Javascript must be enabled to continue!
Aktivitas Komunitas Sepeda dalam Gerakan Membangun Budaya Bersepeda di Kota Bandung
View through CrossRef
Abstract. This study aims to see the activities of the bicycle community in the cityof Bandung in the campaign to build a cycling culture. Cycling culture refers to ahabit of using bicycle transportation in their daily lives, there are still many cyclistswho are still not orderly in traffic. The presence of Forkom Bandung Raya is analternative forum in carrying out activities regarding the movement to build acycling culture in the city of Bandung. This study looks at the communication sideof the community who are members of the Forkom Bandung Raya. The grandtheory for this research is social interaction, the interaction here is behavior that iscarried out in groups, so that it has an influence on the environment in accordancewith the goals to be achieved. The method used in this research is a qualitativemethod, with a case study approach. Data collection techniques used are interviews,observation. The informants in this study were the management of the BandungRaya Forkom and several leaders of the bicycle community. The results of thisstudy indicate that there are several factors that support the process of campaignactivities by Forkom Bandung Raya together with the bicycle community in the cityof Bandung. Collaborative activities, both in the planning process and in theimplementation of campaign activities, focus on delivering educational messagesrelated to the cycling movement and building a culture of orderly cycling, both tobicycle users and to the wider community, especially in the city of Bandung.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas komunitas sepeda di KotaBandung dalam kampanye membangun budaya bersepeda. Budaya bersepedamerujuk pada sebuah kebiasaan untuk menggunakan transportasi sepeda dalamkesehariannya, masih banyak pesepeda yang masih belum tertib dalam berlalulintas. Hadirnya Forkom Bandung Raya sebuah forum dalam melakukan aktivitasmengenai gerakan membangun budaya bersepeda di Kota Bandung. Penelitian inimelihat sisi komunikasi yang dilakukan oleh komunitas yang tergabung dalamForkom Bandung Raya. Teori yang menjadi pijakan dalam penelitian ialah interaksisosial, interaksi disini perilaku yang dilakukan secara berkelompok, sehinggamemberikan pengaruh bagi lingkungannya sesuai dengan tujuan yang hendakdicapai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif,dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahwawancara, observasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini KepengurusanForkom Bandung Raya dan beberapa ketua komunitas sepeda. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa terdapat bebrapa faktor yang menjadi pendukung dalam proseskegiatan kampanye oleh Forkom Bandung Raya bersamaan dengan komunitassepeda di Kota Bandung. Kegiatan kolaborasi baik itu pada proses perencanaan danpada pelaksanaan kegiatan kampanye ini berfokus pada penyampaian pesan edukasiterkait dengan gerakan bersepeda dan membangun budaya tertib bersepeda baik itukepada para pengguna sepeda maupun kepada masyarakat luas khusnya di KotaBandung.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Aktivitas Komunitas Sepeda dalam Gerakan Membangun Budaya Bersepeda di Kota Bandung
Description:
Abstract.
This study aims to see the activities of the bicycle community in the cityof Bandung in the campaign to build a cycling culture.
Cycling culture refers to ahabit of using bicycle transportation in their daily lives, there are still many cyclistswho are still not orderly in traffic.
The presence of Forkom Bandung Raya is analternative forum in carrying out activities regarding the movement to build acycling culture in the city of Bandung.
This study looks at the communication sideof the community who are members of the Forkom Bandung Raya.
The grandtheory for this research is social interaction, the interaction here is behavior that iscarried out in groups, so that it has an influence on the environment in accordancewith the goals to be achieved.
The method used in this research is a qualitativemethod, with a case study approach.
Data collection techniques used are interviews,observation.
The informants in this study were the management of the BandungRaya Forkom and several leaders of the bicycle community.
The results of thisstudy indicate that there are several factors that support the process of campaignactivities by Forkom Bandung Raya together with the bicycle community in the cityof Bandung.
