Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemeranan Tokoh Adang Dalam Naskah Titik-Titik Hitam Karya Nasjah Djamin

View through CrossRef
Naskah Titik-titik Hitam karya Nasjah Djamin merupakan Naskah bergaya realisme. Tema besar yang diangkat merupakan tema keseharian. Pemeran menggunakan metode Boleslavsky untuk memerankan tokoh Adang dalam Naskah Titik-titik Hitam karya Nasjah Djamin. Metode Boleslavsky digunakan guna tercapinya pemeranan yang diinginkan. Tokoh Adang yang berada di dalam naskah bergaya realisme ini diwujudkan dengan konsep pemeranan yang natural. Hasil dari penerapan metode akting Boleslavsky adalah terwujudnya tokoh Adang yang tegas dan rapuh dengan konsep akting yang natural. Adapun kesimpulan dalam proses pemeranan ini adalah bahwa metode akting Boleslavsky mampu mendukung pemeran dalam mewujudkan tokoh Adang dalam Naskah Titik-titik Hitam karya Nasjah Djamin. Pemeran tentunnya mengalami kendala pada proses pencarian tokoh Adang, dikarenakan adanya perbedaan karakter dari pemeran terhadap tokoh Adang. Dalam menanggapi kendala pada proses pencarian tokoh, pemeran melatih tiga elemen penting seorang aktor yaitu: Olah vokal, olah tubuh dan olah rasa. Pemeranan tokoh Adang ditujukan untuk menerapkan metode akting Boleslasvky, dengan konsep akting yang natural.Kata Kunci: Titik-titik Hitam, Realisme, Boleslvsky, Pemeranan
Title: Pemeranan Tokoh Adang Dalam Naskah Titik-Titik Hitam Karya Nasjah Djamin
Description:
Naskah Titik-titik Hitam karya Nasjah Djamin merupakan Naskah bergaya realisme.
Tema besar yang diangkat merupakan tema keseharian.
Pemeran menggunakan metode Boleslavsky untuk memerankan tokoh Adang dalam Naskah Titik-titik Hitam karya Nasjah Djamin.
Metode Boleslavsky digunakan guna tercapinya pemeranan yang diinginkan.
Tokoh Adang yang berada di dalam naskah bergaya realisme ini diwujudkan dengan konsep pemeranan yang natural.
Hasil dari penerapan metode akting Boleslavsky adalah terwujudnya tokoh Adang yang tegas dan rapuh dengan konsep akting yang natural.
Adapun kesimpulan dalam proses pemeranan ini adalah bahwa metode akting Boleslavsky mampu mendukung pemeran dalam mewujudkan tokoh Adang dalam Naskah Titik-titik Hitam karya Nasjah Djamin.
Pemeran tentunnya mengalami kendala pada proses pencarian tokoh Adang, dikarenakan adanya perbedaan karakter dari pemeran terhadap tokoh Adang.
Dalam menanggapi kendala pada proses pencarian tokoh, pemeran melatih tiga elemen penting seorang aktor yaitu: Olah vokal, olah tubuh dan olah rasa.
Pemeranan tokoh Adang ditujukan untuk menerapkan metode akting Boleslasvky, dengan konsep akting yang natural.
Kata Kunci: Titik-titik Hitam, Realisme, Boleslvsky, Pemeranan.

Related Results

KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
Abstract : Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana karakter tokoh dalam novel “Sogi karya Faika Burhan?”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Sog...
-
-
Artikel ini berjudul naskah hata poda pakon tabas-tabasni raja-raja Simalungun na hinan (no. inv. 920/07.116/2025) koleksi Museum Negeri Sumatera Utara tinjauan: kearifan lokal dan...
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
Judul penelitian ini adalah Analisis Kalimat Dialog dalam Naskah Drama �Pada Suatu Hari� Karya Arifin C. Noer (Sebuah Analisis Pragmatik tentang Deiksis dan Praanggapan). Rumusan m...
Eksistensi Tokoh Dalam Naskah Drama "RT NOL RW NOL" Karya Iwan Simatupang (Kajian Eksistensialisme Albert Camus)
Eksistensi Tokoh Dalam Naskah Drama "RT NOL RW NOL" Karya Iwan Simatupang (Kajian Eksistensialisme Albert Camus)
Naskah drama “RT NOL RW NOL” karya Iwan Simatupang berisi tentang perjuangan sekelompok manusia melepas statusnya sebagai tunawisma dan memberi makna dalam hidup masing-masing. Tuj...
Pesan dari Managing Editor
Pesan dari Managing Editor
Salam sejahtera, Untuk volume 17 edisi 2 tahun 2019, Jurnal Psikologi Sosial (JPS) menerbitkan tujuh naskah dengan topik yang menyentuh berbagai fenomena di masyarakat Indonesia. ...
Naskah Hadis Aceh
Naskah Hadis Aceh
Tren penelitian naskah Aceh saat ini masih terfokus pada naskah-naskah sejarah, naskah perang, dan naskah tasawwuf, sedangkan naskah-naskah hadis nampaknya belum banyak menarik per...
Penerjemahan Naskah: Problematika dan Solusi
Penerjemahan Naskah: Problematika dan Solusi
Dalam bahasa Indonesia, manuskrip juga disebut naskah. Berkenaan dengan pengkajian naskah, ada tiga bidang ilmu terkait yang langsung, yaitu kodikologi, paleografi, dan filologi. K...
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA SEBUAH ANALISIS UNSUR TEMA, TOKOH, PERWATAKAN, AMANAT
Penelitian ini merupakan suatu analisis terhadap unsur pendidikan atas tema, tokoh dan perwatakan serta amanat dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya HAMKA. Rumusan mas...

Back to Top