Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Aktivitas Bersepeda Terhadap Peningkatan Volume Oksigen Maksimal (Vo2Max) Pada Komunitas Sepeda "PIT Merasi"
View through CrossRef
Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya tingkat daya tahan jantung paru anggota komunitas sepeda Pit Merasi, yang disebabkan belum adanya latihan yang terprogram secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan pengaruh aktivitas bersepeda terhadap peningkatan VO2Max pada komunitas sepeda Pit Merasi Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode eksperimen semu dengan teknik penarikan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 20 orang. Perlakuan dalam penelitian ini berupa program latihan bersepeda selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi 4 kali seminggu dan menggunakan MFT (Multistage Fitness Test) untuk mengetahui tingkat VO2Max pada komunitas sepeda Pit Merasi. Hasil MFT (Multistage Fitness Test) sebelum diberikan perlakuan menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebesar 29.71, nilai standar deviasi sebesar 4.63 dengan nilai terendah sebesar 22.10 dan nilai tertinggi sebesar 36.40. Sedangkan Hasil MFT (Multistage Fitness Test) setelah diberikan perlakuan menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebesar 33.59, nilai standar deviasi sebesar 5.06 dengan nilai terendah sebesar 24.30 dan nilai tertinggi sebesar 40.20, Hasil Uji Independent sample t-test didapatkan : Nilai thitung(11.68) > ttabel(1.729) pada taraf signifikansi = 0,05. Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil uji diatas dapat disimpulkan bahwa aktivitas bersepeda meningkatkan VO2Max secara signifikan pada anggota komunitas sepeda Pit Merasi
Title: Pengaruh Aktivitas Bersepeda Terhadap Peningkatan Volume Oksigen Maksimal (Vo2Max) Pada Komunitas Sepeda "PIT Merasi"
Description:
Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya tingkat daya tahan jantung paru anggota komunitas sepeda Pit Merasi, yang disebabkan belum adanya latihan yang terprogram secara rutin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan pengaruh aktivitas bersepeda terhadap peningkatan VO2Max pada komunitas sepeda Pit Merasi Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode eksperimen semu dengan teknik penarikan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 20 orang.
Perlakuan dalam penelitian ini berupa program latihan bersepeda selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi 4 kali seminggu dan menggunakan MFT (Multistage Fitness Test) untuk mengetahui tingkat VO2Max pada komunitas sepeda Pit Merasi.
Hasil MFT (Multistage Fitness Test) sebelum diberikan perlakuan menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebesar 29.
71, nilai standar deviasi sebesar 4.
63 dengan nilai terendah sebesar 22.
10 dan nilai tertinggi sebesar 36.
40.
Sedangkan Hasil MFT (Multistage Fitness Test) setelah diberikan perlakuan menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebesar 33.
59, nilai standar deviasi sebesar 5.
06 dengan nilai terendah sebesar 24.
30 dan nilai tertinggi sebesar 40.
20, Hasil Uji Independent sample t-test didapatkan : Nilai thitung(11.
68) > ttabel(1.
729) pada taraf signifikansi = 0,05.
Maka Ha diterima dan Ho ditolak.
Berdasarkan hasil uji diatas dapat disimpulkan bahwa aktivitas bersepeda meningkatkan VO2Max secara signifikan pada anggota komunitas sepeda Pit Merasi.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Tingkat Kesiapan Kota Surakarta sebagai Kota Nyaman Bersepeda
Tingkat Kesiapan Kota Surakarta sebagai Kota Nyaman Bersepeda
<p>Kota Surakarta merupakan kota menengah yang terus berkembang dengan total kendaraan bermotor sebanyak 85% dari total jumlah penduduk. Pemerintah Kota Surakarta saat ini me...
PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK DI JALAN RAYA INDONESIA
PENGATURAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK DI JALAN RAYA INDONESIA
Kemajuan teknologi di dunia terus saja meningkat.olaborasi dan teknologi transportasi membuahkan hasil yang sangat gemilang salah satunya dalam bidang transportasi itu. Dengan adan...
Aktivitas Komunitas Sepeda dalam Gerakan Membangun Budaya Bersepeda di Kota Bandung
Aktivitas Komunitas Sepeda dalam Gerakan Membangun Budaya Bersepeda di Kota Bandung
Abstract. This study aims to see the activities of the bicycle community in the cityof Bandung in the campaign to build a cycling culture. Cycling culture refers to ahabit of using...
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN HC-SR04
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN HC-SR04
[Id]Pencurian sepeda motor pada saat ini semakin marak. Hal ini bisa terjadi di karenakan beberapa faktor selain kelalaian manusia yaitu masih belum adanya sistem keamanan sepeda m...
SURVEI MOTIVASI OLAHRAGA BERSEPEDA PADA MASSA PANDEMI COVID-19 DI MASYARAKAT KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
SURVEI MOTIVASI OLAHRAGA BERSEPEDA PADA MASSA PANDEMI COVID-19 DI MASYARAKAT KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
Tujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi masyarakat berolahraga sepeda pada massa pandemi covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menge...
MODIFIKASI GEARBOX CLOSE RATIO UNTUK MENINGKATKAN AKSELERASI SEPEDA MOTOR KAWASAKI NINJA RR 150CC
MODIFIKASI GEARBOX CLOSE RATIO UNTUK MENINGKATKAN AKSELERASI SEPEDA MOTOR KAWASAKI NINJA RR 150CC
Karakter sepeda motor terbagi menjadi dua tipe yaitu sepeda motor akselerasi dan sepeda motor top speed. Karakter sepeda motor top speed adalah sepeda motor yang dapat memiliki kec...

