Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERUBAHAN LANSKAP KREATIF DAN DIALOG ETIKA DALAM FOTOGRAFI: PENGARUH KECERDASAN BUATAN

View through CrossRef
Kemajuan teknologi dari digital sampai kecerdasan buatan memberikan dampak perubahan pada kultur penciptaan visual fotografi.  Mesin generator gambar yang menghasilkan imaji yang realis dikenal sebagai promptografi disandingkan sebagai penciptaan fotografi. Metodologi penelitian  dilakukan dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui observasi secara digital dan lapangan, dilengkapi dengan data dari diskusi grup terpumpun (FGD) dari para fotografer di Kota Bandung (n=8). Artikel ini berfokus pada analisis persepsi dan pengalaman dalam menyikapi fenomena kecerdasan buatan dalam penciptaan visual, serta bagaimana toleransi para fotografer dalam penyandingan karya visual hasil generator gambar dengan karya yang dihasilkan secara fotografis. Hasil analisis ini mengungkap perubahan dalam pendekatan kreatif fotografer seiring dengan imersi kecerdasan buatan dan memberikan kontribusi terhadap proses kreatif fotografi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Simpulan artikel adalah teknologi kecerdasan buatan telah membentuk lanskap kreatif dalam fotografi dan seni visual, membuka peluang dan dialog etika yang perlu dipertimbangkan oleh seorang pengkarya fotografi. Creative Landscape Changes and Ethical Dialogue in Photography: The Influence of Artificial Intelligence. The advancement of technology, from digital to artificial intelligence, has impacted the cultural landscape of visual photography creation. Image-generating machines producing realistic imagery, known as promptography, are juxtaposed with traditional photography. The research methodology employed a qualitative approach, gathering data through digital and field observations, supplemented by focus group discussions (FGD) involving photographers in Bandung City (n=8). This article focuses on analyzing perceptions and experiences regarding the phenomenon of artificial intelligence in visual creation, as well as photographers' tolerance towards juxtaposing images generated by machines with traditionally produced photographic works. The analysis reveals changes in photographers' creative approaches with the immersion of artificial intelligence, contributing to the creative process of photography. The conclusion highlights that artificial intelligence technology has shaped the creative landscape in photography and visual arts, opening opportunities and ethical dialogues that photographers need to consider.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Title: PERUBAHAN LANSKAP KREATIF DAN DIALOG ETIKA DALAM FOTOGRAFI: PENGARUH KECERDASAN BUATAN
Description:
Kemajuan teknologi dari digital sampai kecerdasan buatan memberikan dampak perubahan pada kultur penciptaan visual fotografi.
  Mesin generator gambar yang menghasilkan imaji yang realis dikenal sebagai promptografi disandingkan sebagai penciptaan fotografi.
Metodologi penelitian  dilakukan dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui observasi secara digital dan lapangan, dilengkapi dengan data dari diskusi grup terpumpun (FGD) dari para fotografer di Kota Bandung (n=8).
Artikel ini berfokus pada analisis persepsi dan pengalaman dalam menyikapi fenomena kecerdasan buatan dalam penciptaan visual, serta bagaimana toleransi para fotografer dalam penyandingan karya visual hasil generator gambar dengan karya yang dihasilkan secara fotografis.
Hasil analisis ini mengungkap perubahan dalam pendekatan kreatif fotografer seiring dengan imersi kecerdasan buatan dan memberikan kontribusi terhadap proses kreatif fotografi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan.
Simpulan artikel adalah teknologi kecerdasan buatan telah membentuk lanskap kreatif dalam fotografi dan seni visual, membuka peluang dan dialog etika yang perlu dipertimbangkan oleh seorang pengkarya fotografi.
 Creative Landscape Changes and Ethical Dialogue in Photography: The Influence of Artificial Intelligence.
The advancement of technology, from digital to artificial intelligence, has impacted the cultural landscape of visual photography creation.
Image-generating machines producing realistic imagery, known as promptography, are juxtaposed with traditional photography.
The research methodology employed a qualitative approach, gathering data through digital and field observations, supplemented by focus group discussions (FGD) involving photographers in Bandung City (n=8).
This article focuses on analyzing perceptions and experiences regarding the phenomenon of artificial intelligence in visual creation, as well as photographers' tolerance towards juxtaposing images generated by machines with traditionally produced photographic works.
The analysis reveals changes in photographers' creative approaches with the immersion of artificial intelligence, contributing to the creative process of photography.
The conclusion highlights that artificial intelligence technology has shaped the creative landscape in photography and visual arts, opening opportunities and ethical dialogues that photographers need to consider.

Related Results

Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Penelitian ini merupakan penelitian jenis ex-post facto yang memiliki tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kecerdas...
ETIKA PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN PADA TEKNOLOGI INFORMASI
ETIKA PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN PADA TEKNOLOGI INFORMASI
Kecerdasan buatan menjadi bagian dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam dekade terakhir. Di era 4.0, machine learning dan kecerdasan buatan mengambil alih tugas man...
LANSKAP SEBAGAI PROSES DAN PRODUK (LANSKAP BUDAYA, LANSKAP PERKOTAAN, DAN LANSKAP PERKOTAAN BERSEJARAH)
LANSKAP SEBAGAI PROSES DAN PRODUK (LANSKAP BUDAYA, LANSKAP PERKOTAAN, DAN LANSKAP PERKOTAAN BERSEJARAH)
Abstract: The etymological meaning of the word landscape needs to be studied as a basis for conducting further research. In the extension of this meaning, the semantics of landscap...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
TRANSFORMASI SPIRITUAL: PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN GEREJA DAN PENGEMBANGAN HAMBA TUHAN
TRANSFORMASI SPIRITUAL: PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN GEREJA DAN PENGEMBANGAN HAMBA TUHAN
Kecerdasan buatan (AI) adalah bagian dari inovasi teknologi yang banyak menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Artikel ini mengulas dampak pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam m...
PENGARUH PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN TERHADAP MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI
PENGARUH PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN TERHADAP MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI
Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence merupakan salah satu teknologi yang cukup ramai diperbincangkan saat ini. Kecerdasan buatan sendiri dapat diartikan sebagai suatu tek...
Edukasi Penggunaan Kecerdasan Buatan Untuk Pemrograman
Edukasi Penggunaan Kecerdasan Buatan Untuk Pemrograman
Perkembangan kecerdasan buatan yang pesat telah mendorong penerapannya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam proses pengembangan perangkat lunak. Salah satu bentuk pemanfa...

Back to Top