Collaborative activities, both in the planning process and in theimplementation of campaign activities, focus on delivering educational messagesrelated to the cycling movement and building a culture of orderly cycling, both tobicycle users and to the wider community, especially in the city of Bandung.
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas komunitas sepeda di KotaBandung dalam kampanye membangun budaya bersepeda.
Budaya bersepedamerujuk pada sebuah kebiasaan untuk menggunakan transportasi sepeda dalamkesehariannya, masih banyak pesepeda yang masih belum tertib dalam berlalulintas.
Hadirnya Forkom Bandung Raya sebuah forum dalam melakukan aktivitasmengenai gerakan membangun budaya bersepeda di Kota Bandung.
Penelitian inimelihat sisi komunikasi yang dilakukan oleh komunitas yang tergabung dalamForkom Bandung Raya.
Teori yang menjadi pijakan dalam penelitian ialah interaksisosial, interaksi disini perilaku yang dilakukan secara berkelompok, sehinggamemberikan pengaruh bagi lingkungannya sesuai dengan tujuan yang hendakdicapai.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif,dengan pendekatan studi kasus.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahwawancara, observasi.
Yang menjadi informan pada penelitian ini KepengurusanForkom Bandung Raya dan beberapa ketua komunitas sepeda.
Hasil penelitian inimenunjukan bahwa terdapat bebrapa faktor yang menjadi pendukung dalam proseskegiatan kampanye oleh Forkom Bandung Raya bersamaan dengan komunitassepeda di Kota Bandung.
Kegiatan kolaborasi baik itu pada proses perencanaan danpada pelaksanaan kegiatan kampanye ini berfokus pada penyampaian pesan edukasiterkait dengan gerakan bersepeda dan membangun budaya tertib bersepeda baik itukepada para pengguna sepeda maupun kepada masyarakat luas khusnya di KotaBandung.
Related Results
Tingkat Kesiapan Kota Surakarta sebagai Kota Nyaman Bersepeda
Tingkat Kesiapan Kota Surakarta sebagai Kota Nyaman Bersepeda
<p>Kota Surakarta merupakan kota menengah yang terus berkembang dengan total kendaraan bermotor sebanyak 85% dari total jumlah penduduk. Pemerintah Kota Surakarta saat ini me...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN HC-SR04
SISTEM KEAMANAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN HC-SR04
[Id]Pencurian sepeda motor pada saat ini semakin marak. Hal ini bisa terjadi di karenakan beberapa faktor selain kelalaian manusia yaitu masih belum adanya sistem keamanan sepeda m...
Pengaruh Aktivitas Bersepeda Terhadap Peningkatan Volume Oksigen Maksimal (Vo2Max) Pada Komunitas Sepeda "PIT Merasi"
Pengaruh Aktivitas Bersepeda Terhadap Peningkatan Volume Oksigen Maksimal (Vo2Max) Pada Komunitas Sepeda "PIT Merasi"
Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya tingkat daya tahan jantung paru anggota komunitas sepeda Pit Merasi, yang disebabkan belum adanya latihan yang terprogram secara rutin....
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
Kesesuaian Penerapan Prinsip Berjalan Kaki dan Bersepeda pada Kawasan TOD Istora Senayan Jakarta
Kesesuaian Penerapan Prinsip Berjalan Kaki dan Bersepeda pada Kawasan TOD Istora Senayan Jakarta
<p><span lang="IN">Jakarta memiliki kegiatan mobilitas yang tinggi dan sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, pemerintah mulai menerapkan konsep T...
SURVEI MOTIVASI OLAHRAGA BERSEPEDA PADA MASSA PANDEMI COVID-19 DI MASYARAKAT KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
SURVEI MOTIVASI OLAHRAGA BERSEPEDA PADA MASSA PANDEMI COVID-19 DI MASYARAKAT KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
Tujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi masyarakat berolahraga sepeda pada massa pandemi covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menge...

