Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROSES MENEMUKAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA DANAR AND THE BLANGKON

View through CrossRef
Proses menuju kebermaknaan hidup dimulai dari keadaan tanpa arti menjadi memiliki makna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana proses pencarian makna hidup pada Danar and the Blangkon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif fenomenologi. Dua anggota Danar and the Blangkon menjadi informan penelitian yang diwawancarai secara semi terstruktur. Keduanya memiliki masa lalu yang kelam dan berbeda agama. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Miles and Huberman dan validitas ditentukan melalui memberchecking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danar and the Blangkon mengalami ketidakbermaknaan saat bekerja di dunia malam. Namun, mereka tidak pasif dalam kondisi tersebut dan berusaha untuk mencari makna. Danar and the Blangkon memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dunia malam dan mengevaluasi diri. Evaluasi diri Danar and the Blangkon dimulai saat D1 bertemu seorang ustaz dan D2 bertemu dengan seorang pastor. Kedua informan memperoleh nilai khusus dari perubahan kondisinya. Salah satu personil memperoleh nilai sak madyane sehingga tidak berambisi pada duniawi dan personil satunya memperoleh nilai ati menep yang membuatnya dapat mengontrol diri sehingga dapat menyikapi permasalahan dengan bijak. Dengan demikian Danar and the Blangkon yang memiliki masa lalu yang kelam mampu menemukan kebermaknaan hidup dan meningkatkan nilai diri melalui proses refleksi dan keterlibatan dalam aktivitas positif.  Implikasi penelitian ini adalah mengembangkan resiliensi diri, dukungan sosial, dan spiritualitas untuk membantu seseorang yang mengalami pengalaman yang kelam dalam menemukan makna hidup dan membentuk nilai diri mereka.
Title: PROSES MENEMUKAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA DANAR AND THE BLANGKON
Description:
Proses menuju kebermaknaan hidup dimulai dari keadaan tanpa arti menjadi memiliki makna.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana proses pencarian makna hidup pada Danar and the Blangkon.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif fenomenologi.
Dua anggota Danar and the Blangkon menjadi informan penelitian yang diwawancarai secara semi terstruktur.
Keduanya memiliki masa lalu yang kelam dan berbeda agama.
Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Miles and Huberman dan validitas ditentukan melalui memberchecking.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danar and the Blangkon mengalami ketidakbermaknaan saat bekerja di dunia malam.
Namun, mereka tidak pasif dalam kondisi tersebut dan berusaha untuk mencari makna.
Danar and the Blangkon memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dunia malam dan mengevaluasi diri.
Evaluasi diri Danar and the Blangkon dimulai saat D1 bertemu seorang ustaz dan D2 bertemu dengan seorang pastor.
Kedua informan memperoleh nilai khusus dari perubahan kondisinya.
Salah satu personil memperoleh nilai sak madyane sehingga tidak berambisi pada duniawi dan personil satunya memperoleh nilai ati menep yang membuatnya dapat mengontrol diri sehingga dapat menyikapi permasalahan dengan bijak.
Dengan demikian Danar and the Blangkon yang memiliki masa lalu yang kelam mampu menemukan kebermaknaan hidup dan meningkatkan nilai diri melalui proses refleksi dan keterlibatan dalam aktivitas positif.
 Implikasi penelitian ini adalah mengembangkan resiliensi diri, dukungan sosial, dan spiritualitas untuk membantu seseorang yang mengalami pengalaman yang kelam dalam menemukan makna hidup dan membentuk nilai diri mereka.

Related Results

Dukungan Sosial dengan Kebermaknaan Hidup pada Pasien ODHA
Dukungan Sosial dengan Kebermaknaan Hidup pada Pasien ODHA
HIV/AIDS is a chronic disease, if this condition is experienced for a long period of time it can lead to thoughts of life being meaningless. The meaning of life is important for so...
Kebersyukuran dan Kebermaknaan Hidup pada Penderita Jantung Koroner
Kebersyukuran dan Kebermaknaan Hidup pada Penderita Jantung Koroner
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersyukuran dan kebermaknaan hidup pada penderita jantung koroner di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarneg...
KONSEP DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN
KONSEP DIRI DAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara konsep diri dengan kebermaknaan hidup pada remaja putri di Panti Asuhan Sunu Ngesti Tomo Jepara. Hipotesis ...
Menilai Dampak BUMDES Bersama Danar terhadap Masyarakat di Kecamatan Leles Kabupaten Garut
Menilai Dampak BUMDES Bersama Danar terhadap Masyarakat di Kecamatan Leles Kabupaten Garut
Abstract. After Village Law was published in 2014,  formation of BUMDes enforcement in each village became one of the strategic solutions for welfare of the village community. The ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pembinaan Panti Rehabilitasi
Pembinaan Panti Rehabilitasi
  Hilangnya kebermaknaan hidup bagi warga binaan panti merupakan fenomena yang sering terjadi di sekitar masyarakat kita. Warga binaan panti yang merupakan individu lanjut usia (la...
Strategi Pendidikan Agama Katolik untuk Generasi Z dalam Menciptakan Kebermaknaan Spiritual di Era Digital
Strategi Pendidikan Agama Katolik untuk Generasi Z dalam Menciptakan Kebermaknaan Spiritual di Era Digital
Penelitian ini membahas strategi pendidikan agama Katolik untuk Generasi Z dalam menghadirkan kebermaknaan spiritual di dunia digital. Generasi Z, yang ditandai oleh ciri-ciri sepe...
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
SPRITUALITAS KEHIDUPAN MERUPAKAN PERJALANAN DARI KARYA HENDRIKUS LEVEN
Spiritualitas merupakan aspek mendasar yang membentuk cara manusia memaknai hidup, menjalani relasi dengan Tuhan, memahami diri sendiri, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam berba...

Back to Top