Javascript must be enabled to continue!
Mengungkap Kebijaksanaan Panembahan Senapati sebagai Seorang Pemimpin dan Relevansinya pada Birokrasi Mataram
View through CrossRef
Abstrak
Artikel dengan judul Mengungkap Kebijaksanaan Panembahan Senapati sebagai Seorang Pemimpin dan Relevansinya pada Birokrasi Mataram bertujuan untuk memperoleh hasil penelitian berdasarkan informasi yang diperoleh dari naskah Babad Mataram. Dari sumber tersebut dapat dilatarbelakangi dengan cerita pada masa pemerintahan Panembahan Senapati yang terlihat kerajaan Mararam mempunyai sistem pemerintahan sendiri atau birokrasi sendiri. Perlu diketahui kepemimpinan Panembahan Senapati sendiri memperlihatkan bahwa beliau adalah figur pemimpin yang tegas dan bijaksana. Dalam artikel ini akan diungkapkan bagaimana bentuk kebijaksanaan Panembahan Senapati sebagai seorang pemimpin dan bagaimana relevansinya pada birokrasi Mataram. Dilihat dari jenisnya, penelitian ini termasuk kedalam penelitian filologi mengingat sumber utamanya yaitu Naskah Babad Mataram KBG 598 untuk memahami isinya. Pada penelitan ini didukung sumber literatur lainnya yang berfungsi sebagai pendukung dan pertajaman penelitian seperti jurnal dan artikel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori struktural dimana untuk mengkaji permasalahan yang ada dan tentang cara berpikir dunia yang dikaitkan dengan persepsi dan deskripsi struktur, memiliki suatu konsep yang kuat pada diri karya sastra yaitu karya sastra naskah Babad Mataram merupakan unsur yang otonom yang dapat dipahami sebagai satu kesatuan yang saling bulat mengikat, terkait satu sama lain. Oleh karena itu, untuk memahami makna karya sastra yakni naskah Babad Mataram ini maka harus dikaji strukturnya sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam birokrasi pemerintahan Mataram Panembahan Senapati mengedepankan sikap yang bijaksana.
Kata Kunci: kebijaksanaan, pemimpin, pemerintahan
Universitas Negeri Surabaya
Title: Mengungkap Kebijaksanaan Panembahan Senapati sebagai Seorang Pemimpin dan Relevansinya pada Birokrasi Mataram
Description:
Abstrak
Artikel dengan judul Mengungkap Kebijaksanaan Panembahan Senapati sebagai Seorang Pemimpin dan Relevansinya pada Birokrasi Mataram bertujuan untuk memperoleh hasil penelitian berdasarkan informasi yang diperoleh dari naskah Babad Mataram.
Dari sumber tersebut dapat dilatarbelakangi dengan cerita pada masa pemerintahan Panembahan Senapati yang terlihat kerajaan Mararam mempunyai sistem pemerintahan sendiri atau birokrasi sendiri.
Perlu diketahui kepemimpinan Panembahan Senapati sendiri memperlihatkan bahwa beliau adalah figur pemimpin yang tegas dan bijaksana.
Dalam artikel ini akan diungkapkan bagaimana bentuk kebijaksanaan Panembahan Senapati sebagai seorang pemimpin dan bagaimana relevansinya pada birokrasi Mataram.
Dilihat dari jenisnya, penelitian ini termasuk kedalam penelitian filologi mengingat sumber utamanya yaitu Naskah Babad Mataram KBG 598 untuk memahami isinya.
Pada penelitan ini didukung sumber literatur lainnya yang berfungsi sebagai pendukung dan pertajaman penelitian seperti jurnal dan artikel.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif.
Teori yang digunakan adalah teori struktural dimana untuk mengkaji permasalahan yang ada dan tentang cara berpikir dunia yang dikaitkan dengan persepsi dan deskripsi struktur, memiliki suatu konsep yang kuat pada diri karya sastra yaitu karya sastra naskah Babad Mataram merupakan unsur yang otonom yang dapat dipahami sebagai satu kesatuan yang saling bulat mengikat, terkait satu sama lain.
Oleh karena itu, untuk memahami makna karya sastra yakni naskah Babad Mataram ini maka harus dikaji strukturnya sendiri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam birokrasi pemerintahan Mataram Panembahan Senapati mengedepankan sikap yang bijaksana.
Kata Kunci: kebijaksanaan, pemimpin, pemerintahan.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PATOLOGI BIROKRASI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA UNTUK MENCIPTAKAN BIROKRASI YANG EFISIEN
PATOLOGI BIROKRASI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA UNTUK MENCIPTAKAN BIROKRASI YANG EFISIEN
Abstrak
Birokrasi identik dengan kesan proses yang panjang dan berbelit-belit, akibatnya birokrasi mendapatkan citra negatif. Adanya kenyataan yang dialami di lingkungan birokrasi...
PERAN SENTRAL POTENSI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
PERAN SENTRAL POTENSI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
Kerajaan Mataram Islam merupakan kerajaan bercorak agraris yang dirintis oleh Ki Gede Pemanahan pada abad ke-16 M setelah memisahkan diri dari pemerintahan Kerajaan Pajang. Jauh se...
KISAH ADIPATI JAYAKUSUMA-PANEMBAHAN SENOPATI DALAM HISTORIOGRAFI BABAD
KISAH ADIPATI JAYAKUSUMA-PANEMBAHAN SENOPATI DALAM HISTORIOGRAFI BABAD
AbstractThis research is to elaborate the relationship between Adipati Jayakusuma from Pati and Panembahan Senopati from Mataram. Regarding historians give little attention to solv...
THE AESTHETICS OF SENAPATI PINILIH, A KETOPRAK STORY BY BONDAN NUSANTARA
THE AESTHETICS OF SENAPATI PINILIH, A KETOPRAK STORY BY BONDAN NUSANTARA
This study aims to describe the aesthetics of Senapati Pinilih, a ketoprak (Javanese play) story by Bondan Nusantara. The material object of the study is the story and the formal o...
Patologi Birokrasi
Patologi Birokrasi
Patologi birokrasi merupakan penyakit yang melemahkan sendi-sendi kehidupan birokrasi. Penyakit ini tidak muncul begitu saja, namun sudah ada sejak lama dan tetap terjaga. Birokras...
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...

