Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Capaian Internalisasi Nilai-Nilai Religius Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

View through CrossRef
Peran pendidikan agama bagi generasi muda menjadi sangat penting dalam menginternalisasikan nilai-nilai spiritual keagamaan (religius). Namun perlu dipertanyakan apakah para pendidik yang berperan dalam menginternalisasikan nilai-nilai religius pada pembelajarannya telah memiliki keahlian dalam bidangnya. Dalam hal ini proses pembelajaran adalah sesuatu yang urgen dalam capaian internalisasi nilai-nilai religius. Adapun yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah bagaimana capaian dari internalisasi nilai- nilai religius pada pembelajaran PAI. Internalisasi nilai-nilai religius di sekolah merupakan usaha bersama sekolah yang dilakukan bersama oleh pimpinan sekolah, staf serta semua pendidik. Nilai-nilai tersebut terintegrasi dalam struktur kurikulum sehingga mampu menghasilkan hasil yang maksimal sesuai dengan apa yang direncanakan. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang capaian dari internalisasi nilai-nilai religius pada pembelajaran PAI.Hasil penelitian menunjukkan capaian dari internalisasi nilai religius dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran PAI adalah peserta didik memiliki pengetahuan, perasaan dan berperilaku religius sesuai muatan materi pembelajaran. Adapun capaian dari internalisasi nilai religius dalam program pengembangan diri dan budaya pada peserta didik di sekolah pada peserta didik Muslim melalui kegiatan rutin, spontan dan pengkondisian adalah peserta didik melaksanakan perilaku religius sesuai perilaku religius yang ditanamkan kepada mereka, yang semua bermuara pada akhlak mulia.
Title: Capaian Internalisasi Nilai-Nilai Religius Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Description:
Peran pendidikan agama bagi generasi muda menjadi sangat penting dalam menginternalisasikan nilai-nilai spiritual keagamaan (religius).
Namun perlu dipertanyakan apakah para pendidik yang berperan dalam menginternalisasikan nilai-nilai religius pada pembelajarannya telah memiliki keahlian dalam bidangnya.
Dalam hal ini proses pembelajaran adalah sesuatu yang urgen dalam capaian internalisasi nilai-nilai religius.
Adapun yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah bagaimana capaian dari internalisasi nilai- nilai religius pada pembelajaran PAI.
Internalisasi nilai-nilai religius di sekolah merupakan usaha bersama sekolah yang dilakukan bersama oleh pimpinan sekolah, staf serta semua pendidik.
Nilai-nilai tersebut terintegrasi dalam struktur kurikulum sehingga mampu menghasilkan hasil yang maksimal sesuai dengan apa yang direncanakan.
Maka, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang capaian dari internalisasi nilai-nilai religius pada pembelajaran PAI.
Hasil penelitian menunjukkan capaian dari internalisasi nilai religius dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran PAI adalah peserta didik memiliki pengetahuan, perasaan dan berperilaku religius sesuai muatan materi pembelajaran.
Adapun capaian dari internalisasi nilai religius dalam program pengembangan diri dan budaya pada peserta didik di sekolah pada peserta didik Muslim melalui kegiatan rutin, spontan dan pengkondisian adalah peserta didik melaksanakan perilaku religius sesuai perilaku religius yang ditanamkan kepada mereka, yang semua bermuara pada akhlak mulia.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam dalam Pembentukan Budaya Beragama Siswa
Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam dalam Pembentukan Budaya Beragama Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai agama Islam, peran yang dimainkan oleh pemangku kepentingan internal dan eksternal dalam proses interna...
Pembelajaran gamelan gender wayang pada generasi z di sanggar swasti swara denpasar (persektif pendidikan agama hindu)
Pembelajaran gamelan gender wayang pada generasi z di sanggar swasti swara denpasar (persektif pendidikan agama hindu)
Generasi muda saat ini mengalami krisis karakter yang ditandai dengan ketidakpedulian terhadap budaya sejak adanya perkembangan teknologi yang telah memasuki perkembangan era 4.0. ...
Internalisasi Pembelajaran Berbasis Moderasi Beragama pada Pendidikan Islam Berkemajuan
Internalisasi Pembelajaran Berbasis Moderasi Beragama pada Pendidikan Islam Berkemajuan
The basis of wasatiah Islamic learning should be applied in every line of life, especially in the field of Islamic education. This article aims to explain how the internalization o...
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta di...
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
BELAJAR UNTUK MENJADI PELAJAR YANG BERKARAKTER
Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta di...
Peran Pondok Pesantren Darussalam dalam Meningkatkan Sikap Religius Siswa di Sekolah Ma’arif Sidorejo Lampung Timur
Peran Pondok Pesantren Darussalam dalam Meningkatkan Sikap Religius Siswa di Sekolah Ma’arif Sidorejo Lampung Timur
Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi peran Pondok Pesantren Darussalam dalam meningkatkan sikap religius siswa di Sekolah Ma'arif. Pendidikan religius dan pembentukan sikap r...

Back to Top