purposed to determine the effectiven...

